Apdesi Beri Gelar Bapak Pembangunan Desa, Jokowi Langsung Menolak: Bukan Saya

Rizki Nurmansyah, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 29 Maret 2022 | 21:44 WIB
Apdesi Beri Gelar Bapak Pembangunan Desa, Jokowi Langsung Menolak: Bukan Saya
Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) Apdesi di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (29/3/2022). [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]

Suara.com - Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) memberikan gelar Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebagai Bapak Pembangunan Desa. Namun gelar itu ditolak langsung oleh Jokowi.

Awalnya, Ketua Umum Apdesi Surtawijaya menyampaikan bahwa kepala desa se-Indonesia telah memberikan gelar tersebut kepada Jokowi dalam acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) Apdesi di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (29/3/2022).

Kepala desa yang hadir dalam acara tersebut juga kompak menyerukan kata setuju atas pemberian gelar tersebut.

"Hal yang wajar kita berikan saat ini beliau selaku Bapak Pembangunan Desa, setuju?" tanya Surtawijaya.

"Setuju," jawab para kepala desa secara kompak.

Setelah itu, Surtawijaya meminta seluruh kepala desa yang hadir untuk berdiri dan mengangkat satu tangannya ke atas.

"Kalau tidak setuju tidak perlu munafik kepada saya berdiri semua harus setuju," ujarnya.

Surtawijaya lantas mengucap ulang pernyataanya bahwa Apdesi telah memberikan gelar kepada Jokowi sebagai Bapak Pembangunan Desa. Tak lupa, Surtawijaya mengucapkan takbir.

"Terima kasih pak presiden inilah bahwa kami menyatakan bapak Jokowi selaku Bapak Pembangunan Desa. Allahu akbar!" teriaknya seraya diikuti para kepala desa.

baca juga

Meski begitu, Jokowi tidak lantas menerima gelar tersebut. Ia merasa tidak layak menerima gelar Bapak Pembangunan Desa dari para kepala desa.

"Tadi yang terakhir yang disampaikan mengenai Bapak Pembangunan Desa, yang layak itu bapak, ibu semuanya bukan saya," kata Jokowi saat berpidato.

Menurutnya, yang lebih berhak untuk mendapatkan gelar itu adalah para kepala desa yang sudah bekerja demi wilayahnya masing-masing.

"Karena yang membangun desa itu bapak, ibu semuanya, yang bekerja keras membangun desa bapak, ibu semuanya. Saya itu bagian policy di atas, jadi bapak pembangunannya itu bapak, ibu semuanya," kata Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apdesi Keluhkan Gaji Kepala Desa Dibayar per 3 Bulan, Jokowi ke Mendagri: Ubah, Bayarkan Setiap Bulan

Apdesi Keluhkan Gaji Kepala Desa Dibayar per 3 Bulan, Jokowi ke Mendagri: Ubah, Bayarkan Setiap Bulan

Jakarta | Selasa, 29 Maret 2022 | 21:09 WIB

Usai Silatnas Apdesi Siap Dukung Jokowi Tiga Periode, PKS: Bukti Ada Pembiaran dari Presiden

Usai Silatnas Apdesi Siap Dukung Jokowi Tiga Periode, PKS: Bukti Ada Pembiaran dari Presiden

News | Selasa, 29 Maret 2022 | 20:35 WIB

Temui Jokowi di Istana, Kepala Otorita IKN Jelaskan Tiga Aspek Penting Pembangunan IKN

Temui Jokowi di Istana, Kepala Otorita IKN Jelaskan Tiga Aspek Penting Pembangunan IKN

News | Selasa, 29 Maret 2022 | 19:11 WIB

Terkini

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB