facebook

Kebakaran Landa Kamp Pengungsi Berisi 1,1 Juta Warga Rohingya, 29 Tenda Hangus

Bangun Santoso
Kebakaran Landa Kamp Pengungsi Berisi 1,1 Juta Warga Rohingya, 29 Tenda Hangus
Kondisi kamp pengungsi Rohingya di Bangladesh pasca insiden kebakaran.[Anadolu Agency]

Kebakaran paling mematikan di salah satu kamp terjadi pada 22 Maret tahun lalu, di mana sedikitnya 15 orang tewas dan lebih dari 10.000 bangunan dan tenda Rohingya hancur

Suara.com - Kebakaran melanda kamp pengungsi Rohingya Kutupalong di wilayah pantai tenggara Bangladesh. Insiden itu menyebabkan puluhan tenda hancur total, kata seorang pejabat pada Selasa (18/1/2022).

Menyadur laman Anadolu, kebakaran itu terjadi pada dini hari di kamp pengungsi di Cox's Bazar tempat lebih dari 1,1 juta orang Rohingya mengungsi setelah melarikan diri dari pembantaian brutal militer di negara bagian Rakhine, Myanmar sejak Agustus 2017.

"Polisi dan petugas pemadam kebakaran bertindak segera setelah kebakaran muncul di Kamp 5 dan berhasil memadamkan api dalam satu jam," kata Mohammad Naimul Haq, seorang pejabat keamanan.

“Setidaknya 29 tenda hangus habis dalam kebakaran yang tidak menimbulkan korban luka dan korban jiwa. Penyebab kebakaran belum bisa dipastikan," tutur dia.

Baca Juga: 120 Pengungsi Rohingya Dievakuasi dari Laut ke Daratan Aceh

"Kami beruntung menemukan sumber air di dekat lokasi kejadian, jika tidak, api bisa sangat dahsyat seperti yang kami saksikan baru-baru ini yang menyebabkan ribuan orang kehilangan tempat tinggal di kamp Cox's Bazar," lanjut pejabat tersebut.

Pasukan keamanan telah dikerahkan di kamp setelah insiden itu, sebut dia, menambahkan, "Kami sedang menyelidiki insiden kebakaran yang sering terjadi di kamp-kamp pengungsi."

Sebelumnya pada 9 Januari, kebakaran besar terjadi di Kamp pengungsi Rohingya yang menyebabkan ribuan tempat penampungan dibangun dan penghuninya kehilangan tempat tinggal.

Kondisi di kamp-kamp membuat kebakaran besar menjadi risiko besar, menurut Organisasi Internasional PBB untuk Migrasi (IOM).

Kebakaran paling mematikan di salah satu kamp terjadi pada 22 Maret tahun lalu, di mana sedikitnya 15 orang tewas dan lebih dari 10.000 bangunan dan tenda Rohingya hancur total, termasuk rumah sakit lapangan besar yang dibangun di kamp Turki. (Sumber: Anadolu)

Baca Juga: Atas Dasar Kemanusiaan, Indonesia Bakal Tampung Rohingya yang Terjebak di Lautan

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar