Harga Minyak Dunia Turun, Tapi Masih Dibanderol USD100

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:32 WIB
Harga Minyak Dunia Turun, Tapi Masih Dibanderol USD100
Ilustrasi fasilitas minyak mentah. [Pexels].
baca 10 detik
  • Harga minyak dunia turun pada Selasa (6/10/2026) karena kuatnya ekspor Timur Tengah meredakan kekhawatiran pasokan.
  • Negara-negara G7 sepakat melepaskan 100 juta barel cadangan darurat demi menekan harga minyak mentah global.
  • Konflik geopolitik di kawasan Teluk tetap memicu kewaspadaan pelaku pasar terhadap potensi gangguan pasokan lanjutan.

Suara.com - Harga minyak dunia terpantau turun pada perdagangan Selasa (6/10/2026). Pasar merespons positif kuatnya ekspor minyak Timur Tengah serta rencana pelepasan cadangan darurat oleh negara-negara G7 yang berhasil meredakan kekhawatiran pasokan.

Kendati demikian, eskalasi konflik di kawasan Teluk membuat para pelaku pasar tetap waspada.

Mengutip dari Reuters, minyak mentah berjangka Brent melemah tipis 4 sen menjadi 100,28 dolar AS per barel, sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat turun 11 sen atau 0,1 persen  ke level 89,33 dolar AS  per barel.

Chief Analyst KCM Trade, Tim Waterer, menilai pergerakan harga minyak relatif stabil setelah mengalami penurunan pada sesi sebelumnya karena pasar masih mencermati penurunan kekhawatiran dari sisi pasokan.

Iustrasi Kilang Minyak [Pexels].
Iustrasi Kilang Minyak [Pexels].

"Peningkatan angka ekspor Saudi dan keputusan G7 untuk merilis cadangan strategis membantu menahan kenaikan harga untuk saat ini, bahkan ketika Brent tetap bertahan di kisaran level 100 dolar AS," ujar Waterer.

Data pengapalan yang dirilis pada Senin menunjukkan bahwa volume ekspor minyak mentah dari Timur Tengah sempat melampaui tingkat sebelum perang selama empat hari pada pekan terakhir bulan September. Hal ini menunjukkan ketahanan arus pasokan minyak regional di tengah gangguan keamanan kapal yang melintasi Selat Hormuz.

Selain itu, kekhawatiran pasar semakin mereda setelah negara-negara G7 sepakat pada Jumat lalu untuk melepas 100 juta barel minyak mentah dan solar dari cadangan darurat. Langkah ini diambil menyusul desakan Presiden AS Donald Trump agar anggota G7 tidak memberlakukan pembatasan ekspor energi.

Kendati demikian, sentimen geopolitik masih membayangi akibat konflik antara Arab Saudi dan kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman, di tengah kebuntuan perundingan antara AS dan Iran.

Kelompok Houthi di Yaman menyatakan pada Senin bahwa mereka telah melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Arab Saudi, termasuk Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, kilang Aramco di Rabigh, dan Bandara Abha. Kendati belum ada konfirmasi resmi dari pihak Saudi, situasi ini terus memicu kekhawatiran gangguan pasokan dari eksportir minyak terbesar di kawasan tersebut.

baca juga

Waterer menambahkan, tanpa adanya terobosan diplomatik yang jelas atau peningkatan efisiensi ekspor yang lebih signifikan, batas bawah harga minyak dunia diperkirakan masih akan bertahan cukup kuat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?

Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:13 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Usai Serangan Drone Houthi Targetkan Fasilitas Saudi Aramco

Harga Minyak Dunia Naik Usai Serangan Drone Houthi Targetkan Fasilitas Saudi Aramco

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:02 WIB

Selat Hormuz Masih Panas, Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$100

Selat Hormuz Masih Panas, Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$100

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Terkini

Jangan Puas Menjadi Perakit: Indonesia Harus Naik Kelas dalam Industri

Jangan Puas Menjadi Perakit: Indonesia Harus Naik Kelas dalam Industri

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Sampah Organik Menggunung di Jakarta Jadi Sarang Tikus dan Sebar Penyakit!

Sampah Organik Menggunung di Jakarta Jadi Sarang Tikus dan Sebar Penyakit!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:24 WIB

IHSG Bertahan di Level 6.100 Pagi Ini, Cek Saham AADI

IHSG Bertahan di Level 6.100 Pagi Ini, Cek Saham AADI

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:14 WIB

Malam Ini MK Bacakan Putusan soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran!

Malam Ini MK Bacakan Putusan soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:05 WIB

7 Cara Merawat Sepatu Kanvas Hitam agar Tidak Pudar Setelah Dicuci

7 Cara Merawat Sepatu Kanvas Hitam agar Tidak Pudar Setelah Dicuci

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Agensi Yoo Hae Jin Beri Peringatan Keras Usai Kehidupan Pribadi Diserang

Agensi Yoo Hae Jin Beri Peringatan Keras Usai Kehidupan Pribadi Diserang

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:00 WIB

IHSG Rawan Koreksi, Ini Saham Rekomendasi BRI Danareksa Hingga BNI Sekuritas

IHSG Rawan Koreksi, Ini Saham Rekomendasi BRI Danareksa Hingga BNI Sekuritas

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:55 WIB

GMFI Ekspansi ke Oman, Bidik Pasar Bengkel Pesawat Timur Tengah hingga Eropa

GMFI Ekspansi ke Oman, Bidik Pasar Bengkel Pesawat Timur Tengah hingga Eropa

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Dua Pegawai Rutan Depok Diduga Jadi Penyedia Sabu dan Alat Musik untuk Pesta Narkoba

Dua Pegawai Rutan Depok Diduga Jadi Penyedia Sabu dan Alat Musik untuk Pesta Narkoba

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:50 WIB

500 Dapur MBG Kena Suspend, Ada yang Masak di Bawah Sarang Burung Walet

500 Dapur MBG Kena Suspend, Ada yang Masak di Bawah Sarang Burung Walet

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:46 WIB

×