Omicron Menyebar Cepat, Berapa Lama Bisa Menularkan Virus ke Orang Lain?

Siswanto, BBC

Senin, 24 Januari 2022 | 17:51 WIB
Omicron Menyebar Cepat, Berapa Lama Bisa Menularkan Virus ke Orang Lain?
BBC

Suara.com - Virus corona varian Omicron telah menyebar dengan cepat di seluruh dunia, memaksa para pemerintah untuk merevisi strategi nasional masing-masing dalam menghadapi pandemi.

Omicron telah terbukti jauh lebih menular daripada varian lainnya, disertai peningkatan kemampuannya menghindari vaksin dan menyebabkan infeksi ulang.

Tetapi saat jumlah infeksinya melonjak, peningkatan rawat inap akibat penularan Omicron tidak terlalu dramatis.

Sudah ada bukti mereka yang telah disuntik dosis ganda atau telah menerima booster lebih kecil kemungkinannya untuk dirawat di rumah sakit atau meninggal jika terkena varian ini.

Baca juga:

Hal ini telah mendorong beberapa negara, termasuk AS dan Inggris, untuk mempersingkat masa isolasi menjadi lima hari demi mengurangi masalah bagi warga yang diminta untuk tidak bekerja atau tidak sekolah.

Tetapi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan negara-negara untuk tidak langsung berpuas diri dengan Omicron, sambil mengingatkan bahwa varian itu masih "mematikan", terutama di antara orang yang belum divaksinasi.

Jadi bagaimana penjelasan di balik pedoman baru itu dan apa yang kita ketahui tentang cara varian baru tersebut menyebar?

Berapa lama gejala Covid muncul?

Walau masih diperlukan lebih banyak studi untuk sepenuhnya memahami varian Omicron, penelitian sampai saat ini menunjukkan bahwa varian terbaru itu mungkin tidak hanya lebih ringan dari yang sebelumnya, tetapi juga memiliki masa inkubasi yang lebih pendek.

baca juga

Inkubasi adalah waktu antara seseorang tertular virus sampai muncul gejalanya.

Pada varian awal virus corona, gejala biasanya muncul dalam lima hingga enam hari setelah infeksi. Varian Delta, contohnya, diperkirakan empat hari.

Berdasarkan pengetahuan kami saat ini tentang Omicron, gejalanya tampak muncul dalam dua hingga tiga hari setelah infeksi.

Sebuah studi pendahuluan atas enam kasus Omicron di AS, yang diterbitkan pada Desember 2021, menemukan bahwa masa inkubasinya rata-rata tiga hari, dibandingkan varian lain yang sekitar lima hari.

Setelah seseorang terpapar Omicron, pelipatgandaan virus dapat dimulai dalam satu hari, kata Dr Vicente Soriano, ahli penyakit menular di Universitas Internasional La Rioja di Spanyol, kepada BBC.

Dalam waktu dua hari, penyakit tersebut dapat dideteksi.

Berapa lama seseorang yang sudah terinfeksi Covid bisa menularkan ke orang lain?

Para ilmuwan sudah tahu bahwa orang yang tertular virus corona cenderung lebih menular lebih awal selama infeksi mereka.

Terkait Omicron, diyakini bahwa virus itu dapat ditularkan satu hingga dua hari sebelum gejalanya mulai muncul dua hingga tiga hari setelahnya.

Dr Soriano mengatakan: "Kami percaya bahwa virus ini hanya menular selama lima hari. Dengan kata lain, kemampuan untuk menginfeksi orang lain, yaitu menularkan virus itu, berlangsung selama tiga hingga lima hari setelah tes positif, yang terjadi pada hari kedua infeksi."

Varian Omicron itu tampaknya tetap berada di dalam tubuh selama sekitar tujuh hari, katanya.

Ini berarti bahwa sekitar tujuh hari setelah timbulnya gejala, kebanyakan orang tidak akan lagi menularkan, jika mereka tidak lagi menunjukkan gejala apapun.

"Tapi ini kedokteran, bukan matematika, jadi Anda harus memberi sedikit kelonggaran," tegas Dr Soriano.

"Mungkin beberapa orang memiliki durasi yang sedikit lebih pendek, sekitar tiga atau empat hari, dan yang lain sekitar tujuh hari. Yang pasti dengan Omicron, infeksinya jauh lebih cepat dibandingkan dengan varian sebelumnya."

Cara terbaik untuk memastikannya adalah dengan melakukan tes antigen (juga disebut tes aliran lateral cepat) untuk mendeteksi apakah orang tersebut masih menular.

"Ini adalah tes yang lebih murah dan dapat mendeteksi apakah seseorang masih menularkan," katanya.


Kapan saya bisa bertemu orang lain setelah menunjukkan gejala Covid?

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) telah menerbitkan pedoman yang memungkinkan orang yang dites positif Covid untuk bergaul dengan orang lain setelah lima hari isolasi, tetapi dengan persyaratan tertentu.

Inilah yang harus dilakukan jika Anda dites positif, menurut CDC:

  • Jika Anda pernah menderita COVID-19 dan memiliki gejala, isolasi setidaknya selama 5 hari. Untuk menghitung periode isolasi 5 hari Anda, hari 0 adalah hari pertama gejala Anda.
  • Jika Anda tidak lagi memiliki gejala atau gejala Anda membaik setelah lima hari, Anda dapat meninggalkan tempat isolasi atau keluar dari rumah Anda.
  • Tetap gunakan masker saat Anda bersama orang lain selama lima hari ke depan.
  • Hindari bepergian sampai 10 hari penuh setelah hari pertama mengalami gejala. Jika Anda harus bepergian pada hari ke 6-10, pakai masker yang ketat saat Anda berada di sekitar orang lain selama perjalanan.
  • Jika Anda demam, terus isolasi di rumah sampai demamnya hilang.

Sumber: CDC


Berapa lama saya menular jika tidak memiliki gejala?

Banyak orang dengan Covid tidak mengalami gejala selama infeksi.

Mereka harus perkirakan infeksi itu bertahan untuk periode yang sama dengan seseorang yang memiliki gejala, kata Dr Soriano.

"Masih banyak yang belum diketahui tentang infeksi tanpa gejala. Tetapi durasinya tampak mirip dengan orang yang memiliki gejala," lanjut dia kepada BBC.

"Ada penelitian Covid pada anak-anak, yang biasanya tidak menunjukkan gejala, dan penelitian ini menunjukkan bahwa banyaknya virus pada mereka itu, bahkan tanpa gejala, sama seperti pada orang dewasa yang memiliki gejala."

Bisakah seseorang tanpa gejala menulari orang lain?

Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang terinfeksi Covid, termasuk yang tidak memiliki gejala, masih dapat menularkan virus corona kepada orang lain.

Mereka lebih mungkin menulari orang lain, karena tidak akan menjalani isolasi atau menerapkan perilaku mencegah penyebaran virus.

Penelitian yang dipublikasikan di JAMA Network Open (Journal of American Medical Association) menemukan bahwa hampir satu dari empat kasus penularan dilakukan oleh orang-orang yang tidak bergejala.

Diperkirakan hal ini terjadi pada varian Omicron dalam proporsi yang lebih tinggi dibandingkan dengan varian-varian sebelumnya.

Pihak berwenang merekomendasikan penggunaan masker, terutama di dalam ruangan, untuk membantu mengurangi risiko dari orang yang tidak sadar menyebarkan virus itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?

Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026

Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:59 WIB

Dorong Purnabakti Berwirausaha, BRI Hadirkan Kemudahan Pembiayaan Toko Mandiri Indogrosir

Dorong Purnabakti Berwirausaha, BRI Hadirkan Kemudahan Pembiayaan Toko Mandiri Indogrosir

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:56 WIB

Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!

Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:49 WIB

200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan

200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:41 WIB

Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini

Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:35 WIB

3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah

3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×