Mengapa Banyak Orang Kaya Rusia Menyingkir ke Uni Emirat Arab?

Rabu, 16 Maret 2022 | 16:39 WIB
Mengapa Banyak Orang Kaya Rusia Menyingkir ke Uni Emirat Arab?
DW

"Sekarang, jika Anda memulai sebuah perusahaan di UEA, Anda akan ditanya siapa yang sebenarnya berada di baliknya," kata Martini kepada DW.

Meskipun Maira Martini dan Jodi Vittori sepakat, bahwa belum terlalu banyak yang dilakukan untuk menegakkan aturan baru tersebut.

Selain itu, birokrasi yang serampangan membuat orang mudah untuk menyembunyikan kekayaan di UEA, kata Maira Martini.

Misalnya, UEA memiliki 39 tempat registrasi yang berbeda untuk perusahaan, karena negara ini terdiri dari tujuh emirat yang punya otoritasnya sendiri-sendiri. "Bagaimana itu bisa menjadi sistem yang efektif?" kata Maira Martini.

Di samping itu masih ada lebih dari 40 "zona bebas" di UEA, di mana orang asing dapat mendirikan atau merelokasi perusahaan.

Mengapa UEA?

Dengan berinvestasi di sektor properti dan modal sekitar 272 ribu dolar AS, orang bisa mendapat visa tinggal di UEA untuk tiga tahun. Kalau berinvestasi sekitar 1,36 juta dolar AS, akan mendapat visa untuk lima tahun.

Namun, Dubai juga memiliki banyak hal yang disebut Jodi Vittori sebagai kawasan "uang bersih". Banyak bisnis multinasional yang beroperasi di Timur Tengah berkumpul di kawasan itu.

"Tidak ada yang mau berinvestasi di lokasi 'uang kotor', karena semua orang tahu itu melanggar hukum. Itu akan terlalu mencolok," jelasnya.

Baca Juga: Konflik Rusia-Ukraina Picu Harga Batu Bara Melesat, Devisa Negara Juga Meningkat

Situasi politik juga menguntungkan bagi pembawa modal. Setiap emirat UEA dijalankan oleh sebuah monarki, berdasarkan otoritas kesukuan. Kebebasan berbicara dan kebebasan pers juga dibatasi. Berarti pengawasan kurang, terutama dari para wartawan atau aktivis, kata Jodi Vittori.

"Mereka mungkin tidak peduli dengan perkembangan politik di negerinya, tetapi ketika menyangkut di mana mereka bisa menyimpan uang, para koruptor dan oligarki sangat peduli dengan hukum dan ketertiban," kata Maira Martini.

Dubai telah lama menjadi tujuan populer bebas visa bagi warga Rusia. Sekitar 730.000 turis Rusia datang pada 2019, sebelum pandemi membatasi perjalanan global.

Sekarang ada sekitar 100.000 penutur bahasa Rusia yang tinggal di UEA, dengan sekitar 40 ribu orang berasal dari Rusia dan sisanya dari bekas Uni Soviet. (hp/ha)

Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI