PKB, Golkar, PAN Hembuskan Pemilu 2024 Ditunda, Pengamat: Rencana Jahat Oligarki Beli Parpol Demi Langgengkan Kekuasaan?

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Senin, 07 Maret 2022 | 11:00 WIB
PKB, Golkar, PAN Hembuskan Pemilu 2024 Ditunda, Pengamat: Rencana Jahat Oligarki Beli Parpol Demi Langgengkan Kekuasaan?
Ilustrasi politisi gaungkan penundaan pemilu 2024. (Suara.com/Ema Rohimah)

Suara.com - Analis Politik Sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, mengatakan demokrasi Indonesia saat ini dalam bahaya.

Pernyataan ini muncul setelah kesepakatan tanggal pemungutan suara Pemilu 2024 ditentukan dan disepakati bersama pada 14 Februari, kemudian muncul wacana untuk menunda pesta demokrasi lima tahunan itu.

Di mana wacana itu, menurut Pangi tidak muncul begitu saja. Melainkan telah dirancang sedemikian rupa hingga terkesan sistematis dan memanfaakan momen lewat tiga pimpinan partai politik.

"Pada saat yang sama tiba-tiba secara sistematis, keluar statement para ketua umum partai koalisi Golkar, PKB dan PAN, tone-nya sama, menginginkan agar jadwal pemilu ditunda. Apakah ini fenomena alamiah?" kata Pangi dalam keterangannya, Senin (7/3/2022).

Ia lantas bertanya-tanya siapa operator politik yang mendesain wacana penundan Pemilu hingga ramai menjadi sorotan belakangan ini. Pertanyaan kemudian mengerucut kepada para kalangan elite atau oligarki.

Para oligarki ini disinyalir ingin melanggengkan kuasa mereka pada rezim. Sehingga salah satu jalan yang ingin ditempuh ialah lewat penundaan Pemilu yang muaranya untuk menambah jabatan Presiden Jokowi satu atau beberapa tahun ke depan.

"Apakah dalangnya adalah kelompok basis kekuasaan para oligarki? Aktor-aktor yang tidak menginginkan pestanya cepat berakhir, rencana jahat para oligarki membeli partai-partai politik demi melanggengkan kekuasaanya?" ujar Pangi.

Dari semua adanya tudingan terhadap oligarki, Pangi mengingatkan agar jangan sampai Indonesia mengalami kemunduran dari sistem demokrasi yang sudah berlangsung sejak reformasi.

"Kita tidak boleh mundur kembali dari demokrasi, jalan demokrasi adalah pilihan rakyat Indonesia. Bahwa demokrasi adalah satu satunya produk dari apa yang disebut reformasi, yang harus kita lakukan adalah memperjuangkan eksistensi demokrasi, menyelamatkan dan mensukseskan trayek demokrasi," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Petinggi PKB Kembali Singgung Pemilu 2024, Ngabalin: Lu Siapa sih, Ngomong Seenak Perut Begitu

Petinggi PKB Kembali Singgung Pemilu 2024, Ngabalin: Lu Siapa sih, Ngomong Seenak Perut Begitu

News | Senin, 07 Maret 2022 | 10:24 WIB

Momen Ridwan Kamil Doakan Ketua Golkar Airlangga Hartarto Jadi Presiden

Momen Ridwan Kamil Doakan Ketua Golkar Airlangga Hartarto Jadi Presiden

Riau | Senin, 07 Maret 2022 | 05:55 WIB

Ridwan Kamil: Golkar Menang Pak Airlangga Jadi Presiden

Ridwan Kamil: Golkar Menang Pak Airlangga Jadi Presiden

Sulsel | Senin, 07 Maret 2022 | 06:20 WIB

Terkini

1.200 Aparat Amankan GBK, Kawal Ketat Duel Timnas Indonesia vs Mozambik

1.200 Aparat Amankan GBK, Kawal Ketat Duel Timnas Indonesia vs Mozambik

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:19 WIB

Isi Tas Ransel Sekdin Muara Enim Bikin Kaget: Ada Uang Rp323 Juta Hasil Korupsi Proyek

Isi Tas Ransel Sekdin Muara Enim Bikin Kaget: Ada Uang Rp323 Juta Hasil Korupsi Proyek

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:03 WIB

Kasus Dadan-Silmy Dikaitkan Konflik Elite: 'Stop Maklumi Korupsi Atas Nama Politik'

Kasus Dadan-Silmy Dikaitkan Konflik Elite: 'Stop Maklumi Korupsi Atas Nama Politik'

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:01 WIB

Drama Lahan Roa Malaka: Pihak S Bantah Tudingan Mafia, Singgung Status Tersangka Lawan

Drama Lahan Roa Malaka: Pihak S Bantah Tudingan Mafia, Singgung Status Tersangka Lawan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 19:55 WIB

Menkes Budi Buru-buru Tinggalkan Rapat DPR Usai Pimpinan Dapat WA, Sampai Diminta Hindari Wartawan

Menkes Budi Buru-buru Tinggalkan Rapat DPR Usai Pimpinan Dapat WA, Sampai Diminta Hindari Wartawan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 19:47 WIB

Kemenkes Pasok Pakar Gizi ke BGN, Nanik: MBG Fokus Kualitas Bukan Kuantitas!

Kemenkes Pasok Pakar Gizi ke BGN, Nanik: MBG Fokus Kualitas Bukan Kuantitas!

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 19:43 WIB

Detik-detik Penumpang Transjakarta Kejang dan Muntah di Bus, Evakuasi Berlangsung Dramatis

Detik-detik Penumpang Transjakarta Kejang dan Muntah di Bus, Evakuasi Berlangsung Dramatis

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 19:35 WIB

Ngeri! Ikrar Nusa Bhakti Duga Proyek MBG Jadi Bancakan Dana Pemilu 2029

Ngeri! Ikrar Nusa Bhakti Duga Proyek MBG Jadi Bancakan Dana Pemilu 2029

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 19:34 WIB

Rincian Jatah Korupsi di Muara Enim: Bupati 5 Persen, Kadis 3 Persen, Sisanya Buat PPK

Rincian Jatah Korupsi di Muara Enim: Bupati 5 Persen, Kadis 3 Persen, Sisanya Buat PPK

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 19:31 WIB

Nama Disebut di Kasus Bea Cukai, Raffi Ahmad Gandeng Hotman Paris Untuk Sikat Para Pemfitnah

Nama Disebut di Kasus Bea Cukai, Raffi Ahmad Gandeng Hotman Paris Untuk Sikat Para Pemfitnah

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:49 WIB