Jaga Jarak Sulit Diterapkan Saat PTM Sekolah, KPAI Khawatir Omicron

Erick Tanjung | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 18 Januari 2022 | 20:41 WIB
Jaga Jarak Sulit Diterapkan Saat PTM Sekolah, KPAI Khawatir Omicron
Komisioner KPAI, Retno Listyarti. (Suara.com/Lilis Varwati)

Suara.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau KPAI mengungkapkan pihaknya melakukan pengawasan reguler kepada sekolah yang menerapkan pembelajaran tatap muka/PTM baik di DKI Jakarta, Bogor hingga Bekasi, Jawa Barat. Dari hasil pengawasan tersebut, KPAI memiliki catatan terkait protokol kesehatan yakni jaga jarak yang masih sulit dilakukan di lingkungan sekolah.

Komisioner KPAI Retno Listyarti mengatakan pihaknya melihat jaga jarak yang sulit dilaksanakan terutama di lingkungan Sekolah Dasar. Semisal saja jaga jarak saat pembelajaran berlangsung.

Karena ruangan kelas yang tidak begitu besar, maka upaya jaga jarak juga sulit dilakukan.

"Walaupun sudah maju mejanya sampai deket papan tulis tapi jaga jarak itu menjadi sulit karena memang tidak sampai 1 meter antara meja satu dengan meja yang lain," kata Retno dalam diskusi bertajuk Omicron Ancam PTM 100 Persen secara virtual, Selasa (18/1/2022).

Karena kondisi tersebut, Retno memberi masukan kepada Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk bisa menurunkan kapasitas murid yang menjalankan PTM dari 100 ke 50 persen. "Karena memang jaga jaraknya sulit sekali," ujarnya.

Selain itu, Retno juga mengungkap upaya jaga jarak itu sulit dilakukan ketika jam pulang sekolah. Ia menceritakan ketika kelompok PTM pertama sudah selesai, maka murid-murid ke luar dari ruang kelas.

Akan tetapi masih ada murid yang masih diam di dalam kelas ataupun di lingkungan sekolah karena masih menunggu dijemput orang tuanya. Akibatnya kerumunan lantas tidak dapat dihindari ketika kelompok PTM kedua tiba di sekolah.

"Namun begitu kelas pertama ke luar, tidak semuanya dijemput, kan nunggu. datang lah kelas kedua ternyata sebagian belum dijemput juga numpuk lagi," ungkapnya.

Kerumunan juga menurutnya terlihat ketika jam penjemputan. Di mana saat ini, banyak anak-anak sekolah tidak dijemput orang tua melainkan menggunakan layanan ojek online atau ojol.

Karena harus menunggu sampai bertemu, maka kerumunan juga terjadi di lingkungan sekolah.

Temuan KPI tersebut yang menjadikan Retno khawatir terlebih ketika kasus Covid-19 di Indonesia mulai merangkak naik akibat menyebarnya varian Omicron.

"Karena kasus Omicron naik kami khawatir betul dengan problem dengan jaga jarak."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UGM Siapkan Kuliah Bauran Bulan Februari, Mahasiswa Perlu Perhatikan Persyaratan Ini

UGM Siapkan Kuliah Bauran Bulan Februari, Mahasiswa Perlu Perhatikan Persyaratan Ini

Jogja | Selasa, 18 Januari 2022 | 20:17 WIB

Doddy Sudrajat Minta Ketua KPAI Diganti Wanita, Warganet: Spesies Megantropus

Doddy Sudrajat Minta Ketua KPAI Diganti Wanita, Warganet: Spesies Megantropus

Kaltim | Selasa, 18 Januari 2022 | 11:22 WIB

Awal Februari 2022, Wakil Walkot Imam Budi Hartono Berharap Depok Bisa PTM 100 Persen

Awal Februari 2022, Wakil Walkot Imam Budi Hartono Berharap Depok Bisa PTM 100 Persen

Bogor | Selasa, 18 Januari 2022 | 06:44 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB