KLHK: Tahun Ini Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Meningkat Cukup Signifikan

Fabiola Febrinastri

Selasa, 21 Desember 2021 | 19:05 WIB
KLHK: Tahun Ini Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Meningkat Cukup Signifikan
Dirjen PPKL KLHK, Sigit Reliantoro. (Dok: KLHK)

Selain memulihkan ekosistem gambut, KLHK juga melakukan inventarisasi ekosistem gambut untuk mengetahui dan memperoleh data serta informasi tentang karakteristik ekosistem gambut. Inventarisasi karakteristik ekosistem gambut pada level skala 1:50.000 tahun 2021 pada 36 Kawasan Hidrologis Gambut (KHG) telah mencakup luasan total sekitar 1.475.119,94 hektare. Sementara secara total dalam unit KHG total dari tahun 2015 – 2021 terinventarisasi 271 KHG dari 865 KHG di seluruh Indonesia.

Pemulihan ekosistem gambut juga dilakukan di lahan konsesi yaitu di sebanyak 320 perusahaan yang terdiri dari perusahaan hutan tanaman industri/HTI (Pulpwood Industrial Plantation) dan kelapa sawit (Palm Oil Plantation), dengan jumlah titik pantau tinggi muka air tanah (TP-TMAT) sebanyak 10.450 titik. Luasan areal pemulihan ekosistem gambut sekitar 3,67 juta hektare.

“Apa yang dihasilkan dari upaya pemulihan lingkungan di KHG salah satunya sekat kanal yang terdapat di perkebunan dan HTI menyebabkan kenaikan muka air tanah, sehingga gambut menjadi basah berhasil mencegah kebakaran hutan dan lahan,” ujar Sigit.

Sementara di perairan pemulihan lingkungan dilakukan sejak tahun 2015 – 2021 di 31 lokasi dengan total luasan pemulihan sekitar 10.582,40 m2. Pada tahun 2021 dilaksanakan pemulihan di 4 lokasi yaitu Berau, Bintan, Ambon, dan Ternate.

Lebih lanjut Sigit menjelaskan terkait upaya pengendalian pencemaran yang terus berjalan melalui berbagai macam program seperti Pembangunan Fasilitas Pengolahan Air Limbah dan pemantauan pencemaran lingkungan.

“Kami sudah memiliki sistem pemantauan yang sifatnya 24 jam non stop untuk pemantauan kualitas air, udara, emisi dan effluent dari industri,” imbuh Sigit.

Pemantauan terhadap kinerja perusahaan dalam mengelola lingkungan melalui PROPER pun terus dilakukan bahkan dikembangkan untuk memantau seluruh proses perusahaan dalam metode Life Cycle Assessment (LCA). Dengan metode berbasis cradle to grave keseluruhan siklus dari proses produksi hingga pengolahan limbah akan dianalisis, sehingga akan diketahui jumlah energi, biaya dan dampak lingkungan yang disebabkan oleh tahapan daur hidup produk dimulai dari pengambilan bahan baku sampai dengan produk itu selesai digunakan oleh konsumen.

“Dari LCA perusahaan sebetulnya akan tahu sebetulnya ‘dosa’ lingkungan mereka ada dimana, tidak selalu ‘dosa’ nya itu ada di waktu produksi, LCA juga memberikan feedback untuk membuka pangsa pasar/produk baru yang ramah lingkungan, sekaligus menjawab ‘dosa’ lingkungan yang dibuat oleh perusahaan,” tambah Sigit.

Sejak pertama kali LCA diperkenalkan higga saat ini sudah 289 perusahaan yang menerapkan LCA dalam manajemen lingkungannya.

baca juga

Program Kinerja Penilaian Peringkat Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup Tahun 2021 mencapai kinerja yaitu efisiensi air 215.089.580 m3, efisiensi energi 392.764.490 GJ, 3R Limbah B3 sebesar 21.543.438 ton, 3R Limbah Non B3 sebanyak 6.593.294 ton.

Dari segi penurunan emisi konvensional tercapai sebesar 5.014.647 ton, dengan penurunan beban pencemaran 28.672.842 ton, serta penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 92.883.439 ton CO2e.

PROPER 2021 juga menghasilkan jumlah inovasi dalam pengelolaan lingkungan diantaranya yaitu 117 inovasi dalam bidang keanekaragaman hayati, 129 efisiensi energi, serta 103 penurunan emisi.

Hadir sebagai pembahas dalam acara refleksi ini Tri Joko Solihudin Tenaga Ahli Utama Kedeputian I Kantor Staf Presiden, Dr. Irdika Mansyur Departemen Silvikultur Fakultas Kehutanan IPB, Prof. Chay Asdak, MSc., PhD., I.B. Putera Parthama, PhD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KLHK Klaim Indeks Kualitas Lingkungan Indonesia Semakin Membaik

KLHK Klaim Indeks Kualitas Lingkungan Indonesia Semakin Membaik

News | Selasa, 21 Desember 2021 | 12:36 WIB

Tekan Polusi di Perkotaan, Menteri LHK Resmikan Taman Kehati dan Ekoriparian di Indramayu

Tekan Polusi di Perkotaan, Menteri LHK Resmikan Taman Kehati dan Ekoriparian di Indramayu

News | Senin, 13 Desember 2021 | 21:48 WIB

Greenpeace Indonesia Tantang KLHK Buka-bukaan Data Deforestasi

Greenpeace Indonesia Tantang KLHK Buka-bukaan Data Deforestasi

News | Jum'at, 10 Desember 2021 | 17:47 WIB

Pertanyakan Data Deforestasi Versi KLHK, Greenpeace Indonesia: Cukup Membingungkan

Pertanyakan Data Deforestasi Versi KLHK, Greenpeace Indonesia: Cukup Membingungkan

News | Jum'at, 10 Desember 2021 | 17:29 WIB

Hakordia 2021, Siti Nurbaya Ingatkan ASN Jaga Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan

Hakordia 2021, Siti Nurbaya Ingatkan ASN Jaga Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan

News | Jum'at, 10 Desember 2021 | 12:43 WIB

Bersama Masyarakat, Presiden Jokowi Tanam Pohon di Area Bekas Tambang

Bersama Masyarakat, Presiden Jokowi Tanam Pohon di Area Bekas Tambang

News | Kamis, 09 Desember 2021 | 13:10 WIB

Terkini

Kuota Hangus Belum Tuntas, Komdigi Soroti Paket Telkomsel, Indosat, dan XL

Kuota Hangus Belum Tuntas, Komdigi Soroti Paket Telkomsel, Indosat, dan XL

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Saat IHSG Hancur 30 Persen, Investor Swedia Borong Saham RI Untuk Pertama Kalinya

Saat IHSG Hancur 30 Persen, Investor Swedia Borong Saham RI Untuk Pertama Kalinya

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 13:14 WIB

Petualangan Bubu Si Awan Kecil

Petualangan Bubu Si Awan Kecil

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 13:08 WIB

Two Way Cake OMG untuk Kulit Kuning Langsat yang Mana? Ini Rekomendasinya

Two Way Cake OMG untuk Kulit Kuning Langsat yang Mana? Ini Rekomendasinya

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Cushion G2G Silver untuk Kulit Apa? Ini 4 Keunggulannya!

Cushion G2G Silver untuk Kulit Apa? Ini 4 Keunggulannya!

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:54 WIB

Menelusuri Jejak Sejarah dan Kebudayaan Bondowoso dalam Sebuah Buku

Menelusuri Jejak Sejarah dan Kebudayaan Bondowoso dalam Sebuah Buku

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Pertamina Dorong Kemandirian Ekonomi lewat Ruang Berkarya di Hari Batik Nasional

Pertamina Dorong Kemandirian Ekonomi lewat Ruang Berkarya di Hari Batik Nasional

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Gangguan Eskalator di Stasiun Duri, 10 Orang Dewasa dan 2 Anak Terluka

Gangguan Eskalator di Stasiun Duri, 10 Orang Dewasa dan 2 Anak Terluka

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:44 WIB

BRI Dukung MotoGP Indonesia 2026, Perkuat Potensi Sport Tourism di Panggung Dunia

BRI Dukung MotoGP Indonesia 2026, Perkuat Potensi Sport Tourism di Panggung Dunia

Sumbar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:42 WIB

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, BRI Dukung Sport Tourism Indonesia

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, BRI Dukung Sport Tourism Indonesia

Sumsel | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:39 WIB

×