Fakta-fakta Ade Armando: Dosen Komunikasi Yang Kerap Menuai Kontroversi Hingga Dianiaya Dan Ditelanjangi Saat Demo DPR

Bangun Santoso | Suara.com

Selasa, 12 April 2022 | 06:22 WIB
Fakta-fakta Ade Armando: Dosen Komunikasi Yang Kerap Menuai Kontroversi Hingga Dianiaya Dan Ditelanjangi Saat Demo DPR
Pakar Komunikasi Politik Universitas Indonesia, Ade Armando (Dok SMRC)

Suara.com - Sosok Ade Armando tengah ramai menjadi perhatian publik Tanah Air. Bukan karena cuitan atau pernyataannya yang kerap mengundang kontroversi, namun kali ini ia justru dianiaya, dikeroyok hingga ditelanjangi saat aksi demo di DPR.

Peristiwa memilukan itu dialami Ade Armando saat ia ikut berbaur bersama ribuan massa yang berdemo di depan gedung DPR, Senin (11/4/2022) kemarin.

Aksi penganiayaan terhadap dosen komunikasi Universitas Indonesia itu terekam banyak kamera. Foto-foto hingga videonya langsung menyebar luas sejak peristiwa terjadi pada Senin siang, miris.

Dalam video yang beredar, tampak Wakapolres Jakarta Pusat, AKBP Setyo membopong Ade Armando dari kerumunan massa dengan wajah bonyok usai dianiaya sekelompok massa.

"Ade Armando dikeroyok massa demo 11 April di depan gedung DPR RI. Dia juga nyaris ditelanjangi massa," demikian salah satu cuitan di Twitter.

Profil Ade Armando

Pakar Media dan Komunikasi, Ade Armando. (dok pribadi)
Pakar Media dan Komunikasi, Ade Armando. (dok pribadi)

Dari sejumlah sumber, diperoleh informasi bahwa Ade Armando lahir di Jakarta pada 24 September 1961. Ia adalah seorang pakar komunikasi, mengajar di Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI).

Tak hanya di UI, Ade Armando juga disebut mengajar di sejumlah universitas lain pada jenjang sarjana maupun pascasarjana.

Selain sebagai dosen, Ade Armando juga tercatat pernah duduk sebagai anggota Komisi Penyiaran Indonesia 2004-2007, Ketua Program S1 Ilmu Komunikasi FISIP UI 2001-2003. Kemudian sebagai Direktur Pengembangan Program Pelatihan Jurnalistik Televisi-Internews pada 2001-2022.

Ade Armando kecil mengenyam pendidikan di SMPN 2 Bogor pada 1976, kemudian melanjutkan di SMAN 2 Bogor pada 1980.

Dikenal sebagai sosok yang pintar, ia kemudian melanjutkan kuliah di Universitas Indonesia. Selesai di UI, ia melanjutkan karier pendidikannya di Florida University pada 1991. Kemudian pada 2006 ia mengambil jenjang Doktor di Universitas Indonesia.

Putra Diplomat Ulung

Ade Armando.[YouTube/CokroTV]
Ade Armando.[YouTube/CokroTV]

Siapa sangka, Ade Armando adalah putra seorang diplomat ulung. Ia lahir dari pasangan Mayor Jus Gani dan Juniar Gani. Sang ayah adalah seorang diplomat sebelum akhirnya turun seiring runtuhnya pemerintahan Presiden Soekarno.

Saat ini, selain sebagai dosen, Ade Armando tercatat sebagai Direktur Komunikasi, Saiful Mujani Research and Consulting. Ia juga aktif di media sosial hingga menjadikannya sebagai salah satu pegiat media sosial.

Ia juga tetap aktif dalam dunia jurnalistik, terutama lewat channel YouTube Cokro TV. Bahkan ada informasi, ia ikut aksi demo di DPR juga bersama tim Cokro TV untuk sekaligus misi peliputan.

Kerap Menuai Kontrovesi

Ade Armando. (YouTube/CokroTV)
Ade Armando. (YouTube/CokroTV)

Sebagai pegiat media sosial, Ade Armando tak lepas dari kontroversi. Tak pelak, banyak netizen Indonesia yang mencapnya sebagai sosok yang kerap 'buat ulah'.

Beberapa kontroversi oleh Ade Armando di antaranya adalah mengunggah meme mirip 'Joker' Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di akun Facebooknya pada November 2009. Sontak aksinya ini menuai kecaman, terutama para pendukung Anies.

Kemudian sebelum itu, tepatnya pada 25 Januari 2017, Ade Armando juga sempat memantik kemarahan publik saat menuliskan kalimat di Facebooknya bawah "Allah kan bukan kan bukan orang Arab. Tentu Allah senang kalau ayat-ayatnya dibaca dengan gaya Minang, Ambon, Cina, Hiphop, Blues'.

Unggahan itu lalu dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Penyidik sempat menetapkan Ade sebagai tersangka dugaan pelanggaran UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Namun, kasus ini belum diketahui tindaklanjutnya.

Kemudian pada Desember 2017, Ade Armando mengunggah foto Habib Rizieq bersama sejumlah ulama mengenaikan topi Santa Claus.

Atas unggahan tersebut, Ade Armando dilaporkan ke Bareskrim Polri. Ade dilaporkan atas kasus dugaan tindak pidana ujaran kebencian bernuansa suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) sebagaimana diatur dalam Pasal 28 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 156 KUHP.

Selanjutnya pada 2018, Ade Armando dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada April 2018 karena diduga menyatakan bahwa azan tidak suci. Cuitan itu dibuat saat sedang heboh Sukmati membaca puisi membandingkan kidung dengan suara azan.

Ade Armando juga sempat menyebut LGBT tidak diharamkan dalam Islam.

Ade Armando membuat pernyataan kontroversial itu pada Juli 2015. Baginya LGBT itu bawaan lahir, bahkan menurutnya, Alquran tidak pernah melarang perilaku homoseksual. Yang dilarang adalah perilaku seks sodomi.

Kondisi Terkini Ade Armando

Ade Armando menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam, Semanggi, Jakarta usai menjadi korban penganiayaan dalam aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI, Senin (11/4/2022). [Instagram @dennysirregar]
Ade Armando menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam, Semanggi, Jakarta usai menjadi korban penganiayaan dalam aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI, Senin (11/4/2022). [Instagram @dennysirregar]

Ade Armando dikeroyok massa saat ikut aksi demo di DPR. Beruntung polisi bisa menyelamatkannya, bahkan dilaporkan enam polisi ikut terluka saat proses evakuasi.

Hingga pada Senin sore jelang petang, Ade Armando langsung dilarikan ke Rumah Sakit Siloam, Semanggi untuk mendapatkan perawatan.

Pada Senin malam, Sekretaris Pergerakan Indonesia Untuk Semua (PIS) Nong Darol Mahmada yang juga sahabat Ade Armando mengabarkan, kondisi Ade masih terus dalam pantauan dokter. Menurutnya, Ade mengalami luka serius di bagian wajah, kepala dan sekujur badannya.

"Hasil pemeriksaan dokter menunjukan ada pendarahan dalam di bagian kepala. Ade Armando beberapa kali muntah dengan mengeluarkan darah," kata Nong dalam keterangan tertulisnya, Senin malam (11/4/2022).

"Kini tim kedokteran sedang berusaha menangani Ade Armando," sambungnya.

Nong kemudian menerangkan kalau kehadiran Ade di tengah-tengah aksi demonstrasi itu untuk melakukan peliputan, membuat konten YouTube dan media sosial atas nama PIS. Ade sendiri diketahui menjabat sebagai Ketua PIS.

Kemudian sekitar pukul 15.40 WIB, Ade yang masih bersama dengan tim tiba-tiba didatangi oleh seorang ibu-ibu tidak dikenal sambil memaki-maki.

"Makian ibu-ibu inilah yang merangsang massa untuk bertindak beringas. Mereka semua mengepung Ade Armando dan tim," ujarnya.

Ade Armando bersama tim sempat mundur ke dinding pagar gedung DPR RI. Kala itu Ade didatangi massa yang mendorongnya.

Selang beberapa saat, Ade dihampiri beberapa orang tidak dikenal dan langsung menyerangnya.

"Anggota tim liputan berusaha melindungi Ade Armando yang terus menerus diserang dan dipukuli tapi tim kemudian terjatuh dan terpental," ucapnya.

Ade baru bisa diamankan serta mendapatkan penanganan dokter polisi pada pukul 16.10 WIB. Saat itu kondisi Ade masih sadar bahkan bisa berkomunikasi dan menghubungi keluarganya.

"Karena ada penyekatan massa, Ade Armando baru bisa dievakuasi dan sekitar jam 18.00 WIB sampai ke RS," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jaringan GUSDURian Kutuk dan Kecam Kekerasan Terhadap Ade Armando, Desak Polisi Usut Pelakunya

Jaringan GUSDURian Kutuk dan Kecam Kekerasan Terhadap Ade Armando, Desak Polisi Usut Pelakunya

Jatim | Selasa, 12 April 2022 | 06:19 WIB

Tanggapi Pengeroyokan Ade Armando, Alissa Wahid: Ini Sudah Bertentangan Dengan Hak Asasi Manusia Hingga Agama

Tanggapi Pengeroyokan Ade Armando, Alissa Wahid: Ini Sudah Bertentangan Dengan Hak Asasi Manusia Hingga Agama

Bogor | Selasa, 12 April 2022 | 06:16 WIB

Dekan FISIP UI Minta Polisi Tangani Kasus Pengeroyokan Ade Armando

Dekan FISIP UI Minta Polisi Tangani Kasus Pengeroyokan Ade Armando

Jabar | Selasa, 12 April 2022 | 06:08 WIB

Ade Armando Babak Belur Dihajar Massa 11 April, Moeldoko: Cari Pelakunya dan Tindak Tegas

Ade Armando Babak Belur Dihajar Massa 11 April, Moeldoko: Cari Pelakunya dan Tindak Tegas

Bekaci | Selasa, 12 April 2022 | 06:01 WIB

Ade Armando Dikeroyok Saat Demo, Beredar Nama Penyusup Masuk ke Mahasiswa Warga Cisarua Bogor

Ade Armando Dikeroyok Saat Demo, Beredar Nama Penyusup Masuk ke Mahasiswa Warga Cisarua Bogor

Bogor | Selasa, 12 April 2022 | 05:23 WIB

Usut Dalang Kericuhan Demo di Depan Gedung DPR, Kapolda: Mudah-mudahan Bisa Segera Diungkap

Usut Dalang Kericuhan Demo di Depan Gedung DPR, Kapolda: Mudah-mudahan Bisa Segera Diungkap

Jakarta | Selasa, 12 April 2022 | 06:00 WIB

Berita Batam Kemarin, dari Grand Mal yang Kebanjiran hingga Ade Armando yang Dikeroyok Massa

Berita Batam Kemarin, dari Grand Mal yang Kebanjiran hingga Ade Armando yang Dikeroyok Massa

Batam | Selasa, 12 April 2022 | 06:00 WIB

Terkini

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:19 WIB

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:16 WIB

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:13 WIB

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:09 WIB

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:04 WIB

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:53 WIB

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:52 WIB