facebook

Dua Pasien Positif Omicron Meninggal Dunia, Kemenkes: Keduanya Komorbid

Erick Tanjung | Ummi Hadyah Saleh
Dua Pasien Positif Omicron Meninggal Dunia, Kemenkes: Keduanya Komorbid
Ilustrasi Pasien Covid-19. [Istimewa]

"Satu kasus merupakan transmisi lokal meninggal di RS Sari Asih Ciputat. Dan satu lagi merupakan Pelaku Perjalanan Luar Negeri meninggal di RSPI Sulianti Saroso," kata Nadia.

Suara.com - Kementerian Kesehatan mengungkapkan dua pasien positif Covid-19 varian Omicron meninggal dunia.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan, kedua kasus tersebut merupakan pelaporan fatalitas pertama di Indonesia akibat varian baru Omicron yang memiliki daya tular tinggi.

"Satu kasus merupakan transmisi lokal, meninggal di RS Sari Asih Ciputat dan satu lagi merupakan Pelaku Perjalanan Luar Negeri yang meninggal di RSPI Sulianti Saroso," kata Nadia dalam keterangannya, Sabtu (22/1/2022).

Nadia menuturkan kedua pasien tersebut memiliki komorbid atau penyakit penyerta. Hingga hari ini tercatat 3.205 penambahan kasus baru Covid-19, 627 kasus sembuh dan 5 kasus meninggal akibat terpapar Covid-19.

Baca Juga: Omicron Jakarta Tembus 1.027 Kasus, Wagub DKI: Kalau Tidak Sangat Penting Jangan Keluar Rumah

Sejak 15 Desember 2021 hingga saat ini secara akumulatif tercatat 1.161 kasus positif Omicron di Indonesia.

Berbagai upaya dilakukan pemerintah dalam antisipasi penyebaran Omicron, mulai dari menggencarkan 3T terutama di wilayah pulau Jawa dan Bali. Kemudian peningkatan rasio tracing, menjamin ketersediaan ruang isolasi terpusat, menggencarkan akses telemedisin, serta meningkatkan rasio tempat tidur untuk penanganan Covid-19 di rumah sakit.

Kementerian Kesehatan juga telah mengeluarkan aturan baru untuk penanganan konfirmasi Omicron di Indonesia, yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.01/MENKES/18/2022 tentang Pencegahan dan Pengendalian Kasus Covid-19 Varian Omicron yang ditetapkan pada 17 Januari 2022.

"Melalui Surat Edaran ini, penanganan pasien konfirmasi Omicron sesuai dengan penanganan Covid-19, untuk kasus sedang sampai berat dilakukan perawatan di rumah sakit. Sementara tanpa gejala hingga ringan difokuskan untuk isolasi mandiri dan isolasi terpusat," katanya.

Baca Juga: Varian Delta Masih Cukup Mendominasi Kasus COVID-19 di Beberapa Daerah, Kemenkes Minta Faskes Lakukan Ini

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar