Tewas di Kolam Renang Salah Satu Hotel di Bali, Turis Asal Inggris Sempat Lihat Korban Bersih-bersih Sampah

Iwan Supriyatna

Selasa, 25 Januari 2022 | 08:24 WIB
Tewas di Kolam Renang Salah Satu Hotel di Bali, Turis Asal Inggris Sempat Lihat Korban Bersih-bersih Sampah
Ilustrasi tenggelam - (Unsplash/@cristianpalmer)

Suara.com - Polresta Denpasar, Bali menyelidiki kematian seorang pria yang berprofesi sebagai teknisi di salah satu hotel wilayah Kuta, Bali bernama Wayan Sukranada yang ditemukan tewas dalam kolam renang.

"Dari hasil pengumpulan barang bukti dan keterangan di lapangan dalam hal ini orang tuanya bahwa korban telah mengidap penyakit epilepsi sejak kecil. Namun, untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban, perlu dilakukan penyelidikan lagi dan dilakukan autopsi," kata Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi saat dikonfirmasi di Denpasar, Bali, ditulis Selasa (25/1/2022).

Ia mengatakan dari hasil keterangan orang tua korban bahwa diketahui pada bulan Desember 2021, penyakit epilepsi korban sempat kambuh sebanyak empat kali hingga sampai dengan saat ini.

Dari kejadian ini, sebanyak tiga saksi yang berada di lokasi kejadian sudah diperiksa. Adapun barang bukti yang ditemukan berupa mesin pembersih, jaring sampah kolam dan sebuah tas milik korban.

Adapun terkait ada atau tidaknya indikasi tindak pidana lain, hingga saat ini masih dalam penyelidikan.

Sebelumnya, diketahui kejadian terjadi pada hari Senin 24 Januari 2022 pukul 05.30 Wita bertempat di kolam renang salah satu hotel wilayah Kuta. Saat itu, seorang saksi yang juga wisatawan asal Inggris bernama Ian Timpthy Doyle melihat korban sedang berjalan di pinggir kolam dengan membawa alat pembersih kolam renang seperti mesin pembersih dan jaring sampah kolam.

"Melihat kondisi sudah gelap, saksi melihat seperti ada bayangan di dalam kolam, setelah dicek saksi juga tidak melihat korban di sekitar kolam, kemudian berusaha melihat bayangan tersebut secara pasti dan ternyata korban sudah berada di dalam dasar kolam," ucap Sukadi.

Setelah mengetahui kejadian itu, tubuh korban sempat diangkat menggunakan jaring sampah kolam karena kolamnya cukup dalam, dan korban ditarik ke atas.

Saat itu, petugas keamanan setempat langsung memberikan bantuan berupa CPR pompa jantung guna memberikan pertolongan pertama. Namun, tidak ada respon dari korban sehingga langsung dilarikan ke RS Siloam Kuta dan korban dinyatakan telah meninggal. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Terapkan Aglomerasi Jabodetabek Untuk PPKM, Penilaian Dihitung Satu Kesatuan

Pemerintah Terapkan Aglomerasi Jabodetabek Untuk PPKM, Penilaian Dihitung Satu Kesatuan

News | Selasa, 25 Januari 2022 | 08:11 WIB

Pantai Bias Tugel, Wisatawan Bisa Saksikan Waterblow yang Indah di Karangasem Bali

Pantai Bias Tugel, Wisatawan Bisa Saksikan Waterblow yang Indah di Karangasem Bali

Bali | Selasa, 25 Januari 2022 | 07:58 WIB

Rusuh Piala Afrika 2021: 6 Tewas, Belasan Lain Luka-luka

Rusuh Piala Afrika 2021: 6 Tewas, Belasan Lain Luka-luka

Bola | Selasa, 25 Januari 2022 | 07:51 WIB

Terkini

About a Place in the Kinki Region Resmi Tayang di Indonesia, Seramnya Beda!

About a Place in the Kinki Region Resmi Tayang di Indonesia, Seramnya Beda!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Pesan Anggota DPR ke Jenderal Suyudi: Hapus No Viral No Justice, Stop Represif ke Rakyat Kecil

Pesan Anggota DPR ke Jenderal Suyudi: Hapus No Viral No Justice, Stop Represif ke Rakyat Kecil

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:59 WIB

Praktis Lembapkan Kulit, Ini 5 Sunscreen Spray Ceramide untuk Skin Barrier

Praktis Lembapkan Kulit, Ini 5 Sunscreen Spray Ceramide untuk Skin Barrier

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:59 WIB

Relevansi 'Lembaga Budi' Buya Hamka: Saat Kesopanan dan Etika Mulai Luntur di Media Sosial

Relevansi 'Lembaga Budi' Buya Hamka: Saat Kesopanan dan Etika Mulai Luntur di Media Sosial

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:57 WIB

Namu Balai Kota: Wahana Anyar untuk Bertandang, Merawat Tradisi dan Mengintip Birokrasi

Namu Balai Kota: Wahana Anyar untuk Bertandang, Merawat Tradisi dan Mengintip Birokrasi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:57 WIB

Viva Pelembab Green Tea untuk Apa? Intip Manfaat dan Review Pembeli

Viva Pelembab Green Tea untuk Apa? Intip Manfaat dan Review Pembeli

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:55 WIB

Heboh Hakim MK Usir Ahli Gibran dari Ruang Sidang Gara-gara Bicara Ini

Heboh Hakim MK Usir Ahli Gibran dari Ruang Sidang Gara-gara Bicara Ini

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Terkuak di Sidang MK, Atase Pendidikan di Singapura-Australia Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran

Terkuak di Sidang MK, Atase Pendidikan di Singapura-Australia Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Review Lima Sekawan: Melacak Jejak Rahasia, Novel Misteri Klasik yang Pas Banget Buat Anak SD!

Review Lima Sekawan: Melacak Jejak Rahasia, Novel Misteri Klasik yang Pas Banget Buat Anak SD!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Insentif SPPG dari Rp 6 Juta/Hari ke Rp 2.000/Porsi Jadi Upaya Reformasi BGN

Insentif SPPG dari Rp 6 Juta/Hari ke Rp 2.000/Porsi Jadi Upaya Reformasi BGN

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:41 WIB

×