Kasus Harian Covid-19 Tembus 258 Persen saat Nataru 2022, Menko PMK: Salah Satu Faktor Masuknya Omicron

Agung Sandy Lesmana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Senin, 17 Januari 2022 | 18:05 WIB
Kasus Harian Covid-19 Tembus 258 Persen saat Nataru 2022, Menko PMK: Salah Satu Faktor Masuknya Omicron
Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. (Humas Kemenko PMK).

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan peningkatan kasus Covid-19 harian pada Nataru di tahun 2022 melonjak tajam 258 persen dibandingkan Nataru 2021.

Kata Muhadjir, pada Nataru tahun 2021, yakni 22 Desember 2020 sampai 15 Januari 2021, peningkatan kasus harian rata-rata 52 persen.

"Nataru 2021, kasus harian peningkatannya rata-rata 52 persen terhitung mulai dari tanggal 22 Desember 2020 sampai 15 Januari 2021 dan sekarang ini dalam hari yang sama, dalam bulan yang sama dan dalam tahun 2021, 2022 itu kenaikannya melonjak tajam yaitu 258 persen," ujar Muhadjir dalam jumpa pers di kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senin (17/1/2022).

Muhadjir menyebut salah satu penyebab lonjakan kasus harian Covid-19 saat Nataru 2022 yakni masuknya varian Omicron.

"Jadi ini salah satu faktornya adalah masuknya Omicron," ucap dia.

Namun kata Muhadjir, dilihat dari angka absolut, kenaikannya tak terlalu signifikan. 

"Hanya, memang kalau dilihat dari angka Absolut, memang kenaikannya tidak terlalu signifikan. Kenapa? karena pada tahun 2020 pada tanggal yang sama, yaitu 22- 12- 2020, angka absolut kasusnya adalah 6.347 kasus," ucap dia.

"Sementara yang sekarang ini pada tanggal yang sama di tahun 2021, itu hanya 179 kasus. Kemudian pada tanggal yang sama yaitu 15 Januari 2021 dibanding tanggal yang sama Tahun 2022, kalau dulu kasusnya adalah 12.818, sekarang adalah 1.054," sambungnya. 

Karena itu Muhadjir menilai presentase kenaikannya sangat tajam, namun secara angka absolut, kasusnya relatif kecil. Mantan Mendikbud itu berharap pasca Nataru, kasus Covid-19 dapat ditekan sekecil mungkin. 

"Mudah-mudahan pasca Nataru ini kita akan bisa lebih menekan, seminim mungkin lonjakan kasus sehingga nanti puncak kasus covid pada tahun 2021, disamping secara angka tidak terlalu drastis kenaikannya dan kalau bisa juga kurvanya tidak lama-lama bisa langsung turun juga itu yang menjadi target kita dalam penanganan pasca Nataru," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Perlu Alat PCR Yang Mahal, BRIN Bikin RT-LAMP Alat Diagnonis Covid-19

Tak Perlu Alat PCR Yang Mahal, BRIN Bikin RT-LAMP Alat Diagnonis Covid-19

News | Senin, 17 Januari 2022 | 17:23 WIB

Para Ahli Mulai Merekomendasikan Masker N95 dan KN95, Bisakah Dipakai Berulang Kali?

Para Ahli Mulai Merekomendasikan Masker N95 dan KN95, Bisakah Dipakai Berulang Kali?

Health | Senin, 17 Januari 2022 | 17:30 WIB

Dokter Ungkap untuk Tangani Varian Omicron, Butuh Kombinasi Obat Antibodi

Dokter Ungkap untuk Tangani Varian Omicron, Butuh Kombinasi Obat Antibodi

Health | Senin, 17 Januari 2022 | 17:00 WIB

PPKM Jawa-Bali Akan Kembali Diperpanjang Sepekan

PPKM Jawa-Bali Akan Kembali Diperpanjang Sepekan

Bali | Senin, 17 Januari 2022 | 16:56 WIB

Terkini

'Sudah Sampai di Situ' Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Lagi Usut Kasus Air Keras Aktivis KontraS

'Sudah Sampai di Situ' Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Lagi Usut Kasus Air Keras Aktivis KontraS

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:38 WIB

Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar

Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:31 WIB

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Apa yang akan Dilakukan Pemerintah Indonesia?

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Apa yang akan Dilakukan Pemerintah Indonesia?

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:19 WIB

Konflik Timur Tengah Ganggu Pariwisata RI, 770 Penerbangan Batal dan Potensi 60 Ribu Wisman Hilang

Konflik Timur Tengah Ganggu Pariwisata RI, 770 Penerbangan Batal dan Potensi 60 Ribu Wisman Hilang

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:17 WIB

Targetkan 17,6 Juta Wisman di 2026, Menpar Siapkan Strategi Mitigasi di Tengah Gejolak Global

Targetkan 17,6 Juta Wisman di 2026, Menpar Siapkan Strategi Mitigasi di Tengah Gejolak Global

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:17 WIB

Bantah Pernyataan Nadiem, Jaksa Sebut Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan di Pengadaan Chromebook

Bantah Pernyataan Nadiem, Jaksa Sebut Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan di Pengadaan Chromebook

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:10 WIB

Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi

Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:05 WIB

Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta

Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:05 WIB

Paus Leo XIV: Yesus Tolak Doa Orang Pemicu Perang

Paus Leo XIV: Yesus Tolak Doa Orang Pemicu Perang

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:55 WIB

Indonesia-Jepang Perkuat Kerja Sama Kehutanan, Dorong Investasi Karbon

Indonesia-Jepang Perkuat Kerja Sama Kehutanan, Dorong Investasi Karbon

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:55 WIB