Petisi Luhut Ditantang Buka Big Data Tunda Pemilu Sudah Dapat 12 Ribu Tanda Tangan

Ruth Meliana Dwi Indriani

Kamis, 07 April 2022 | 07:52 WIB
Petisi Luhut Ditantang Buka Big Data Tunda Pemilu Sudah Dapat 12 Ribu Tanda Tangan
Petisi tentang Luhut Binsar membuka big data. (Tangkapan layar/change.org)

Suara.com - Belasan ribu orang menantang Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan membuka data pendukung penundaan Pemilu 2024. Dukungan atas tantangan ini disuarakan masyarakat melalui laman change.org.

Petisi ini sebagai bentuk tantangan agar Luhut melakukan transparansi big data 110 juta orang Indonesia yang diklaimnya mendukung penundaan pemilu.

Pembuat petisi ini adalah Alumni Sekolah Antikorupsi atau disingkat SAKTI. SAKTI berpendapat bahwa Luhut harus melakukan transparansi karena menjadi bagian dari informasi publik yang diatur pasal 1 angka 2 UU Nomor 14 Tahun 2008 (UU KIP).

Ternyata, petisi ini mendapat dukungan penuh dari publik. Sudah ada 12.757 orang yang menandatangani petisi dukungan agar Luhut Binsar membuka big data hingga Rabu (6/4/2022) sore.

Diketahui, wacana penundaan pemilu masih menjadi pembahasan panas di masyarakat, terutama media sosial. Wacana ini semakin memanas ketika Luhut Binsar membuat pernyataan kontroversial.

Petisi tentang Luhut Binsar membuka big data. (Tangkapan layar/change.org)
Petisi tentang Luhut Binsar membuka big data. (Tangkapan layar/change.org)

Luhut pernah mengklaim ada 110 juta orang di media sosial yang setuju bahwa Pemilu 2024 ditunda. Ratusan juta orang yang disebut sebagai "big data" ini diklaim menginginkan Presiden Joko Widodo memperpanjang masa jabatannya.

Klaim ini bukan sekadar mendapat tentangan dari masyarakat umum. Para elit politik pun turut menyoroti klaim Luhut Binsar. Salah satunya Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto yang meminta Luhut Binsar mengklarifikasi pernyataan tersebut.

Lembaga survei Saiful Mujani Research & Consultan (SMRC) kemudian merilis data bantahan terkait klaim Luhut Binsar. Dari data SMRC yang dipaparkan Deni Irvani secara daring, para pemilih PDIP mayoritas justru menolak penundaan pemilu dengan berbagai alasan.

Terbaru, Presiden Jokowi tampaknya mulai gerah dengan wacana ini. Bahkan dengan tegas Presiden Jokowi meminta seluruh menteri Kabinet Indonesia Maju untuk tidak lagi berbicara mengenai isu penundaan Pemilu 2024.

baca juga

Bukan hanya Pemilu 2024, Presiden Jokowi juga meminta seluruh menteri untuk tak berbicara soal perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

Namun begitu, meski RI 1 sudah meminta para menteri tak menggulirkan bola panas, perbincangan di media sosial masih panas. Terbukti dengan munculnya petisi desakan terhadap Luhut untuk membuka klaim big data rakyat dukung pemilu.

Orang-orang yang menandatangani petisi kemudian turut berkomentar di kolom petisi tentang Luhut Binsar. Mayoritas sudah tak membahas penundaan Pemilu 2024, namun lebih ke desakan tentang klaim Luhut.

"Saya tidak akan mempermasalahkan diundur atau tidaknya Pemilu, yang jadi masalah adalah benarkah Rakyat yang meminta," tulis akun bernama Mu****ad R**a.

"Buka datanya, pak! Kalau benar valid, ga ada yang perlu ditutupi," tulis D***g No***a.

"Tidak yakin dengan yang dikatakan Luhut," tulis Y***t Sup****nto.

"Ngomong ke publik ya data harus diungkap, kalau diumpetin berarti hoaks," tulis I***e H**i.

Kontributor : Lukman Hakim

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Larang Menteri Koar-koar Tunda Pemilu Cerminkan Jokowi Patuh Konstitusi, Tidak Bolehkan Jabat Tiga Periode

Presiden Larang Menteri Koar-koar Tunda Pemilu Cerminkan Jokowi Patuh Konstitusi, Tidak Bolehkan Jabat Tiga Periode

News | Rabu, 06 April 2022 | 21:41 WIB

Bertemu Jokowi di Istana, Puan Maharani: Topik Pemulihan Ekonomi Rakyat Lebih Penting Ketimbang Wacana Tunda Pemilu

Bertemu Jokowi di Istana, Puan Maharani: Topik Pemulihan Ekonomi Rakyat Lebih Penting Ketimbang Wacana Tunda Pemilu

News | Rabu, 06 April 2022 | 20:54 WIB

BEM Malang Raya Bikin Petisi Tolak Kenaikan Harga BBM, Sudah 2 Ribu Lebih Tanda Tangan

BEM Malang Raya Bikin Petisi Tolak Kenaikan Harga BBM, Sudah 2 Ribu Lebih Tanda Tangan

Malang | Rabu, 06 April 2022 | 20:51 WIB

Kritik Partai Nonkoalisi ke Presiden: Terlambat Larang Menteri Ngomong Tunda Pemilu, Giliran Suara Jokowi yang Ditunggu

Kritik Partai Nonkoalisi ke Presiden: Terlambat Larang Menteri Ngomong Tunda Pemilu, Giliran Suara Jokowi yang Ditunggu

News | Rabu, 06 April 2022 | 16:30 WIB

Larang Menteri Koar-koar, PKB: Semoga Perintah Jokowi jadi Batu Nisan yang Kubur Wacana Tunda Pemilu dan Isu 3 Periode

Larang Menteri Koar-koar, PKB: Semoga Perintah Jokowi jadi Batu Nisan yang Kubur Wacana Tunda Pemilu dan Isu 3 Periode

News | Rabu, 06 April 2022 | 15:29 WIB

Ada Menteri Dukung Presiden 3 Periode, Ketua JoMan: Jokowi Harus Dijaga dari Pemikiran Jahat

Ada Menteri Dukung Presiden 3 Periode, Ketua JoMan: Jokowi Harus Dijaga dari Pemikiran Jahat

News | Rabu, 06 April 2022 | 15:20 WIB

Terkini

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:00 WIB

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:50 WIB

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:48 WIB

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:35 WIB

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:30 WIB

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:10 WIB

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:06 WIB

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:05 WIB

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:00 WIB

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:45 WIB

×