facebook

Sudin Gulkarmat Jaktim Sebut Angka Kebakaran Menurun Pada 2021, Cakung Paling Banyak

Dwi Bowo Raharjo | Yaumal Asri Adi Hutasuhut
Sudin Gulkarmat Jaktim Sebut Angka Kebakaran Menurun Pada 2021, Cakung Paling Banyak
Petugas Sudin Gulkarmat Jakarta Timur memadamkan api yang membakar permukiman di Cakung, Jakarta, Senin (3/1/2022) dini hari. [Dok. Sudin Gulkarmat Jakarta Timur]

"Kedua Kecamatan Duren Sawit dengan 47 kasus."

Suara.com - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur menyebut angka kebakaran di wilayah Jakarta Timur menurun pada 2021.

Kasi Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Gatot Sulaeman, mengatakan pada 2021 sebanyak 331 kebakaran terjadi. Sedangkan pada 2020 sebanyak 349 peristiwa kebakaran.

"Pada tahun 2020 tercatat 349 kejadian, sehingga frekuensi kebakaran pada tahun 2021 lalu menurun 5,2 persen," kata Gatot kepada wartawan, Jumat (7/1/2022).

Gatot kemudian merinci kecamatan dengan peristiwa kebakaran tertinggi ditempati Kecamatan Cakung sebanyak 63 kejadian sepanjang 2021.

Baca Juga: Kebakaran di Pangandaran Tewaskan 5 Ribu Anak Ayam

"Kedua Kecamatan Duren Sawit dengan 47 kasus," imbuhnya.

Tercatat sebanyak 193 kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik. Sementara pada 2020 dengan penyebab yang sama sebanyak 218 kasus, sehingga disimpulkan terjadi penurunan.

Kemudian kebakaran yang disebabkan oleh kebocoran gas sebanyak 36 peristiwa. Sedangkan pada 2020, tidak ada kasus kebakaran yang disebabkan gas bocor.

Secara materi dengan total kebakaran sebanyak 331 peristiwa sepanjang 2021 kerugian di taksir mencapai Rp 17.652.250.000.

"Sementara pada tahun 2020 kerugian materil akibat kebakaran Rp 40.413.600.000," ujar Gatot.

Baca Juga: Kios BBM Terapung di Kapuas Hulu Kebakaran, Seorang Warga Terluka Parah

Komentar