Soroti Wacana Penundaan Pemilu 2024, Pengamat: Pengusul Harusnya Dihukum!

Nur Afitria Cika Handayani

Minggu, 06 Maret 2022 | 12:59 WIB
Soroti Wacana Penundaan Pemilu 2024, Pengamat: Pengusul Harusnya Dihukum!
Presiden Joko Widodo. [WartaEkonomi.co.id]

Suara.com - Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS) Anthony Budiawan memberikan sorotan wacana penundaan Pemilu 2024.

Dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com, usulan tentang wacana penundaan Pemilu 2024 seharusnya tidak diperbolehkan.

Anthony mengatakan, siapapun tidak diperbolehkan memberikan usulan tersebut.

Sebab, usulan tersebut bertentangan dengan hukum yang berlaku. Bahkan, melanggar adanya konstitusi.

"Pak Presiden, sebagai masukan, menurut saya Indonesia sebagai negara hukum, siapapun tidak boleh usulkan hal yang berlawanan dengan hukum yang berlaku apalagi berlawanan dengan konstitusi," kata Anthony, seperti dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com, Minggu (6/3/2022).

Anthony menilai, pemberi usulan tersebut harus dijatuhi hukuman sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Harusnya pengusul diberi hukuman," imbuhnya.

Anthony menambahkan, siapapun tidak diperbolehkan untuk memangkas masa jabatan Presiden.

"Begitu juga, siapapun tidak boleh usul mengurangi masa jabatan Presiden, DPR tidak boleh usulkan kepada MPR ubah konstitusi memperpendek masa jabatan Presiden misalnya menjadi dua tahun," jelasnya.

baca juga

Hal tersebut tidak boleh dilakukan karena terdapat aturan dan konstitusi yang ada.

"Kecuali Presiden melanggar hukum berat termasuk melanggar konstitusi, bukankah begitu bunyi UUD," imbuhnya.

Seperti diketahui, wacana perpanjangan masa jabatan presiden mencuat kembali setelah pernyataan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Cak Imin yang meminta agar Pemilu 2024 ditunda hingga dua tahun itu kemudian mendapat sambutan dari sejumlah partai, seperti Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Wanti-wanti Soal Wacana Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

Pakar Wanti-wanti Soal Wacana Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

News | Minggu, 06 Maret 2022 | 12:37 WIB

Prabowo Disebut Sosok yang Pantas Gantikan Jokowi, Ini Alasannya

Prabowo Disebut Sosok yang Pantas Gantikan Jokowi, Ini Alasannya

News | Minggu, 06 Maret 2022 | 12:15 WIB

Soal Wacana Penundaan Pemilu 2024, GPMI: Mau Kapanpun, Anies Baswedan Tetap Menang

Soal Wacana Penundaan Pemilu 2024, GPMI: Mau Kapanpun, Anies Baswedan Tetap Menang

News | Minggu, 06 Maret 2022 | 11:45 WIB

Masuk Bursa Capres 2024, Kekuatan dan Kelemahan Puan Maharani Diungkap

Masuk Bursa Capres 2024, Kekuatan dan Kelemahan Puan Maharani Diungkap

News | Minggu, 06 Maret 2022 | 11:22 WIB

Jokowi Disebut Belum Pernah Ajak Diskusi Soal Wacana Masa Jabatan Presiden

Jokowi Disebut Belum Pernah Ajak Diskusi Soal Wacana Masa Jabatan Presiden

News | Minggu, 06 Maret 2022 | 10:48 WIB

Politisi Demokrat Kritik Penjelasan Presiden soal Usulan Penundaan Pemilu, Singgung Khilafah hingga Komunis

Politisi Demokrat Kritik Penjelasan Presiden soal Usulan Penundaan Pemilu, Singgung Khilafah hingga Komunis

News | Minggu, 06 Maret 2022 | 10:05 WIB

Terkini

Ternyata Ini di Balik Benjamin Netanyahu Tolak 15 Poin Perdamaian Gaza dari Donald Trump

Ternyata Ini di Balik Benjamin Netanyahu Tolak 15 Poin Perdamaian Gaza dari Donald Trump

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:47 WIB

Kapal dari Teluk Thailand Bawa 1,3 Ton Ketamine, Disembunyikan di Ruang Rahasia ABK

Kapal dari Teluk Thailand Bawa 1,3 Ton Ketamine, Disembunyikan di Ruang Rahasia ABK

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:46 WIB

Jebakan Narsisme Kebudayaan: Mengapa Delegasi Mahasiswa Harus Berhenti Sekadar Jadi 'Performer'

Jebakan Narsisme Kebudayaan: Mengapa Delegasi Mahasiswa Harus Berhenti Sekadar Jadi 'Performer'

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:46 WIB

JPPI Minta Evaluasi Buku Pelajaran Tak Dimanfaatkan untuk Kepentingan Bisnis

JPPI Minta Evaluasi Buku Pelajaran Tak Dimanfaatkan untuk Kepentingan Bisnis

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:45 WIB

Dari Kemiren untuk Kemiren: Kiprah Kang Edai Bersama Astra

Dari Kemiren untuk Kemiren: Kiprah Kang Edai Bersama Astra

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:45 WIB

Kala Hati Mengajak Pulang: Perjalanan Nyoman Nadiana Membangun Desa Les

Kala Hati Mengajak Pulang: Perjalanan Nyoman Nadiana Membangun Desa Les

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:42 WIB

Takut Dibom Houthi, Kapal Tanker Arab Saudi Samarkan Rute Pelayaran ke Terusan Suez

Takut Dibom Houthi, Kapal Tanker Arab Saudi Samarkan Rute Pelayaran ke Terusan Suez

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:37 WIB

Jelang HUT RI dan 5 Abad Jakarta, Pemkot Jaksel Sikat PKL hinga Parkir Liar di Kalibata City

Jelang HUT RI dan 5 Abad Jakarta, Pemkot Jaksel Sikat PKL hinga Parkir Liar di Kalibata City

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:37 WIB

Perbedaan Sifat Gemini Mei dan Gemini Juni, Kamu Related?

Perbedaan Sifat Gemini Mei dan Gemini Juni, Kamu Related?

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:33 WIB

Nyoman Nadiana: Sosok di Balik Kebangkitan Garam Tradisional Bali yang Tembus Pasar Modern

Nyoman Nadiana: Sosok di Balik Kebangkitan Garam Tradisional Bali yang Tembus Pasar Modern

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:32 WIB

×