Perubahan Mendadak Demo 11 April: Lokasi Digeser, Tuntutan Ditambah Buat DPR

Farah Nabilla

Senin, 11 April 2022 | 10:14 WIB
Perubahan Mendadak Demo 11 April: Lokasi Digeser, Tuntutan Ditambah Buat DPR
Ilustrasi- Mahasiswa menggelar aksi demo menolak Jokowi Tiga Periode [Suara.com/Melati Putri Arsika]

Suara.com - Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) mendadak mengubah lokasi demo 11 April 2022 ini. Apa sebab peserta demo ini mengubah sasaran dari Istana Negara ke Gedung DPR?

Semula mahasiswa menyasar istana Negara sebagai lokasi untuk menyuarakan tuntutan dan aspirasi mereka. Namun mendadak berubah menjadi ke gedung DPR RI.

Ubah Lokasi Demo

Perubahan lokasi tersebut dipastikan oleh Koordinator Media BEM SI, Luthfi Yusrizal. Ia mengatakan, aksi akan dimulai di gedung DPR RI pada pukul 10 WIB.

Lalu mengapa secara mendadak lokasi aksi diubah? Menurut Lutfhi, tujuan pemindahan lokasi aksi ke gedung DPR RI adalah untuk memastikan parlemen benar-benar melaksanakan konstitusi dengan baik.

Koordinator Pusat BEM SI, Kaharuddin, juga ikut angkat suara mengenai pemindahan lokasi aksi tersebut. Menurut dia, DPR RI dipilih sebagai lokasi tujuan untuk menyampaikan aspirasi adalah untuk memperingatkan para wakil rakyat terkait sejumlah tuntutan yang mereka ajukan.

Tambahan Tuntutan

Seiring dengan berubahnha lokasi demo ke Gedung DPR, para peserta demo 11 April ini juga menambahkan tuntutan yang ditujukan untuk para wakil rakyat.

  1. Mendesak dan menuntut wakil rakyat agar mendengarkan dan menyampaikan aspirasi rakyat, bukan aspirasi partai.
  2. Mendesak dan menuntut wakil rakyat untuk menjemput aspirasi rakyat sebagaimana aksi massa yang telah dilakukan dari berbagai daerah dari tanggal 28 Maret hingga 11 April 2022.
  3. Mendesak dan menuntut wakil rakyat untuk tidak mengkhianati konstitusi negara dengan melakukan amandemen, bersikap tegas menolah penundaan Pemilu 2024 atau masa jabatan tiga periode.
  4. Mendesak dan menuntut wakil rakyat untuk menyampaikan kajian disertai 18 tuntutan mahasiswa kepada Presiden yang hingga saat ini belum terjawab.

Adapun tuntutan sebelumnya yang mereka bawa dalam aksi ini adalah:

baca juga
  1. Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi untuk bersikap tegas atau menolak dan memberikan pernyataan sikap terhadap penundaan Pemilu 2024 atau masa jabatan tiga periode karena sangat jelas mengkhianati konstitusi negara.
  2. Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi menunda dan mengkaji ulang Undang-undang Ibu Kota Negara (UU IKN), termasuk pasal-pasal bermasalah dan dampak yang ditimbulkan dari aspek lingkungan, hukum, sosial, ekologi, politik, ekonomi, dan kebencanaan.
  3. Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi menstabilkan harga dan menjaga ketersediaan bahan pokok di pasaran dan menyelesaikan permasalahan ketahanan pangan lainnya.
  4. Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi mengusut tuntas para mafia minyak goreng dan mengevaluasi kinerja menteri terkait.
  5. Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi menyelesaikan konflik agraria di Indonesia.
  6. Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin berkomitmen penuh menuntaskan janji-janji kampanye pada sisa masa jabatan.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Koordinator Media BEM SI, Luthfi Yusrizal mengatakan, ia dan para mahasiswa lain yang tergabung dalam aliansi tersebut telah mengantisipasi segala kemungkinan, termasuk adanya pihak yang menunggangi aksi ini.

Sebab, menurut dia, jika aksi tersebut ditunggangi, maka berpotensi terjadinya kerusuhan dan kekacauan.

"Istilahnya harus hati-hati dengannya orang-orang yang menjadi cuma nebeng di aksi itu, cuman buat rusuh doang, harus di screening dengan teliti," kata Luthfi saat dihubungi Suara.com pada Sabtu (9/4/2022) kemarin.

Itulah deretan perubahan mendadak aksi demo 11 April oleh mahasiswa dari aliansi BEM SI Indonesia.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turunkan 700 Personel, Ada 4 Titik Penyekatan di Bekasi, Polisi: Untuk Cegat Pelajar yang Mau Demo ke Jakarta

Turunkan 700 Personel, Ada 4 Titik Penyekatan di Bekasi, Polisi: Untuk Cegat Pelajar yang Mau Demo ke Jakarta

Bekaci | Senin, 11 April 2022 | 10:08 WIB

Beredar Kabar Hamdan Zoelva Jadi Dalang Demo 11 April, Sekjen SEMMI: Kami Yakin Itu Tidak Mungkin

Beredar Kabar Hamdan Zoelva Jadi Dalang Demo 11 April, Sekjen SEMMI: Kami Yakin Itu Tidak Mungkin

Kalbar | Senin, 11 April 2022 | 10:02 WIB

Aksi Mahasiswa 11 April, Warga Bogor yang ke Jakarta Hindari Titik-titik Demonstrasi Ini

Aksi Mahasiswa 11 April, Warga Bogor yang ke Jakarta Hindari Titik-titik Demonstrasi Ini

Bogor | Senin, 11 April 2022 | 09:54 WIB

Antisipasi Demo 11 April, Polisi Tutup Arus Lalu Lintas Menuju Istana Negara

Antisipasi Demo 11 April, Polisi Tutup Arus Lalu Lintas Menuju Istana Negara

Riau | Senin, 11 April 2022 | 09:52 WIB

Demo 11 April, Warga Bekasi Diminta Hindari Kawasan Monas dan DPR, Polisi: Silahkan Cari Jalur Alternatif

Demo 11 April, Warga Bekasi Diminta Hindari Kawasan Monas dan DPR, Polisi: Silahkan Cari Jalur Alternatif

Bekaci | Senin, 11 April 2022 | 09:44 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB