7 Daftar Negara Pendukung Rusia dalam Menginvasi Ukraina, Ada yang Dulu Pernah Jadi Musuh dan Terlibat Perang

Rifan Aditya

Kamis, 03 Maret 2022 | 20:27 WIB
7 Daftar Negara Pendukung Rusia dalam Menginvasi Ukraina, Ada yang Dulu Pernah Jadi Musuh dan Terlibat Perang
Ilustrasi Rusia - 7 Daftar Negara Pendukung Rusia dalam Menginvasi Ukraina (Pixabay)

Suara.com - Invasi Rusia terhadap Ukraina saat ini tengah menjadi sorotan dunia. Beberapa negara menentang keras aksi Rusia tersebut karena bisa menyebabkan terjadinya Perang Dunia Ke III. Namun ada pula negara pendukung Rusia.

Lalu mana saja daftar negara pendukung Rusia? Presiden Rusia, Vladimir Putin mengambil langkah untuk menginvasi Ukraina sejak 24 Februari 2022 lalu. Hal ini lantaran keinginan pemerintah Ukraina yang akan bergabung menjadi bagian dari NATO.

Pernyataan itu pun ditentang oleh pemerintah Rusia, bahkan mereka telah menerjunkan pasukan militernya untuk mempertahankan wilayah Ukraina. Sejumlah negara pun juga turut mendukung langkah Rusia dalam invasi Ukraina. Berikut ini daftar negara pendukung Rusia

Daftar Negara Pendukung Rusia 

1. Chechnya

fakta menarik chechnya (depositphotos
fakta menarik chechnya (depositphotos

Negara pendukung Rusia yang pertama adalah Chechnya. Chechnya secara terang-terangan memberikan dukungan atas aksi Rusia yang menginvasi Ukraina dengan mengirimkan 12.000 pasukan perang mereka. Bahkan Jenderal pasukan Chechnya, Magomed Tushaev dikabarkan tewas saat turun membela Rusia. 

2. Moskow

Moskow menjadi negara yang disebut mendukung Rusia. Bahkan terdapat  pasukan pro Rusia yang berada di wilayah Donbass Ukraina yang mayoritas oranya berbahasa Rusia. Moskow akan menjadi salah satu negara yang mendukung Rusia dalam Invasi yang dilakukan terhadap Ujraina. 

3. Iran

baca juga
Ilustrasi bendera Iran. [AFP]
Ilustrasi bendera Iran. [AFP]

Ketegangan yang terjadi antara Iran dan Amerika Serikat membuat Rusia mengambil langkah untuk mendukung Iran. Rusia bahkan telah bekerja sama dengan Iran dalam perang Suriah dengan memasok senjata ke negara tersebut. Selain itu, setelah kesepakatan nuklir gagal Rusia semakin konsisten mendekati Iran. 

Oleh karena itu, dalam invasi yang terjadi saat ini Iran dipastikan memberikan dukungan terhadap Rusia. Dalam hal apapun Iran akan menunjukkan dukungannya. Karena Rusia dianggap telah banyak membantu Iran saat dijatuhi sanki ekonomi oleh Amerika Serikat. 

4. China

Ilustrasi bendera China. (Foto: Shutterstock)
Ilustrasi bendera China. (Foto: Shutterstock)

Hubungan antara Rusia dan China pernah memanas beberapa puluh tahun lalu. Bahkan mereka pernah terlibat perang karena memperebutkan pulau Zhenbao. Namun saat ini China telah menjadi mitra utama Rusia.

China dan Rusia telah menjalin kerja sama multi dimensi mulai dari perdangan, militer hingga luar angkasa. Jadi sudah dipastikan bahwa China akan mendukung penuh langkah Rusia. 

5. Myanmar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dubes Vasyl Hamianin: Pria Ukraina Memang Humoris tapi Siap Mati untuk Tanah Air

Dubes Vasyl Hamianin: Pria Ukraina Memang Humoris tapi Siap Mati untuk Tanah Air

Bekaci | Kamis, 03 Maret 2022 | 20:23 WIB

Roman Abramovich Jual Chelsea, Tiga Hal Buruk Ini Bayangi The Blues

Roman Abramovich Jual Chelsea, Tiga Hal Buruk Ini Bayangi The Blues

Bola | Kamis, 03 Maret 2022 | 20:18 WIB

Prabowo Terus Upayakan Kontak dengan Kemhan Rusia, Agar Evakuasi WNI Berjalan Aman

Prabowo Terus Upayakan Kontak dengan Kemhan Rusia, Agar Evakuasi WNI Berjalan Aman

News | Kamis, 03 Maret 2022 | 20:04 WIB

Terkini

4 Shio yang Makin Hoki Setelah 20 September 2026, Hidup Lancar dan Sesuai Rencana

4 Shio yang Makin Hoki Setelah 20 September 2026, Hidup Lancar dan Sesuai Rencana

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 06:47 WIB

Review Plastic Beauty: Sisi Gelap Operasi Plastik yang Dikemas Brutal dan Realistis

Review Plastic Beauty: Sisi Gelap Operasi Plastik yang Dikemas Brutal dan Realistis

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 06:40 WIB

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

×