Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.911

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:39 WIB
Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.911
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah dibuka menguat tipis ke level Rp17.911 per dolar AS pada perdagangan Selasa, 6 Oktober 2026.
  • Penguatan nilai tukar rupiah tersebut dipicu oleh sentimen global akibat penurunan data sektor manufaktur Amerika Serikat.
  • Pergerakan rupiah diperkirakan terbatas karena investor menunggu rilis data ekonomi domestik terbaru pekan ini.

Suara.com - Rupiah berbalik menguat tipis  pada Selasa 6 Oktober 2026. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka ke level Rp17.911 per dolar AS.

Angka ini menguat tipis 5 poin atau naik 0,06 persen dibandingkan penutupan sebelumnya Rp17.917. 

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, penguatan  ini dipengaruhi oleh sentimen global. Salah satunya dolar AS melemah imbas data manufaktur yang menurun

"Rupiah menguat terhadap dolar AS yang terkoreksi setelah data manufaktur AS yang lebih lemah," katanya saat dihubungi Suara.com.

Namun, penguatan diperkirakan terbatas oleh masih tingginya imbal hasil obligasi AS dan minyak mentah dunia. Investor juga masih wait and see menantikan rilis data ekonomi domestik pekan ini yang diantaranya Cadangan Devisa.

"Investor juga masih wait and see menantikan rilis data ekonomi domestik pekan ini yang diantaranya Cadangan Devisa lalu data kepercayaan konsumen dan penjualan ritel. Range rupiah di kisaran Rp17.850-Rp17.950," jelasnya.

Ilustrasi mata uang asing. [Pixabay]
Ilustrasi mata uang asing. [Pixabay]

Sementara itu, pergerakan mata uang di Asia bervariasi. Di mana, dolar Taiwan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,09 persen.

Selanjutnya, ada yen Jepang yang menanjak 0,01 persen dan ringgit Malaysia menguat tipis 0,007 persen terhadap the greenback. Sedangkan, peso Filipina menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,26 persen.

Lalu, won Korea Selatan ambles 0,17 persen dan baht Thailand terkoreksi 0,01 persen. Disusul, dolar Singapura turun 0,008 persen. Kemudian dolar Hong Kong terlihat bergerak tipis dengan kecenderungan melemah 0,006 persen di pagi ini.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Nilai Tukar Rupiah Nyaris Rp18.000 Pada Hari Ini

Alasan Nilai Tukar Rupiah Nyaris Rp18.000 Pada Hari Ini

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 18:35 WIB

Duet Destry-Suahasil Belum Ampuh, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000

Duet Destry-Suahasil Belum Ampuh, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 13:05 WIB

Rupiah Tertekan Ekspektasi Kebijakan AS, BI Perkuat Intervensi di Pasar

Rupiah Tertekan Ekspektasi Kebijakan AS, BI Perkuat Intervensi di Pasar

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 11:50 WIB

Nilai Tukar Rupiah Nyaris Tembus Rp17.900, Dolar AS Menggila Pagi Ini

Nilai Tukar Rupiah Nyaris Tembus Rp17.900, Dolar AS Menggila Pagi Ini

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 10:54 WIB

Uang Bertanda Tangan Purbaya Diburu, BI: Tetap Bisa Buat Bayar

Uang Bertanda Tangan Purbaya Diburu, BI: Tetap Bisa Buat Bayar

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:11 WIB

Fokus Jaga Rupiah, BI Tahan Bunga Acuan 5,75

Fokus Jaga Rupiah, BI Tahan Bunga Acuan 5,75

Foto | Rabu, 23 September 2026 | 17:28 WIB

Terkini

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.911

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.911

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:39 WIB

Lahan Kering Gunungkidul Disulap Jadi Hutan Pangan

Lahan Kering Gunungkidul Disulap Jadi Hutan Pangan

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:38 WIB

Sambut MotoGP Mandalika 2026: Pecco Bagnaia dan Jorge Martin Sudah Tiba, Marquez Kapan?

Sambut MotoGP Mandalika 2026: Pecco Bagnaia dan Jorge Martin Sudah Tiba, Marquez Kapan?

Bali | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:36 WIB

4 Zodiak Paling Hoki pada 6 Oktober 2026, Panen Keberuntungan Berlimpah

4 Zodiak Paling Hoki pada 6 Oktober 2026, Panen Keberuntungan Berlimpah

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:36 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Tapi Masih Dibanderol USD100

Harga Minyak Dunia Turun, Tapi Masih Dibanderol USD100

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:32 WIB

Jangan Puas Menjadi Perakit: Indonesia Harus Naik Kelas dalam Industri

Jangan Puas Menjadi Perakit: Indonesia Harus Naik Kelas dalam Industri

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Sampah Organik Menggunung di Jakarta Jadi Sarang Tikus dan Sebar Penyakit!

Sampah Organik Menggunung di Jakarta Jadi Sarang Tikus dan Sebar Penyakit!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:24 WIB

IHSG Bertahan di Level 6.100 Pagi Ini, Cek Saham AADI

IHSG Bertahan di Level 6.100 Pagi Ini, Cek Saham AADI

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:14 WIB

Malam Ini MK Bacakan Putusan soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran!

Malam Ini MK Bacakan Putusan soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:05 WIB

7 Cara Merawat Sepatu Kanvas Hitam agar Tidak Pudar Setelah Dicuci

7 Cara Merawat Sepatu Kanvas Hitam agar Tidak Pudar Setelah Dicuci

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:05 WIB

×