facebook

Jokowi Ungkap Banyak Negara Kaget Kasus Covid-19 Indonesia Tiba-tiba Turun Drastis

Bangun Santoso | Ummi Hadyah Saleh
Jokowi Ungkap Banyak Negara Kaget Kasus Covid-19 Indonesia Tiba-tiba Turun Drastis
Presiden Jokowi saat meninjau homestay yang dipersiapkan mendukung gelaran MotoGP di Mandalika, Lombok NTB. [BPMI Sekretariat Presiden]

"(Negara lain) banyak yang kaget kenapa Indonesia bisa tahu tahu turun dari 56.000 ke hanya angka-angka 100-an," ujar Jokowi

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan banyak negara lain yang kaget lantaran lonjakan kasus di Indonesia yang semula 56 ribu kasus, tiba-tiba menurun.

Pasalnya, lonjakan kasus Covid-19 pernah di angka 56 ribu kasus, lalu tiba-tiba menurun di angka 100 hingga 200 kasus.

"(Negara lain) banyak yang kaget kenapa Indonesia bisa tahu tahu turun dari 56.000 ke hanya angka-angka 100-an," ujar Jokowi dalam sambutannya di acara Dies Natalis Ke 67 Universitas Katolik Parahyangan, Bandung, Jawa Barat, Senin (17/1/2022).

Jokowi pun mengungkapkan, bahwa menurunnya kasus Covid-19 karena Indonesia memiliki sifat gotong royong sesuai nilai-nilai yang ada di Pancasila.

Baca Juga: Waduh! Pria Mengaku Penisnya Menyusut usai Terpapar Covid-19

Kepala Negara mengatakan, sifat kegotongroyongan yang ada di Indonesia, tak dimiliki negara-negara besar.

Kata dia, kegotongroyongannya yakni rakyat-rakyat di desa, RT, RW mau memberikan tempat isolasi untuk karantina. Kemudian orang yang memiliki harta lebih juga mau memberikan sembako kepada orang yang baru kesusahan akibat pandemi.

"Itu saya lihat betul implementasi dari Pancasila itu ada, masih kuat sekali, kegotongroyongan kita itu yang tidak dimiliki oleh negara lain. Kuncinya di situ semuanya bergerak pemerintah pusat pemerintah daerah, TNI-Polri organisasi-organisasi rakyat, perangkat kita yang sampai ke bawah semuanya," tutur dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku bersyukur kasus positif Covid-19 di Indonesia sudah menurun yang sebelumnya di angka 56 ribu kasus.

Ia mengingat pada pertengahan Juli, posisi Indonesia penuh kengerian. Di mana ketika itu lorong rumah sakit, halaman rumah sakit, utamanya di Jawa -Bali penuh.

Baca Juga: Presiden Jokowi Bakal Bagi-bagi BLT di Pasar Sederhana Bandung

Kendati demikian kasus Covid-19 per Minggu 16 Januari 2022, sudah naik menjadi 855 kasus dari sebelumnya 100-200 kasus.

"Kita bersyukur hari ini, kemarin (Minggu 16 Januari) berada di angka 855 dari 56.000, kemarin di 855. itu pun sudah naik yang sebelumnya kita sudah berada di angka 100-200. Kenapa kita bisa menurunkan drastis dari 56.000 ke angka 100 an? itu karena kita memiliki yang namanya gotong royong, Pancasila kita ada disitu," katanya menambahkan.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar