Kebutuhan Pengasuh di Australia Naik, Ada Rencana Jumlah WHV Ditingkatkan

Siswanto, ABC

Jum'at, 25 Maret 2022 | 18:24 WIB
Kebutuhan Pengasuh di Australia Naik, Ada Rencana Jumlah WHV Ditingkatkan
Ilustrasi anak dan orang tua. (Pexels/August de Richelieu)

Suara.com - Bagi orang tua di Australia yang dua-dua bekerja, seperti pasangan Jamie Burgess dan Nic Dowmengasuh ketiga anaknya sangatlah sulit.

Oleh karenanya pasangan yang tinggal di Baralaba, sebuah kota kecil di Queensland tengah,memutuskan untuk mempekerjakan pengasuh anak yang bekerja di rumah.

"Situasikami berubah, tiba-tiba kami perlu seseorang untuk menjaga anak-anak," kata Nic.

"Kami tidak bisa menemukan babysitter atau pengasuh anak-anakdan kami sudah berusaha mencari beberapa lama."

Mereka memutuskan untuk mencari pengasuh, baik laki-laki atau perempuan, dari mana saja di luar Australia.

"

"Kami mengatakan senang dengan siapa saja, seseorang yang baik dalam mengasuh anak-anak," kata Nic.

"

'Au pair' banyak dibutuhkan

Menurut yayasan yang mendatangkan para pengasuh bayi dan anak-anakke Australia, ada permintaan besarkarena orang tua di Australia semakin sibuk dengan pekerjaan mereka.

Walau perbatasan internasional ke Australia sudah dibuka sejak awal tahun 2022, tapidaftar tunggu kedatangan 'au pair' ini semakin panjang dan banyak keluarga harus menunggu selama berbulan-bulan.

baca juga

Kebanyakan 'au pair' memangberasal dari Eropa, karena yang dibutuhkan adalah mereka yang bisa berbahasa Inggris.

Menurut beberapa yayasan pengasuh bayi dan anak-anak, perang di Ukraina memberi dampak besar karena banyak yang khawatir jikaharus terbang jauh untuk mencapai Australia.

Salah seorang pengasuh bayi yang sudah tiba di Australia adalah Chris Martin 25 tahun asal Jerman.

Beberapa pekansetelah Jamiedan Nic mengajukan permintaan untuk mendapatkan 'au pair', Chris kemudian bergabung.

Menurut Chris ini adalah saat yang tepat untuk bisa ke Australia.

"

"Ini adalah seperti sebuah petualangan bagi saya," katanya.

"

Sebagai imbalan untuk mengurus tiga orang anak, Chris mendapatkan penginapan dan makanan gratis dan upah yang menurutnya lumayan.

"Adalah hal yang bermanfaat untuk mendatangi negara lain yang bisa berbahasa Inggris dan melihat apa yang ada untuk menambah pengalaman budaya."

Chris mengatakan ia menikmati keadaan di Australia saat ini dan masih akan terus melakukan perjalanan menelusuri Queensland lebih banyak.

"Kami akan ke Gladstone akhir pekan inidan juga akan pergi ke Pantai Airlie," katanya.

"

"Sejauh ini apa yang saya alami cocok dengan perkiraan saya sebelumnya, yakni orang Australia bersahabat, hidupnya santai dan mereka sangat-sangat tertarik dengan olahraga."

"

Dampak perang bagi perjalanan internasional

Presiden Asosiasi Aur Pair Budaya Australia, Jackie Rylance mengatakan berbagai yayasan sebenarnya berharap semakin banyakpengasuh bayi dan anak yang datang dari Eropa, ketika perbatasan internasional ke Australia dibuka.

Namun ia mengatakan invasi Rusia ke Ukraina membuat sebagian mereka tidak mau bepergian.

"Mereka khawatir harus melakukan perjalanan begitu jauh ke Australia dan tidak tahu mengenai apa yang akan terjadi di Ukraina dan dampaknya ke Eropa," kata Jackie.

"

"Dan selama pandemi dua tahun sebelumnya, tidak ada au pair yang datang sama sekali, dan ini berat bagi banyak keluarga.'

"

Salah satu agen penempatan pekerja mengatakan mereka punyadaftarkeluarga Australia yang membutuhkan dan sudah lama menunggu.

Juru bicaranya, Miryam Aubert, mengatakan dia berharap adanya peningkatan kedatangan pengasuh bayi mulai bulan Juli karena tahun ajaran akan berakhir di Eropa.

Dia juga berharap bahwa program working holiday visa (WHV), visa berlibur sambil bekerja diperluas ke lebih banyak negara.

"Kami bisa menempatkan lebih banyak au pair bila visa diberikan kepada lebih banyak negara," kata Miryam.

"

"Ada banyak pengasuh anak yang menghubungi kami untuk melamar pekerjaan dari negara-negara Amerika Latin dan negara Eropa lainnya, namun tidak bisa diterima karena kewarganegaraan mereka."

"

"Ada keluarga yang sudah menyampaikan dukungan dengan kesediaan mereka menerima pengasuh bayi asal Ukraina, namun sayangnya ini tidak memungkinkan karena Ukraina tidak masuk dalam daftar dalam program WHV."

Pemerintah mempertimbangkan memperluas program WHV

Lebih dari 11 ribu pemegang working holiday visa (WHV) sudah tiba di Australia dalam empat bulan terakhir, dan hampir 48 ribu visa baru sudah dikeluarkan sejak adanya pengumuman bahwa perbatasan internasional dibuka lagi.

Juru bicara Departemen Dalam Negeri Australia mengatakan bahwa Argentina, Chile, Peru, Spanyol dan Uruguay sudah menjadi negara yang masuk program WHV ke Australia.

"

"Pemerintah terus mempertimbangkan untuk memperluas program WHV dengan perundingan bilateral dengan negara-negara mitra baru," kata juru bicara tersebut.

"

Departemen tersebut mengatakan Australia sedang merundingkan visa working holiday baru (subclass 462), dengan 16 negara termasuk Brasil, Costa Rica, dan Paraguay.

Artikel ini diproduksi oleh Sastra Wijaya dariABC News

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:10 WIB

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:58 WIB

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Laba Bank Jago Meroket 50 Persen Jadi Rp298 Miliar hingga Kuartal III-2026

Laba Bank Jago Meroket 50 Persen Jadi Rp298 Miliar hingga Kuartal III-2026

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:37 WIB

Urutan Skincare Pagi untuk Anak Sekolah agar Wajah Cerah dan Segar

Urutan Skincare Pagi untuk Anak Sekolah agar Wajah Cerah dan Segar

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:29 WIB

Bos BEI Tertarik BUMN Hasil Restrukturisasi Danantara Bisa Melantai di Bursa

Bos BEI Tertarik BUMN Hasil Restrukturisasi Danantara Bisa Melantai di Bursa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:23 WIB

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:55 WIB

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:00 WIB

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:51 WIB

Terkini

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:05 WIB

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton

Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:59 WIB

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:58 WIB

Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang

Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:48 WIB

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:40 WIB

×