Kisruh Kasus Hukum Qatar Airways dengan Airbus, Berawal dari Masalah Cat?

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Senin, 24 Januari 2022 | 16:06 WIB
Kisruh Kasus Hukum Qatar Airways dengan Airbus, Berawal dari Masalah Cat?
Ilustrasi hakim pengadilan pegang palu sidang. [shutterstock]

Suara.com - Dua perusahaan besar, Qatar Airways dan Airbus terlibat kasus hukum yang berlarut-larut belakangan ini. Salah satunya penyebabnya adalah masalah cat di badan pesawat.

Menyadur Al Jazeera Senin (24/1/2022) cat di permukaan pesawat jet A350 produksi Airbus melepuh dan Qatar menuntut kompensasi lebih dari USD 600 Juta (Rp 8,6 triliun) atas hal ini.

Menurut dokumen pengadilan, nilai perselisihan bisnis ini setara dengan USD 4 juta (57 miliar) perhari.

Maskapai negara Teluk ini juga meminta hakim Inggris untuk memerintahkan Airbus yang berbasis di Prancis agar tidak mengirimkan jetnya lagi sampai cacat itu diperbaiki.

Perselisihan keduanya yangberlangsung selama berbulan-bulan ini tentang kerusakan termasuk cat yang melepuh, bingkai jendela yang retak atau area yang terpaku dan erosi lapisan pelindung petir.

Maskapai penerbangan Qatar Airways. [Shutterstock]
Maskapai penerbangan Qatar Airways. [Shutterstock]

Regulator nasional Qatar Airways telah menghentikan penerbangan 21 dari 53 jet A350 ketika masalah muncul.

Hal ini memicu perselisihan sengit dengan Airbus yang mengatakan meskipun ada masalah itu hanya teknis, tidak ada masalah dengan keamanannya.

Sekarang, rincian keuangan dan teknis yang terkait dengan perselisihan hukum yang langka ini muncul dalam divisi Pengadilan Tinggi di London, di mana Qatar Airways menggugat Airbus pada bulan Desember.

Qatar Airways menuntut kompensasi USD 618 juta (Rp 8,8 triliun) dari Airbus untuk penghentian sebagian, ditambah USD 4 juta (Rp 57,3 miliar) untuk 21 jet tidak beroperasi setiap hari.

baca juga

Klaim itu termasuk USD 76 juta (Rp 1 triliun) untuk satu pesawat A350 yang berusia lima tahun yang akan dicat ulang untuk Piala Dunia 2022, yang menjadi tuan rumah Qatar akhir tahun ini.

Pesawat itu telah diparkir di Prancis selama satu tahun dan membutuhkan 980 tambalan setelah pekerjaan cat yang dibatalkan memperlihatkan celah di proteksi petir, kata sumber industri.

Maskapai mengeklaim Airbus gagal memberi akar penyebab yang diperlukan untuk memenuhi pertanyaan yang belum terselesaikan tentang kelaikan udara dari jet yang terkena dampak termasuk sistem proteksi petir.

Pesawat Airbus A350. (Pixabay/juergenschultze)
Pesawat Airbus A350. (Pixabay/juergenschultze)

Jet ini memiliki lapisan jala tembaga di bawah cat untuk mencegah petir merusak karbon-komposit, yang lebih ringan tetapi kurang konduktif dibandingkan logam tradisional.

“Airbus menyatakan kembali tak ada masalah kelaikan udara,” kata juru bicara yang dikonfirmasi oleh regulator Eropa.

Maskapai ini telah lama memiliki reputasi sebagai pembeli yang menuntut, secara sporadis menolak pengiriman karena alasan kualitas.

Pengaduan setebal 30 halaman itu merinci keruntuhan hubungan yang tidak biasa antara dua pemain paling berpengaruh di dunia penerbangan.

Penyelidikan Reuters mengungkap setidaknya lima maskapai lain juga menemukan cacat permukaan, mendorong Airbus membentuk satuan tugas internal yang mengeksplorasi desain anti-petir baru untuk pesawat A350 masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Airbus A380: Berakhirnya Impian Pesawat Penumpang Raksasa

Airbus A380: Berakhirnya Impian Pesawat Penumpang Raksasa

Bisnis | Jum'at, 17 Desember 2021 | 14:07 WIB

Fokus Mengurus Stellantis, Carlos Tavares Undur Diri dari Airbus

Fokus Mengurus Stellantis, Carlos Tavares Undur Diri dari Airbus

Otomotif | Minggu, 17 Oktober 2021 | 06:09 WIB

Viral di TikTok Pesawat Airbus Nyangkut di Jembatan Penyebrangan, Ini Kejadian Sebenarnya

Viral di TikTok Pesawat Airbus Nyangkut di Jembatan Penyebrangan, Ini Kejadian Sebenarnya

Bali | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 07:49 WIB

Terkini

Bukan Cuma Pantai! Ini 3 Aktivitas Seru di Tanjung Lesung, Ada Skydiving hingga Konservasi Penyu

Bukan Cuma Pantai! Ini 3 Aktivitas Seru di Tanjung Lesung, Ada Skydiving hingga Konservasi Penyu

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Geo Dipa Mau Terbitkan Obligasi Hijau demi Pendanaan, Ogah lewat IPO

Geo Dipa Mau Terbitkan Obligasi Hijau demi Pendanaan, Ogah lewat IPO

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Dari Merawat Diri hingga Menjaga Kesehatan Mental, Self-Care Kini Makin Dekat dengan Wellness

Dari Merawat Diri hingga Menjaga Kesehatan Mental, Self-Care Kini Makin Dekat dengan Wellness

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Harga Motor Honda Oktober 2026 Terbaru: BeAT Mulai Rp 19 Jutaan, Cek Lini Matic hingga EV

Harga Motor Honda Oktober 2026 Terbaru: BeAT Mulai Rp 19 Jutaan, Cek Lini Matic hingga EV

Otomotif | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Seni Perlawanan di JABFest 2026: Lomba Mewarnai Jadi Cara Lawan Impunitas

Seni Perlawanan di JABFest 2026: Lomba Mewarnai Jadi Cara Lawan Impunitas

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:34 WIB

1.900 Lebih Pegawai Kemensos Terindikasi Main Judol, 620 Masuk Pelanggaran Berat

1.900 Lebih Pegawai Kemensos Terindikasi Main Judol, 620 Masuk Pelanggaran Berat

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Bukan Sekadar Cerita, Ini Petualangan Search and Find di Kota Tikus

Bukan Sekadar Cerita, Ini Petualangan Search and Find di Kota Tikus

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Pilihan Mobil Hybrid di Indonesia Oktober 2026 dan Harganya

Pilihan Mobil Hybrid di Indonesia Oktober 2026 dan Harganya

Otomotif | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:30 WIB

BEM UI Laporkan Dugaan Kekerasan terhadap Hafidz Hernanda, Cantumkan Delik Penganiayaan Terencana

BEM UI Laporkan Dugaan Kekerasan terhadap Hafidz Hernanda, Cantumkan Delik Penganiayaan Terencana

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Temuan Lakban Hitam hingga Sarung Tangan Lateks, Penganiayaan Pengurus BEM UI Terencana?

Temuan Lakban Hitam hingga Sarung Tangan Lateks, Penganiayaan Pengurus BEM UI Terencana?

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:27 WIB

×