Warga Lapor Ada Vaksin Covid-19 Berbagai Merek Dijual di Tokopedia

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Selasa, 04 Januari 2022 | 13:54 WIB
Warga Lapor Ada Vaksin Covid-19 Berbagai Merek Dijual di Tokopedia
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Foto: Antara]

Suara.com - Tim Koalisi Warga LaporCovid-19 mengungkapkan bahwa ada warga yang melapor soal vaksin Covid-19 yang dijual di situs jual beli Tokopedia. Penjual disebut mematok harga Rp700 ribu.

Amanda Tan dari LaporCovid-19 membeberkan, laporan warga itu masuk pada 13 Desember 2021 lalu yang menyatakan ada vaksin yang diperjualbelikan di Tokopedia sementara dirinya kesulitan mendapatkan vaksin dengan alasan stok habis.

"Ini mengkhawatirkan, soal jual beli vaksin di Tokopedia sebesar Rp700 ribu, dan ketika kami LaporCovid-19 menelusuri link tersebut memang ada transaksi jual-beli, ada barangnya, dan ada spek atau fitur dari vaksin tersebut," kata Amanda dalam jumpa pers, Selasa (4/1/2022).

Warga tersebut melaporkan vaksin yang dijual di Tokopedia merupakan program vaksinasi gotong royong di kelola oleh swasta, bukan program vaksinasi nasional yang dikelola pemerintah.

Isi laporan warga kepada LaporCovid-19 tersebut berbunyi: "Halo, saya melihat ini di Tokped yang menjual slot VGR seharga Rp700rb. Saya masih menunggu untuk divaksinasi di program vaksinasi nasional karena stoknya tidak cukup!!!! Jika vaksin dijual dengan harga ini, hanya orang kaya yang mampu memberikan perlindungan terhadap covid, saya harap LaporCovid19 akan menyelidiki ini!! tokopedia.link/cxqkGxBCWib,"

Amanda menyebut laporan warga ini sudah diteruskan kepada Kementerian Kesehatan, tapi laporan ini justru dicap hoaks oleh pemerintah.

"Kami juga melakukan pengaduan tersebut ke Itjen Kemenkes, namun kemudian dicap sebagai hoaks oleh Kominfo, padahal saat itu kami cukup menelusurinya dan memang ada spek vaksin yang ditampilkan, apa saja vaksinnya, dan bagaimana cara transfer uang dan sebagainya," tuturnya.

Praktik jual beli vaksin Covid-19 ini bukanlah hal pertama, LaporCovid-19 mencatat sedikitnya ada lima kasus jual beli vaksin oleh petugas kesehatan kepada warga yang terendus media dan tersebar di seluruh Indonesia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisakah Varian Omicron Bertindak sebagai Vaksin Alami? Ini Kata Ahli!

Bisakah Varian Omicron Bertindak sebagai Vaksin Alami? Ini Kata Ahli!

Health | Selasa, 04 Januari 2022 | 13:15 WIB

Ekspresi Anak TK saat Disuntik Vaksin Covid-19

Ekspresi Anak TK saat Disuntik Vaksin Covid-19

Foto | Selasa, 04 Januari 2022 | 13:45 WIB

Ganjar Ingatkan Bupati dan Wali Kota: Awas, Banyak Vaksin Kadaluarsa 13 Januari

Ganjar Ingatkan Bupati dan Wali Kota: Awas, Banyak Vaksin Kadaluarsa 13 Januari

Surakarta | Selasa, 04 Januari 2022 | 09:24 WIB

Berapa Lama Penyintas Virus Corona Bisa Suntik Vaksin Covid-19?

Berapa Lama Penyintas Virus Corona Bisa Suntik Vaksin Covid-19?

Health | Selasa, 04 Januari 2022 | 08:22 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×