Saran Agar Jenderal Dudung Datangi Habib Bahar Dikecam: Biarkan Diproses Hukum

Aprilo Ade Wismoyo

Jum'at, 24 Desember 2021 | 12:16 WIB
Saran Agar Jenderal Dudung Datangi Habib Bahar Dikecam: Biarkan Diproses Hukum
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Dudung Abdurachman saat HUT Kowad ke-60 di Gedung Mabes AD, Jakarta Pusat, Rabu (22/12/2021). (Kadispenad)

Suara.com - Mantan politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean memberikan tanggapan keras terkait Jenderal Dudung yang disarankan untuk mendatangi Habib Bahar demi terselesaikannya perseteruan di antara keduanya.

Lewat sebuah cuitan di akun Twitter pribadinya, Ferdinand meminta agar saran tersebut tak dilakukan oleh Jenderal Dudung. 

Ia bahkan menyebut seharusnya Habib Bahar yang menemui Jenderal Dudung untuk mencium tangannya.

"Tolong sampaikan kepada pengamat ini, JANGAN IKUT-IKUTAN MERENDAHKAN LEMBAGA SEBESAR TNI AD. Bahar yang harusnya datang cium tangan Jend Dudung tapi itupun lebih baik ditolak," tulis Ferdinand Hutahaean dalam cuitannya seperti dikutip Suara.com, Jumat (24/12/2021).

Lebih lanjut Ferdinand Hutahaean meminta agar proses hukum terhadap Habib Bahar bin Smith tetap berjalan.

"Biarkan Bahar diproses hukum supaya tidak bikin gaduh terus. @/tni_ad @/DivHumas_Polri," lanjutnya.

Habib Bahar bin Smith saat ditemui di kediamannya di Bogor, Kamis (23/12/2021).[SuaraBogor/Devina]
Habib Bahar bin Smith saat ditemui di kediamannya di Bogor, Kamis (23/12/2021).[SuaraBogor/Devina]

Diketahui, Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga ikut berkomentar terkait perseteruan antara KSAD Jenderal Dudung Abdurachman dengan pendakwah Habib Bahar bin Smith.

Melansir Hops.id -- jaringan Suara.com, Jamiluddin menilai, sebagai KSAD, Jenderal Dudung sebaiknya menahan diri dan tidak membuka perseteruan lebih lanjut dengan Bahar. Terlebih, selama ini TNI selalu mengatakan bahwa mereka berasal dari rakyat.

"Sungguh tak elok seorang KSAD berseteru dengan rakyat. Apalagi selama ini TNI selalu mengklaim berasal dari rakyat," kata Jamiluddin, dikutip dari Hops.id, Kamis (23/12/2021).

baca juga

Jamiluddin lebih lanjut menerangkan bahwa jika ada rakyat yang dinilai lancang dalam berbicara, Jenderal Dudung sebagai KSAD sebaiknya meluruskannya.

Ia menyebut, pendekatan seperti itu justru lebih pas dengan slogan TNI yang selalu mengklaim berasal dari rakyat.

"KSAD Dudung sebaiknya ngemong untuk meluruskan Habib Bahar kalau memang dinilai ‘salah jalan’. Pendekatan ini lebih pas dan konsisten dengan slogan TNI berasal dari rakyat," tuturnya.

Jamiluddin pun mengatakan, jika demikian, maka KSAD Dudung yang seharusnya memiliki inisiatif untuk menemui Habib Bahar bin Smith.

Ia menilai, berbicara dengan suasana informal akan lebih mengena dalam menyelesaikan perseteruan.

"Kalau ngemong, berarti KSAD Dudung yang punya inisiatif menemui Habib Bahar. Ngobrol lebih informal akan lebih mengena dalam menyelesaikan perseteruan tersebut," kata Jamiluddin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketum PA 212 Tak Terima Habib Bahar Dilaporkan, Beri Kalimat Menohok untuk Pelapor

Ketum PA 212 Tak Terima Habib Bahar Dilaporkan, Beri Kalimat Menohok untuk Pelapor

News | Jum'at, 24 Desember 2021 | 10:27 WIB

Tidak Benci Jenderal Dudung, Ini Kebijakan KSAD yang Didukung Habib Bahar

Tidak Benci Jenderal Dudung, Ini Kebijakan KSAD yang Didukung Habib Bahar

Lampung | Jum'at, 24 Desember 2021 | 09:20 WIB

Sekilas Tentang Ponpes Milik Habib Bahar, Gratis dan Tidak Terima Santri Perempuan

Sekilas Tentang Ponpes Milik Habib Bahar, Gratis dan Tidak Terima Santri Perempuan

Bogor | Kamis, 23 Desember 2021 | 15:29 WIB

Dilaporkan Kasus Ujaran Kebencian, Polda Metro Segera Periksa Habib Bahar dan Eggi Sudjana

Dilaporkan Kasus Ujaran Kebencian, Polda Metro Segera Periksa Habib Bahar dan Eggi Sudjana

News | Kamis, 23 Desember 2021 | 15:14 WIB

Soal FPI dan Habib Rizieq, Alasan Habib Bahar Bin Smith Serang Jenderal Dudung

Soal FPI dan Habib Rizieq, Alasan Habib Bahar Bin Smith Serang Jenderal Dudung

Bekaci | Kamis, 23 Desember 2021 | 14:39 WIB

Blak-blakan Habib Bahar Pernah Ceramahi Prabowo soal Pengkhianatan: Saya Bakal Lawan Anda

Blak-blakan Habib Bahar Pernah Ceramahi Prabowo soal Pengkhianatan: Saya Bakal Lawan Anda

News | Kamis, 23 Desember 2021 | 14:24 WIB

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

×