facebook

Termasuk DKI Jakarta, Satgas Ungkap Kasus Covid-19 Meningkat di 11 Provinsi

Dwi Bowo Raharjo | Stephanus Aranditio
Termasuk DKI Jakarta, Satgas Ungkap Kasus Covid-19 Meningkat di 11 Provinsi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau tenda darurat bagi ruang inap pasien COVID-19 di RSUD Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Kamis (24/6/2021). [ANTARA/Mentari Dwi Gayanti]

"DKI Jakarta dan Kepulauan Riau mengalami kenaikan kasus aktif dalam 4 minggu berturut-turut."

Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat sejumlah provinsi mencatatkan perkembangan pandemi Covid-19 yang kurang baik. Dari 11 provinsi, salah satunya DKI Jakarta yang mengalami peningkatan kasus.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito menyebut dalam 4 minggu terakhir beberapa provinsi mengalami kenaikan jumlah kasus aktif Covid-19 yang konsisten.

"DKI Jakarta dan Kepulauan Riau mengalami kenaikan kasus aktif dalam 4 minggu berturut-turut, Kalimantan Selatan naik dalam 3 minggu berturut-turut, Aceh, Sumatera Utara, Banten, Bali, NTB, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Papua mengalami kenaikan dalam 2 minggu berturut-turut," kata Wiku dalam jumpa pers, Kamis (6/1/2022).

Dia menyebut peningkatan jumlah kasus aktif di beberapa provinsi ini disebabkan salah satunya oleh banyaknya orang dari luar negeri yang masuk ke Indonesia.

Baca Juga: Deddy Cerita Ada Ibu Masak Batu di Panci, Sri Mulyani: APBN Tak Capai Target

"Pada beberapa daerah data kenaikan kasus banyak dikontribusikan oleh pencatatan kasus dari pelaku perjalanan luar negeri yang masuk ke Indonesia," ungkapnya.

Wiku berharap seluruh pihak baik pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat memastikan karantina kesehatan bagi pelaku perjalanan luar negeri dilakukan dengan baik agar virus tidak menyebar ke masyarakat luas.

"Untuk mencegah penularan lokal dari orang positif apalagi orang yang terinfeksi varian Omicron, hal ini hanya dapat berhasil dengan peran serta masyarakat menjalankan aturan karantina yang ditetapkan," tegasnya.

Selain itu, Satgas juga mencatat jumlah penambahan kasus positif, kasus aktif, positivity rate, dan keterisian tempat tidur Covid-19 harian terus meningkat dalam 14 hari terakhir.

"Penambahan kasus harian terakhir telah mencapai angka 404, meningkat cukup signifikan jika dibandingkan dua minggu sebelumnya yang hanya 136 kasus, terlebih penambahan kasus positif sebesar 400 kasus terakhir terjadi pada November 2021," ungkapnya.

Baca Juga: Menlu Retno Sebut Indonesia Harus Mampu Produksi Vaksin hingga Obat Sendiri 2022

Jumlah kasus aktif harian juga meningkat dalam seminggu terakhir menjadi 4.800, padahal pekan lalu masih 4.300 kasus.

Positivity rate juga naik menjadi 0,19 persen dari pekan lalu yang hanya 0,07 persen.

Keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) isolasi secara nasional juga naik dalam 14 hari terakhir menjadi 3,35 persen dari dua pekan lalu yang hanya 1,38 persen.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar