KSP Sesalkan Adanya Perlakuan Rasisme Terhadap Pelatih dan Pemain Belitong FC Saat Pertandingan Liga3Indonesia

Chandra Iswinarno | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 25 Februari 2022 | 20:42 WIB
KSP Sesalkan Adanya Perlakuan Rasisme Terhadap Pelatih dan Pemain Belitong FC Saat Pertandingan Liga3Indonesia
Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramodhawardani. [Ist]

Suara.com - Deputi V Kepala Staf Kepresidenan Jaleswari Pramodhawardani menyesalkan adanya tindakan rasisme yang ditujukan kepada pemain dan pelatih asal Papua, Rivaldo Wally dan Ardiles Rumbiak, dalam ajang pertandingan sepak bola, Liga 3 Nasional.

Jaleswari menegaskan, tindakan rasisme dalam bentuk apapun tidak bisa diterima dengan berbagai alasan.

“Aksi verbal dan visual yang mengindikasikan penghinaan terhadap individu atau kelompok manapun tidak dibenarkan. Tindakan yang dilakukan dengan latar belakang perbedaan ras dan suku merupakan aksi rasisme yang harus ditindak tegas, baik terhadap pelaku maupun klub dimana pelaku bernaung,” kata Jaleswari dalam keterangan tertulisnya, Jumat (25/2/2022).

KSP yang salah satu fokusnya mengawal isu-isu terkait Papua, tidak hanya mengecam tindakan rasisme tersebut, namun juga mengingatkan penyelenggara Liga 3 Indonesia agar memperhatikan dengan serius insiden di lapangan hijau tersebut.

Selain itu, ia mendorong agar aksi rasisme yang telah terjadi bisa ditindaklanjuti dengan mengambil langkah-langkah penindakan, agar kasus seperti ini tidak terulang di masa depan.

“Kita semua dipersatukan sebagai bangsa Indonesia dengan berbagai latar belakang suku dan ras. Segala bentuk tindakan yang merendahkan martabat dengan sentimen suku dan rasa adalah penodaan terhadap komitmen kesatuan dan persatuan bangsa, yang juga merupakan pelanggaran hukum,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, dugaan rasisme kembali muncul di sepakbola Indonesia. Kali ini muncul dari pertandingan babak 32 besar Grup Q Liga 3 2021/2022 antara Belitong FC melawan tim milik artis papan atas Tanah Air, Prilly Latuconsina yaitu Persikota Tangerang.

Kejadian itu berlangsung dalam laga Persikota Tangerang vs Belitong FC di Stadion Benteng, Tangerang, Rabu (23/2/2022).

Adanya aksi tidak terpuji tersebut diakui sendiri oleh Pelatih Belitong FC, Ardiles Rumbiak dalam konferensi pers yang diunggah di Instagram resmi klub.

Ia menuding ada tindakan rasis yang dilakukan pendukung dan pemain Persikota kepada dirinya dan salah satu penggawa Belitong FC, Rivaldo Wally yang berasal dari Papua.

"Saya sangat kecewa hari ini dengan seluruh pendukung Persikota Tangerang dan para pemain-pemainnya. Karena saya lihat dengan mata kepala, mereka menyebut kita monyet dan meneriaki kita dengan suara-suara seperti monyet," kata Ardiles dikutip dari Instagram resmi klub, Jumat (25/2/2022).

"Tolong hentikan perlakukan rasisme di dunia sepak bola Indonesia karena dari Sabang sampai Merauke sama-sama Indonesia," tambahnya.

Adapun mengenai masalah ini Persikota telah membuat klarifikasi. Bahkan, Prilly turut buka suara mengenai dugaan rasis timnya tersebut.

Mereka tidak membenarkan ada perilaku rasis yang dilakukan pendukung atau pemain dalam laga tersebut. Pasalnya, tim saat itu fokus pada pertandingan dan tidak ada sama sekali pendukung Persikota di dalam stadion.

"Pertandingan Persikota Tangerang vs Belitong FC tidak dihadiri oleh suporter Persikota Tangerang sehingga anggapan bahwa adanya indikasi tindakan rasisme yang dilakukan oleh tim dan suporter adalah hal yang tidak benar karena pemain, Manajemen, dan Ofisial Persikota Tangerang fokus terhadap pertandingan," demikian pernyataan Persikota.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Liga 3: Belitong FC Tuding Klub Prilly Latuconsina Berbuat Rasis

Liga 3: Belitong FC Tuding Klub Prilly Latuconsina Berbuat Rasis

Bola | Jum'at, 25 Februari 2022 | 16:19 WIB

Aliansi Mahasiwa Papua dan FRI-WP Kecam Tindakan Rasis dan Kriminalisasi Terhadap Mahasiswa di Lombok

Aliansi Mahasiwa Papua dan FRI-WP Kecam Tindakan Rasis dan Kriminalisasi Terhadap Mahasiswa di Lombok

News | Senin, 07 Februari 2022 | 17:11 WIB

Dinilai Rasis, Eks Tapol Papua Minta Film Si Tikam Polisi Noken Dicabut: Kapolda Harus Minta Maaf

Dinilai Rasis, Eks Tapol Papua Minta Film Si Tikam Polisi Noken Dicabut: Kapolda Harus Minta Maaf

News | Senin, 07 Februari 2022 | 08:49 WIB

Sebut Suku Di Papua Primitif Dan Radikal, Film Buatan Polri Ini Dianggap Rasis, Polda Papua: Itu Kisah Nyata

Sebut Suku Di Papua Primitif Dan Radikal, Film Buatan Polri Ini Dianggap Rasis, Polda Papua: Itu Kisah Nyata

News | Minggu, 06 Februari 2022 | 09:48 WIB

Terkini

KPK: Seharusnya MBG Dilakukan Secara Selektif, Bukan Masif

KPK: Seharusnya MBG Dilakukan Secara Selektif, Bukan Masif

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:26 WIB

KPK Beberkan 1.720 Laki-laki Terjerat Korupsi, Perempuan Lebih 'Tahan Iman'?

KPK Beberkan 1.720 Laki-laki Terjerat Korupsi, Perempuan Lebih 'Tahan Iman'?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:23 WIB

Israel Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla, Distrum Hingga Tulang Rusuk Patah dan Sulit Nafas

Israel Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla, Distrum Hingga Tulang Rusuk Patah dan Sulit Nafas

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:49 WIB

Menteri PPPA Serukan Perang Lawan Kekerasan: 1 dari 2 Anak Pernah Jadi Korban

Menteri PPPA Serukan Perang Lawan Kekerasan: 1 dari 2 Anak Pernah Jadi Korban

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:40 WIB

Indonesia Harusnya Bisa Lobi Israel Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap Karena Ini

Indonesia Harusnya Bisa Lobi Israel Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap Karena Ini

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:25 WIB

Sebut Kelas Menengah Makin Rentan, Sosiolog UGM: Apabila Tak Diatasi Cepat, Dampaknya Akan Beruntun

Sebut Kelas Menengah Makin Rentan, Sosiolog UGM: Apabila Tak Diatasi Cepat, Dampaknya Akan Beruntun

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:21 WIB

Senjata Canggih Iran Siap Meledak Jika Donald Trump Nekat Perintahkan Pentagon Serang Teheran

Senjata Canggih Iran Siap Meledak Jika Donald Trump Nekat Perintahkan Pentagon Serang Teheran

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:05 WIB

Menlu Austria Ngamuk ke Anak Buah Benjamin Netanyahu: Perlakuannya Tidak Dapat Diterima!

Menlu Austria Ngamuk ke Anak Buah Benjamin Netanyahu: Perlakuannya Tidak Dapat Diterima!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:47 WIB

Menteri PPPA Jadikan Keluarga Gus Dur Contoh Rumah Tangga Tanpa Kekerasan dan Bias Gender

Menteri PPPA Jadikan Keluarga Gus Dur Contoh Rumah Tangga Tanpa Kekerasan dan Bias Gender

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:37 WIB

Sudah Empat Hari, Kebakaran Gudang Plastik di Cengkareng Belum Tuntas Dipadamkan

Sudah Empat Hari, Kebakaran Gudang Plastik di Cengkareng Belum Tuntas Dipadamkan

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:27 WIB