Bapeten Pastikan Tidak Ada Peningkatan Paparan Radiasi Pasca RS Kariadi Semarang Kebakaran

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 31 Desember 2021 | 14:57 WIB
Bapeten Pastikan Tidak Ada Peningkatan Paparan Radiasi Pasca RS Kariadi Semarang Kebakaran
Rumah Sakit Kariadi Semarang mengalami kebakaran, Kamis 30 Desember 2021 malam. Kebakaran di Rumah Sakit Kariadi ini terjadi di Gedung Kasuari. [audrian/ayosemarang.com]

Suara.com - Kebakaran melanda Rumah Sakit Kariadi Semarang pada Kamis (30/12/2021) malam. Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) RI memastikan peristiwa tersebut tidak mempengaruhi terhadap fasilitas radiasi di RS Kariadi.

Kepala Bro Hukum, Kerja Sama dan Komunikasi Publik Bapeten, Indra Gunawan mengungkapkan bahwa kesimpulan tersebut berasal dari hasil koordinasi pihaknya bersama manajemen Rumah Sakit Dr Kariadi Semarang dan Satuan KBR Gegana Polda Jawa Tengah. Fasilitas radiasi yang dimiliki RS Kariadi terdiri dari radiologi, radioterapi dan kedokteran nuklir.

"Tidak ada peningkatan atau perubahan paparan radiasi yang diakibatkan kebakaran pada seluruh fasilitas radiasi yang dimiliki oleh RS Kariadi Semarang," ungkap Indra dalam keterangan persnya, Jumat (31/12/2021).

Indra menuturkan, fasilitas dan peralatan radiasi di RS Kariadi yang memanfaatkan sumber radiasi pengion tetap dalam kondisi aman dan tidak membahayakan pasien, pekerja dan masyarakat.

Dengan demikian, Bapeten memastikan kalau fasilitas dan peralatan radiasi di RS Kariadi Semarang dapat beroperasi normal.

"Fasilitas dan peralatan radiasi di RS Kariadi Semarang dapat beroperasi normal dan diperbolehkan untuk dioperasikan melayani pasien, serta pelayanan radiologi di RS Dr Kariadi Semarang tetap dapat berjalan secara normal."

RSUP Kariadi Semarang. [Suara.com/Dafi Yusuf]
RSUP Kariadi Semarang. [Suara.com/Dafi Yusuf]

RS Kariadi Kebakaran

Kebakaran hebat melanda Rumah Sakit Kariadi Semarang, Kamis (30/12/2021).

Dari informasi yang didapatkan, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB.

Salah satu akun Instagram @infosemarangterkini mengabarkan kebakaran itu.

"Kobongan lur, lokasi di RS Kariadi infonya Gedung Kasuari. Saat kni sudah dalam penanganan tim @damkarsemarang. Semoga segera padam. Semangat tim damkar," tulis unggahan akun tersebut.

Sejumlah mobil pemadam kebakaran telah tiba dilokasi untuk memadamkan api.

Namun hingga berita ini diunggah, belum diketahui dengan pasti penyebab kebakaran tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bapeten Pastikan Kebakaran Tidak Pengaruhi Fasilitas Radiasi di RS Kariadi Semarang

Bapeten Pastikan Kebakaran Tidak Pengaruhi Fasilitas Radiasi di RS Kariadi Semarang

News | Jum'at, 31 Desember 2021 | 14:28 WIB

Ini Dugaan Penyebab Kebakaran Hebat di Rumah Sakit Kariadi Semarang

Ini Dugaan Penyebab Kebakaran Hebat di Rumah Sakit Kariadi Semarang

Jawa Tengah | Kamis, 30 Desember 2021 | 20:55 WIB

31 Pasien Dievakuasi Dari RS Kariadi Semarang Saat Kebakaran

31 Pasien Dievakuasi Dari RS Kariadi Semarang Saat Kebakaran

Jawa Tengah | Kamis, 30 Desember 2021 | 20:51 WIB

Mengenal Lebih Jauh Sunscreen, Perawatan Kulit Terpenting yang Sering Dilupakan

Mengenal Lebih Jauh Sunscreen, Perawatan Kulit Terpenting yang Sering Dilupakan

Your Say | Senin, 27 Desember 2021 | 08:46 WIB

Terkini

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

News | Selasa, 14 April 2026 | 22:14 WIB

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:51 WIB

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:45 WIB

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:07 WIB

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:35 WIB

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:31 WIB

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:08 WIB

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:39 WIB

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:03 WIB

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB