Taktik Rusia Bantah Kekejaman terhadap Warga Sipil Ukraina

Siswanto, BBC

Jum'at, 08 April 2022 | 17:12 WIB
Taktik Rusia Bantah Kekejaman terhadap Warga Sipil Ukraina
BBC

Suara.com - Kremlin membantah segala tuduhan mengenai apa yang terjadi di Bucha, Ukraina: mulai dari foto-foto jenazah yang bergelimpangan di jalan, kuburan massal, dan keterangan mengerikan dari para saksi. Televisi nasional Rusia pun terus mengulang narasi tersebut.

Sejak bukti mengenai kekejaman Rusia di kota-kota sekitar Kyiv muncul, media negara itu berupaya keras mendiskreditkan laporan tersebut sebagai rekayasa dan kebohongan yang diciptakan oleh Ukraina dan Barat.

Menyaksikan tayangan televisi Rusia dalam beberapa minggu terakhir sudah seperti memasuki dunia paralel yang aneh, di mana pembawa berita dan pakar membahas "operasi militer khusus" yang sukses di Ukraina.

Tidak ada perang, tentara Rusia yang heroik hanya membela tanah air dengan berhati-hati agar tidak menyerang warga sipil.

Baca juga:

Sebelumnya, Ukraina mengatakan lebih dari 300 warga sipil dibunuh oleh Rusia di Bucha dan Presiden Volodymyr Zelensky menuduh Rusia melakukan genosida. Namun Moskow membantah tuduhan itu mentah-mentah.

Foto-foto dari jalanan Bucha yang dipenuhi jenazah mengagetkan dunia internasional, di mana beberapa korban tampaknya ditembak di bagian belakang kepala dengan kondisi tangan terikat.

Taktik klasik

Media Rusia menyiarkan rekaman mengerikan mengenai apa yang terjadi di Bucha, tetapi penonton diberitahu bahwa situasi itu diciptakan oleh pejabat Ukraina dengan bantuan Barat.

"Ini dilakukan oleh para profesional, mungkin Inggris. Mereka yang terbaik di bidang operasi informasi," kata pengamat Gevorg Mirzaryan.

baca juga

"[Mereka tahu bagaimana] memposisikan tubuh-tubuh itu dengan benar, melakukan segalanya dengan benar, membentuk citra yang disukai Barat."

Sedangkan pembawa acara program bincang-bincang itu, Olesya Loseva mengatakan Bucha sengaja dipilih karena Presiden AS Joe Biden baru-baru ini menyebut Putin sebagai tukang jagal, sehingga "bagi orang-orang Amerika pernyataan itu harus jelas."

Ini adalah taktik klasik Kremlin menghadapi tuduhan serupa: menyangkal, menganggapnya salah, dan apabila memungkinkan, menyalahkan orang lain.

Beberapa media termasuk surat kabar pro-Kremlin, Komsomolskaya Pravda, menerbitkan laporan yang menuduh pasukan Ukraina atau kelompok militan lah yang mendalangi pembunuhan warga sipil di Bucha.

Surat kabar itu juga menuduh bahwa "propagandis Kyiv" dikendalikan oleh "kurator Barat". Mereka menyebut Inggris mendapat berita palsu mengenai tentara Rusia yang memperkosa perempuan Ukraina, kemudian BBC, The Guardian, serta Independent membantu mempromosikannya.

Mantan Presiden Dmitry Medvedev, yang kini menjabat sebagai Wakil Presiden Dewan Keamanan Rusia, juga menyampaikan hal serupa.

Medvedev bahkan menuduh angkatan bersenjata Ukraina membunuh warga sipil mereka sendiri "demi membuat Rusia tampak tidak manusiawi dan mendapat penghinaan tertinggi."

Sejak invasi dimulai, Vladimir Putin dan para pejabatnya selalu berupaya menggambarkan Ukraina sebagai agresor Barat yang mengancam Rusia.

Salah satunya dengan menuduh Ukraina mencoba mendapatkan senjata nuklir dan mengembangkan senjata biologis dengan bantuan Barat untuk melawan Rusia.

Diskusi pasukan Rusia

Sementara itu, media Jerman, Der Spiegel melaporkan bahwa pasukan Rusia terdengar turut mendiskusikan pembunuhan warga sipil di Bucha. Hal itu diketahui melalui pesan-pesan intersepsi yang didapat intelijen Jerman.

Menurut Der Spiegel, sejumlah saluran radio yang dilacak oleh badan intelijen BND tampak cocok dengan lokasi ditemukannya jenazah-jenazah di luar kota Kyiv.

BND sejauh ini belum menyampaikan pernyataan resmi terkait hal ini. Namun menurut Der Spiegel, informasi intelijen itu disampaikan BND dalam rapat dengan parlemen pada Rabu.

Lewat sebuah pesan radio yang disadap, tentara-tentara Rusia membahas mengenai interogasi orang-orang dan menembak mereka.

Dalam pesan lainnya, seorang tentara membahas penembakan terhadap seseorang yang mengendarai sepeda. Pesan ini cocok dengan foto yang menunjukkan seorang pengendara sepeda yang tewas di Bucha.

Dalam laporannya, Spiegel menyebutkan pesan-pesan itu juga menunjukkan bahwa tentara bayaran Rusia, Wagner, berperan kunci dalam pembunuhan di Bucha.

Seorang sumber mengatakan kepada Reuters, "Memang benar bahwa [Jerman] memiliki indikasi atas perbuatan Rusia di Bucha."

"Namun, temuan di Bucha ini merujuk pada citra satelit. Transmisi radio tidak dapat secara jelas dihubungkan ke Bucha."

Baca juga:

Berapa banyak orang Rusia yang masih percaya Putin?

Bagi media Rusia, peristiwa yang terjadi di Bucha merupakan contoh lain dari agresi Ukraina, yakni "perang informasi".

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menggambarkan peristiwa di Bucha sebagai fabrikasi Ukraina atas kejahatan perang Rusia dan "provokasi" yang mengancam keamanan internasional.

Sulit memperkirakan berapa banyak orang Rusia yang mempercayai klaim-klaim itu. Tidak ada media independen yang tersisa, sedangkan akses ke media sosial juga sangat dibatasi.

Jajak pendapat yang muncul belakangan ini menunjukkan dukungan tinggi pada Vladimir Putin dan "operasi militer khusus"-nya. Tetapi jajak pendapat yang independen sekali pun bisa jadi tidak akurat mengingat orang-orang Rusia sangat hati-hati mengungkapkan sentimen anti-Kremlin.

Unjuk rasa menentang perang yang sebelumnya berlangsung hampir setiap hari di jalanan pun telah berkurang.

Banyak orang yang memiliki akses ke sumber eksternal dan independen merasa ketakutan dan sangat malu dengan apa yang dilakukan Putin atas nama negara mereka.

Mereka berhadapan dengan mesin propaganda Kremlin yang kuat dan negara yang tidak menerima perbedaan pendapat.

Hanya ada satu suara di Rusia, dan suara itu milik Vladimir Putin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bangladesh Ngebet Gantikan India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bangladesh Ngebet Gantikan India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah

Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:07 WIB

5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet

5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:05 WIB

Sampaikan Duka Mendalam, Wapres Gibran Pastikan Penanganan Darurat Gempa NTT Dipercepat

Sampaikan Duka Mendalam, Wapres Gibran Pastikan Penanganan Darurat Gempa NTT Dipercepat

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:59 WIB

Ilusi Kenaikan Gaji: Kenapa Hidup Justru Terasa Makin Pas-pasan?

Ilusi Kenaikan Gaji: Kenapa Hidup Justru Terasa Makin Pas-pasan?

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:51 WIB

5 Rekomendasi Cushion Ringan untuk Harian dan Sekolah sesuai Review

5 Rekomendasi Cushion Ringan untuk Harian dan Sekolah sesuai Review

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Kondisi Darurat! Supermarket Diminta Bagikan Makan ke Korban Gempa NTT, Pemerintah Siap Ganti

Kondisi Darurat! Supermarket Diminta Bagikan Makan ke Korban Gempa NTT, Pemerintah Siap Ganti

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:37 WIB

Buka Pintu untuk Mees Hilgers, Eks Pelatih Manchester United: Tunjukkan Pesonamu

Buka Pintu untuk Mees Hilgers, Eks Pelatih Manchester United: Tunjukkan Pesonamu

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:32 WIB

Kebiasaan Ngemil Keluarga Indonesia Berubah, Kini Buah Hadir dalam Bentuk Camilan Praktis

Kebiasaan Ngemil Keluarga Indonesia Berubah, Kini Buah Hadir dalam Bentuk Camilan Praktis

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:32 WIB

Kondisi Air Laut Aman, BMKG Ingatkan Warga NTT Hindari Bangunan Retak Usai Gempa

Kondisi Air Laut Aman, BMKG Ingatkan Warga NTT Hindari Bangunan Retak Usai Gempa

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:24 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Cushion Ringan untuk Harian dan Sekolah sesuai Review

5 Rekomendasi Cushion Ringan untuk Harian dan Sekolah sesuai Review

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Bangladesh Ngebet Gantikan India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bangladesh Ngebet Gantikan India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah

Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:07 WIB

5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet

5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:05 WIB

Sampaikan Duka Mendalam, Wapres Gibran Pastikan Penanganan Darurat Gempa NTT Dipercepat

Sampaikan Duka Mendalam, Wapres Gibran Pastikan Penanganan Darurat Gempa NTT Dipercepat

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:59 WIB

Ilusi Kenaikan Gaji: Kenapa Hidup Justru Terasa Makin Pas-pasan?

Ilusi Kenaikan Gaji: Kenapa Hidup Justru Terasa Makin Pas-pasan?

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Keberhasilan Transformasi Desa Kemiren bersama Kang Edai dan Astra

Keberhasilan Transformasi Desa Kemiren bersama Kang Edai dan Astra

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:50 WIB

Kondisi Darurat! Supermarket Diminta Bagikan Makan ke Korban Gempa NTT, Pemerintah Siap Ganti

Kondisi Darurat! Supermarket Diminta Bagikan Makan ke Korban Gempa NTT, Pemerintah Siap Ganti

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:37 WIB

Buka Pintu untuk Mees Hilgers, Eks Pelatih Manchester United: Tunjukkan Pesonamu

Buka Pintu untuk Mees Hilgers, Eks Pelatih Manchester United: Tunjukkan Pesonamu

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:32 WIB

Kebiasaan Ngemil Keluarga Indonesia Berubah, Kini Buah Hadir dalam Bentuk Camilan Praktis

Kebiasaan Ngemil Keluarga Indonesia Berubah, Kini Buah Hadir dalam Bentuk Camilan Praktis

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:32 WIB

×