Survei Indikator Politik Sebut Kepercayaan Publik Ke KPK Merosot, Jubir KPK: Ada Perbaikan dan Optimisme Publik

Chandra Iswinarno, Welly Hidayat

Senin, 04 April 2022 | 15:48 WIB
Survei Indikator Politik Sebut Kepercayaan Publik Ke KPK Merosot, Jubir KPK: Ada Perbaikan dan Optimisme Publik
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. [Antara]

Suara.com - Lembaga survei Indikator Politik Indonesia menilai kepercayaan publik terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus merosot sejak tahun 2019. Hasil itu merujuk pada survei yang kembali digelar pada 11 sampai 12 Februari 2022.

Survei tahun 2018 sempat paling tinggi tingkat kepercayaan publik terhadap KPK mencapai 84.4 persen. Kemudian, terus merosot tajam sampai Februari tahun 2022 kini hanya sebesar 73.8 persen.

Menanggapi itu, KPK mengklaim hasil survei kepercayaan publik terhadap lembaga antirasuah mengalami perbaikan dan kenaikan.

Plt Juru Bicara KPK menilai dari lembaga survei indikator yakni dari pengukuran pada November 2021 mencapai 71,1 persen mengalami kenaikan pada Desember 2021 menjadi 71,7 persen. Kemudian pada Februari 2022 ini terus naik menjadi 73,8 persen

"Hasil survei menunjukan perbaikan dan optimisme publik dalam pemberantasan korupsi. Dari tiga pengukuran terakhir mengalami peningkatan yang positif," ungkap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dikonfirmasi pada Senin (4/4/2022).

"Perbaikan indeks penilaian tersebut menunjukan persepsi publik terhadap upaya pemberantasan korupsi, mengalami peningkatan. Terlebih dari dua pengukuran terakhir yang mengalami perbaikan secara signifikan, yakni sebesar kurang lebih 2,1 poin," katanya.

Ali menyebut, kenaikan tiga pengukuran lembaga survei Indikator tersebut atas capaian bersama KPK berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

"Baik aparat penegak hukum lainnya, kementerian atau lembaga, pemerintah daerah, BUMN/D, pelaku usaha, serta masyarakat dari berbagai unsur," ucapnya.

Selain itu, kata Ali, optimisme pemberantasan korupsi juga tercermin dari dua pengukuran lainnya. Yakni, Indeks Persepsi Korupsi (CPI) diukur dalam skala internasional. Kemudian, Survei Penilaian Integritas (SPI) yang diukur secara nasional.

baca juga

Menurut Ali, hasil yang diukur dalam CPI pada awal tahun ini diklaimnya mengalami peningkatan baik dari skor indeks maupun peringkatnya.

"Indeks CPI naik satu poin, dengan perbaikan peringkat sebesar enam tingkat," ujarnya.

Sementara, kata Ali, hasil SPI yang diukur dengan 250 ribu lebih responden menunjukkan skor indeks 72,4, di atas rata-rata nasional sebesar 70.

Maka itu. Ali berharap tren positif dari pencapaian ketiga survei ini menjadi trigger bagi KPK dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kinerja dalam pemberantasan korupsi.

"Untuk terus meningkatkan tren positif upaya-upaya pemberantasan korupsi secara menyeluruh, baik melalui pendekatan strategi pendidikan, Pencegahan, maupun penindakan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Survei KPK, Banten Peringkat 5 Dari Bawah, Ini Kata Gubernur Wahidin

Hasil Survei KPK, Banten Peringkat 5 Dari Bawah, Ini Kata Gubernur Wahidin

Banten | Sabtu, 05 Oktober 2019 | 02:30 WIB

Buat Survei, KPK Ceritakan Tentang Mahar Parpol

Buat Survei, KPK Ceritakan Tentang Mahar Parpol

News | Rabu, 13 September 2017 | 19:58 WIB

Survei: KPK, TNI dan Presiden Dipercaya Sebagai Motor Perubahan

Survei: KPK, TNI dan Presiden Dipercaya Sebagai Motor Perubahan

News | Sabtu, 10 Oktober 2015 | 09:35 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB