Pengamat Sebut Wacana Penundaan Pemilu 2024 sebagai Kegagalan Partai Politik

Nur Afitria Cika Handayani

Kamis, 03 Maret 2022 | 10:59 WIB
Pengamat Sebut Wacana Penundaan Pemilu 2024 sebagai Kegagalan Partai Politik
Ilustrasi pemilu (VectorStock)

Suara.com - Peneliti Komite Independen Sadar Pemilu (KISP) Wildhan Khalyubi memberikan tanggapan mengenai wacana penundaan Pemilu 2024.

Dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com, Wildhan mengaku tak habis pikir adanya wacana tersebut.

Wildhan mengatakan, alasan di balik usulan penundaan Pemilu 2024 tersebut dinilai tak masuk akal.

Menurutnya, usulan penundaan Pemilu 2024 memperlihatkan merosotnya esensi demokrasi dan amanat konstitusi.

"Hal ini secara fundamental menunjukkan kegagalan partai politik dalam menghidupkan nilai paling utama yang sepatutnya dijunjung tinggi, yakni fairness dalam proses elektoral," kata Wildhan, seperti dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com, Kamis (3/3/2022).

Tak hanya itu, Wildhan menjelaskan, Koalisi Masyarakat Sipil Kawal Pemilu menyatakan usulan tersebut merupakan preseden buruk demokrasi.

Menurutnya, alasan penundaan Pemilu 2024 terlalu dipaksakan.

Pasalnya, berdasarkan data BPS menunjukkan perekonomian Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 7,07 persen dan berpotensi naik pada 2022.

"Dengan demikian, hal ini tidak relevan jika Pemilu 2024 ditunda karena alasan stabilitas ekonomi," ujarnya.

baca juga

Lebih lanjut, ia mencontohkan Pilkada Serentak 2020 dapat digelar dengan baik.

Menurutnya, peserta dan pemilih bisa menerapkan protokol kesehatan dengan tertib.

Sehingga tidak ditemukan kluster pilkada seperti yang dikhawatirkan sebelum pelaksanaan.

"Di tingkat partisipasi, Pilkada Serentak 2020 mencapai angka 76,09 persen atau naik 7,03 persen dibandingkan pelaksanaan pilkada sebelumnya," jelasnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cak Imin Panen Hujatan Gara-gara Bikin Gaduh Soal Penundaan Pemilu 2024, PKB: Demokrasi Tidak Mengharamkan Usulan

Cak Imin Panen Hujatan Gara-gara Bikin Gaduh Soal Penundaan Pemilu 2024, PKB: Demokrasi Tidak Mengharamkan Usulan

Bogor | Kamis, 03 Maret 2022 | 08:55 WIB

ICW: Penundaan Pemilu 2024 Berpotensi Memunculkan Kepemimpinan Otoritarian

ICW: Penundaan Pemilu 2024 Berpotensi Memunculkan Kepemimpinan Otoritarian

Jakarta | Kamis, 03 Maret 2022 | 07:30 WIB

2 Kekuatan yang Dapat Cegah Penundaan Pemilu 2024, Azis Samual Mengelak Terlibat Kasus Pengeroyokan Ketum KNPI

2 Kekuatan yang Dapat Cegah Penundaan Pemilu 2024, Azis Samual Mengelak Terlibat Kasus Pengeroyokan Ketum KNPI

Jakarta | Kamis, 03 Maret 2022 | 07:00 WIB

Hidayat Nur Wahid Tegas Tolak Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

Hidayat Nur Wahid Tegas Tolak Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

Kalbar | Rabu, 02 Maret 2022 | 23:10 WIB

Tolak Penundaan Pemilu, Sekjen PSI: Tetap pada 14 Februari 2024

Tolak Penundaan Pemilu, Sekjen PSI: Tetap pada 14 Februari 2024

Jakarta | Kamis, 03 Maret 2022 | 06:30 WIB

Tolak Usulan Penundaan Pemilu 2024, Wakil Ketua MPR Singgung Keputusan Antara KPU, Pemerintah dan DPR

Tolak Usulan Penundaan Pemilu 2024, Wakil Ketua MPR Singgung Keputusan Antara KPU, Pemerintah dan DPR

News | Kamis, 03 Maret 2022 | 05:55 WIB

Terkini

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

Bali | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:32 WIB

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Sulsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:11 WIB

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×