Cerita Polisi Jujur Paween Pongsirin: Pembongkar Kasus Perdagangan Manusia Rohingya, Kini Terusir Dari Negerinya Sendiri

Bangun Santoso

Kamis, 07 April 2022 | 11:53 WIB
Cerita Polisi Jujur Paween Pongsirin: Pembongkar Kasus Perdagangan Manusia Rohingya, Kini Terusir Dari Negerinya Sendiri
Mayor Jenderal Polisi Paween Pongsirin. (Foto: The Phuket News)

Satu tokoh utama dalam kasusnya adalah Letnan Jenderal Manas Kongpan. Menurut laporan BBC pada 2017, ia menjadi perwira paling tinggi yang diadili bersama sekitar 100 lebih terdakwa lainnya, termasuk beberapa aparat polisi di Ibu Kota Bangkok.

Dakwaan yang dihadapi para terdakwa itu cukup pelik. Mulai dari penculikan, pembunuhan hingga pemerkosaan.

Belakangan diketahui, Letnan Jenderal Manas Kongpan meninggal dunia di penjara pada 2 Juni 2021. Meski disebut karena serangan jantung, meninggalnya sang jenderal terdakwa kasus perdagangan manusia ini memantik kecurigaan.

Kabur Dan Minta Suaka Ke Australia

Paween Pongsirin kini tinggal di Australia. (Foto: The Guardian)
Paween Pongsirin kini tinggal di Australia. (Foto: The Guardian)

Meski berhasil membongkar kasus mafia perdagangan manusia di negaranya, tantangan yang dihadapi Jenderal Paween justru makin besar. Diduga banyak petinggi, pejabat di negerinya yang tak suka akan sepak terjangnya.

Merasa tak ada yang melindungi, Paween memilih 'kabur' ke Australia melarikan diri dari negerinya sendiri. Menurut laporan AFP 2015 lalu, Paween mengaku khawatir atas keselamatan nyawanya karena ada pejabat-pejabat senior terlibat dalam kasus perdagangan manusia yang ia usut.

“Saya meminta suaka karena tinggal di Thailand untuk saat ini sangat berbahaya. Saya mengkhawatirkan keselamatan diri karena kasus perdagangan manusia ini. Selama saya bekerja, saya mendapat ancaman dan semakin hari semakin buruk,” ujar Paween kepada AFP, Kamis (10/12/2015), setelah tiba di Melbourne, pada awal pekan ini dengan menggunaan visa wisatawan.

Dia menambahkan bahwa dirinya lebih memilih untuk mengundurkan diri dari kepolisian ketimbang menerima jabatan baru karena diduga telah menerima ancaman kematian atas nyawanya.

“Tak ada yang bisa melindungi saya sekarang. Tak ada simpati ataupun belas kasihan dari para bos saya kepada saya,” tambah Paween.

baca juga

Kasus Paween Mencuat Lagi Di 2022

Sejumlah warga etnis Rohingya berada di Pelabuhan Kuala Idi Rayeuk, Aceh Timur, Aceh, Selasa (4/12). [ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas]
Sejumlah warga etnis Rohingya berada di Pelabuhan Kuala Idi Rayeuk, Aceh Timur, Aceh, Selasa (4/12). [ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas]

Setelah enam tahun berlalu, tepatnya pada Februari 2022, kasus Paween dan perdagangan manusia kembali mencuat di Thailand. Publik Negeri Gajah Putih itu kembali ramai akan kasus yang sempat bikin geger 2015 lalu.

Adalah Rangsiman Rome, salah satu anggota parlemen di Thailand yang mengangkat kasus Paween Pongsirin dalam sebuah debat di parlemen.

Menyadur laman Bangkok Post, Rangsiman Rome menyoroti kasus perdagangan manusia yang dulu diusut oleh Jenderal Paween hingga ia memilih kabur ke Australia.

Dalam debat tersebut, Rangsiman mengklaim bahwa Paween berada di bawah tekanan dari pejabat polisi dan militer Thailand, karena penyelidikannya membawanya ke Letnan Jenderal Manas Kongpan, seorang penasihat militer berpangkat tinggi untuk pemerintah.

Letnan Jenderal Manas dijatuhi hukuman penjara 27 tahun, kemudian ditingkatkan menjadi 82 tahun, karena perannya dalam perdagangan migran Rohingya. Dia dinyatakan meninggal karena serangan jantung di Rumah Sakit Pemasyarakatan Medis pada Juni tahun lalu saat menjalani hukuman penjara.

Dalam debat itu, Rangsiman dengan menggebu-gebu mempertanyakan langsung kepada Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha.

Meski tak spesifik memberikan tanggapan soal kasus Paween, Prayut yang seorang jenderal bersikeras bahwa pemerintah Thailand tetap berkomitmen pada janjinya untuk mengatasi perdagangan manusia, penangkapan ikan ilegal dan korupsi.

Jadi Tukang Pasang Jok

Dalam sebuah tayangan channel YouTube yang membahas kasus perdagangan manusia di Thailand. Jenderal Paween disebut kini tinggal di Australia.

Sosok Paween yang disebut sebagai jenderal berhati baja beberapa kali diwawancari media internasional maupun lokal di Australia.

Ia juga disebut tak lagi berprofesi sebagai polisi. Di negeri Kanguru, Paween yang sebelumnya seorang jenderal polisi, kini bekerja sebagai tukang pasang jok mobil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengungsi Rohingya di Aceh Tinggal 155 Orang

Pengungsi Rohingya di Aceh Tinggal 155 Orang

Sumut | Senin, 28 Maret 2022 | 17:49 WIB

Soal Pemindahan Pengungsi Rohingya dari Bireuen, UNHCR Tunggu Keputusan Akhir

Soal Pemindahan Pengungsi Rohingya dari Bireuen, UNHCR Tunggu Keputusan Akhir

Sumut | Rabu, 23 Maret 2022 | 15:55 WIB

Ratusan Pengungsi Rohingya di Aceh Bakal Dipindah ke Pekanbaru

Ratusan Pengungsi Rohingya di Aceh Bakal Dipindah ke Pekanbaru

Riau | Selasa, 22 Maret 2022 | 18:21 WIB

Resmi, Pemerintah Amerika Nyatakan Myanmar Lakukan Genosida Terhadap Minoritas Rohingya

Resmi, Pemerintah Amerika Nyatakan Myanmar Lakukan Genosida Terhadap Minoritas Rohingya

News | Selasa, 22 Maret 2022 | 01:27 WIB

Terdampar di Pesisir, Seratusan Imigran Rohingya Masih Menghuni Tenda Darurat di Aceh

Terdampar di Pesisir, Seratusan Imigran Rohingya Masih Menghuni Tenda Darurat di Aceh

Jogja | Rabu, 16 Maret 2022 | 20:30 WIB

Ratusan Pengungsi Rohingya Terdampar di Bireuen Aceh

Ratusan Pengungsi Rohingya Terdampar di Bireuen Aceh

Sumut | Senin, 07 Maret 2022 | 07:05 WIB

Pukul 2 Pagi, 114 Imigran Rohingya Terdampar di Aceh

Pukul 2 Pagi, 114 Imigran Rohingya Terdampar di Aceh

Jogja | Minggu, 06 Maret 2022 | 15:48 WIB

Terkini

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.911

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.911

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:39 WIB

Lahan Kering Gunungkidul Disulap Jadi Hutan Pangan

Lahan Kering Gunungkidul Disulap Jadi Hutan Pangan

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:38 WIB

Sambut MotoGP Mandalika 2026: Pecco Bagnaia dan Jorge Martin Sudah Tiba, Marquez Kapan?

Sambut MotoGP Mandalika 2026: Pecco Bagnaia dan Jorge Martin Sudah Tiba, Marquez Kapan?

Bali | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:36 WIB

4 Zodiak Paling Hoki pada 6 Oktober 2026, Panen Keberuntungan Berlimpah

4 Zodiak Paling Hoki pada 6 Oktober 2026, Panen Keberuntungan Berlimpah

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:36 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Tapi Masih Dibanderol USD100

Harga Minyak Dunia Turun, Tapi Masih Dibanderol USD100

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:32 WIB

Jangan Puas Menjadi Perakit: Indonesia Harus Naik Kelas dalam Industri

Jangan Puas Menjadi Perakit: Indonesia Harus Naik Kelas dalam Industri

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Sampah Organik Menggunung di Jakarta Jadi Sarang Tikus dan Sebar Penyakit!

Sampah Organik Menggunung di Jakarta Jadi Sarang Tikus dan Sebar Penyakit!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:24 WIB

IHSG Bertahan di Level 6.100 Pagi Ini, Cek Saham AADI

IHSG Bertahan di Level 6.100 Pagi Ini, Cek Saham AADI

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:14 WIB

Malam Ini MK Bacakan Putusan soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran!

Malam Ini MK Bacakan Putusan soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:05 WIB

7 Cara Merawat Sepatu Kanvas Hitam agar Tidak Pudar Setelah Dicuci

7 Cara Merawat Sepatu Kanvas Hitam agar Tidak Pudar Setelah Dicuci

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:05 WIB

×