Ingin Menantunya jadi Presiden, Amien Rais Diperingatkan Pengamat soal Rekam Jejak Kelam

Aprilo Ade Wismoyo

Kamis, 24 Februari 2022 | 11:19 WIB
Ingin Menantunya jadi Presiden, Amien Rais Diperingatkan Pengamat soal Rekam Jejak Kelam
Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais memimpin acara deklarasi partai di Yogyakarta, Kamis (29/4/2021). [Dok.Antara]

Suara.com - Ketua Majelis Syuro Partai UmmatAmien Rais, mendorong sekaligus mendukung menantunya, Ridho Rahmadi jadi calon presiden (capres) 2024. Namun, dukungan Amien Rais dapat peringatan keras dari pengamat.

Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Anak Bangsa (LKAB), Rudi S Kamri memberi peringatan kepada Amien Rais yang diduga menghina profesi Presiden Jokowi demi mendukung menantunya maju pada Pilpres 2024.

Menurut Rudi, Amien Rais tidak berhak menilai profesi atau latar belakang pendidikan seseorang yang ingin atau sudah menjadi presiden.

"Dengan membandingkan akademik untuk mengusung menantunya jadi presiden, Amien Rais terlihat jelas tidak punya kekuatan apa-apa. Jadi, dia tidak pantas menyinggung profesi Presiden Jokowi," ucap Rudi seperti dilansir wartaekonomi, Rabu (23/2).

Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)
Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Rudi menjelaskan bahwa prestasi Amien Rais juga hanya sebagai Ketua MPR, meski lulusan perguran tinggi di luar negeri. Oleh karena itu, dia memperingatkan Amien Rais agar tidak membangun narasi yang menyudutkan seseorang untuk mengangkat menantunya maju sebagai presiden.

"Jadi, saya sarankan kepada Pak Amien Rais untuk tidak banyak bicara, apalagi menyindir profesi dan pendidikan Presiden Jokowi. Itu tidak pantas," jelasnya.

Menurut dia, Amien Rais pun memiliki riwayat buruk dalam dunia politik di Indonesia karena diduga menjadi dalang di balik pelengseran Presiden Gus Dur.

"Amien rais punya track record kelam soal melengserkan Gus Dur. Jadi, saya memperingatkan keras Amien Rais agar lebih berhati-hati membangun narasi," tuturnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Survei: Elektabilitas Ganjar Pranowo Menempel Ketat Prabowo Subianto

Hasil Survei: Elektabilitas Ganjar Pranowo Menempel Ketat Prabowo Subianto

Jawa Tengah | Kamis, 24 Februari 2022 | 10:46 WIB

Elektabilitas Prabowo Meroket, Loyalitas Kepada Jokowi Disebut Jadi Penyebabnya

Elektabilitas Prabowo Meroket, Loyalitas Kepada Jokowi Disebut Jadi Penyebabnya

News | Kamis, 24 Februari 2022 | 10:37 WIB

Soal Kepala Otorita IKN, Jokowi Disebut Bakal Pilih yang Direstui Megawati

Soal Kepala Otorita IKN, Jokowi Disebut Bakal Pilih yang Direstui Megawati

News | Kamis, 24 Februari 2022 | 09:40 WIB

Usul Pemilu 2024 Ditunda, Cak Imin Diduga Siapkan Skenario Perpanjangan Masa Jabatan Jokowi

Usul Pemilu 2024 Ditunda, Cak Imin Diduga Siapkan Skenario Perpanjangan Masa Jabatan Jokowi

News | Kamis, 24 Februari 2022 | 09:14 WIB

Demokrat Masuk Tiga Besar, AHY Dinilai Sudah Pantas Disahkan Jadi Capres 2024

Demokrat Masuk Tiga Besar, AHY Dinilai Sudah Pantas Disahkan Jadi Capres 2024

News | Kamis, 24 Februari 2022 | 08:51 WIB

BPJS Kesehatan Jadi Syarat Layanan Publik, Pendukung Jokowi Protes: Masih Ada Solusi Lain

BPJS Kesehatan Jadi Syarat Layanan Publik, Pendukung Jokowi Protes: Masih Ada Solusi Lain

News | Kamis, 24 Februari 2022 | 08:28 WIB

Terkini

Jangan Tunggu Harga Obat Meroket, DPR Desak Pemerintah Percepat Kemandirian Farmasi

Jangan Tunggu Harga Obat Meroket, DPR Desak Pemerintah Percepat Kemandirian Farmasi

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:28 WIB

Ditendang, Dipukul hingga Mati di Laut: Derita ABK Indonesia di Armada Cumi-Cumi Dunia

Ditendang, Dipukul hingga Mati di Laut: Derita ABK Indonesia di Armada Cumi-Cumi Dunia

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:26 WIB

Kode Malaikat, Vokalis, dan Gitaris: Arti Sandi Rahasia Aliran Uang dalam Skandal Imigrasi

Kode Malaikat, Vokalis, dan Gitaris: Arti Sandi Rahasia Aliran Uang dalam Skandal Imigrasi

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:19 WIB

Timwas Sebut Haji 2026 Bagus, Tapi Fasilitas di Mina Masih Jadi PR

Timwas Sebut Haji 2026 Bagus, Tapi Fasilitas di Mina Masih Jadi PR

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:14 WIB

KPK Ungkap Awal Mula Kasus Silmy Karim, Bermula dari Temuan Rp366 Miliar di 96 Rekening

KPK Ungkap Awal Mula Kasus Silmy Karim, Bermula dari Temuan Rp366 Miliar di 96 Rekening

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:08 WIB

Lawan Gugatan Perkumpulan Lyceum, KDM Tegaskan Pertahankan Aset Negara Harga Mati

Lawan Gugatan Perkumpulan Lyceum, KDM Tegaskan Pertahankan Aset Negara Harga Mati

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:05 WIB

DPR Akan Perketat Pengawasan BGN Usai Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG.

DPR Akan Perketat Pengawasan BGN Usai Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG.

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:03 WIB

Wamen Silmy Karim Diduga Terima Jatah Rutin Rp100 Juta Tiap Jumat, Ini Modusnya

Wamen Silmy Karim Diduga Terima Jatah Rutin Rp100 Juta Tiap Jumat, Ini Modusnya

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:01 WIB

6 Hari Hilang Keluarga Sudah Anggap Tewas, Pemandu Gunung Ini Tiba-tiba Muncul dan Hidup

6 Hari Hilang Keluarga Sudah Anggap Tewas, Pemandu Gunung Ini Tiba-tiba Muncul dan Hidup

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:53 WIB

GBK Akan Dipadati Hingga 43 Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Warga Diimbau Hindari Senayan

GBK Akan Dipadati Hingga 43 Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Warga Diimbau Hindari Senayan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:50 WIB