Status Gunung Anak Krakatau Naik Jadi Siaga, Ini Potensi Bahayanya

Rifan Aditya | Suara.com

Senin, 25 April 2022 | 16:30 WIB
Status Gunung Anak Krakatau Naik Jadi Siaga, Ini Potensi Bahayanya
Status Gunung Anak Krakatau Naik Jadi Siaga, Ini Potensi Bahayanya - Gunung Anak Krakatau naik status menjadi siaga. [Magma Indonesia]

Suara.com - Bagaimana Status Gunung Anak Krakatau terkini? Kabarnya, Gunung Anak Krakatau yang berada di Selat Sunda ini kembali meletus dan mengeluarkan abu vulkani mulai tanggal 22 April 2022.

Status Gunung Anak Krakatau kini naik dari waspada menjadi siaga karena adanya peningkatan aktivitas erupsi pada tanggal 24 April 2022. Menurut rilis dari ESDM, tinggi kolom hembusan sekitar 25 – 3000 meter dari atas puncak Gunung Anak Krakatau.

Gunung Anak Krakatau selama 1 hingga 24 April 2022 mencatat aktivitas kegempaan sebagai berikut:

  • 21 kali gempa Letusan
  • 155 kali gempa Hembusan
  • 14 kali Harmonik
  • 121 kali gempa Low Frequency
  • 17 kali gempa Vulkanik Dangkal
  • 38 kali gempa Vulkanik Dalam
  • Tremor Menerus dengan amplitudo 0.5 - 55 mm (dominan 50mm)
  • 2 kali gempa Tektonik Lokal
  • 6 kali gempa Tektonik Jauh
  • 1 gempa dengan skala I MMI

Pada 23 April 2022 sekitar pukul 12:19 WIB lava terlihat mengalir dan masuki laut, hasil estimasi energi seismik juga meningkat tajam bersamaan dengan membesarnya amplitudo tremor dan erupsi yang menerus. 

Potensi Bahaya Peningkatan Status Gunung Anak Krakatau

Peta Kawasan Rawan Bencana (KRB) menunjukan hampir seluruh Gunung Krakatau yang berdiameter ± 2 Km adalah kawasan rawan bencana.

Krakatau saat ini adalah lontaran material pijar dalam radius 2km dari pusat erupsi namun kemungkinan lontaran akan menjangkau jarak yang lebih jauh. 

Sedangkan sebaran abu vulkanik tergantung dari arah dan kecepatan angin dapat menjangkau kawasan yang lebih jauh.

Terkait hal ini, masyarakat, pengunjung, wisatawan dan pendaki tidak diperbolehkan mendekati Gunung Krakatau dalam radius 5 km dari Kawah Aktif.

Masyarakat di pantai Provinsi Banten dan Lampung diharapkan tetap tenang dan tidak cepat percaya dengan isu-isu erupsi Gunung Krakatau seperti akan menyebabkan tsunami dan lain sebagainya..

Warga juga dapat melakukan kegiatan sehari-hari seperti biasa dengan mengikuti arahan BPBD setempat dan Badan Geologi akan terus berkordinasi dengan lembaga terkait, seperti:

  • Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
  • Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten/
  • Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung
  • Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan
  • Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang
  • Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Itulah penjelasan tentang status Gunung Anak Krakatau yang dinaikkan dari Waspada (Level II) menjadi Siaga (Level III) terhitung sejak tanggal 24 April 2022, pukul 18.00 WIB.

Kontributor : Rima Suliastini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gunung Anak Krakatau Siaga, Kenali 4 Level Status Gunung Berapi di Indonesia

Gunung Anak Krakatau Siaga, Kenali 4 Level Status Gunung Berapi di Indonesia

Banten | Senin, 25 April 2022 | 15:51 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Dipastikan Tak Ganggu Penyeberangan Merak-Bakauheni, Ini Penjelasannya

Erupsi Gunung Anak Krakatau Dipastikan Tak Ganggu Penyeberangan Merak-Bakauheni, Ini Penjelasannya

Banten | Senin, 25 April 2022 | 15:28 WIB

Mengeluarkan Abu Vulkanik Hitam, Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga

Mengeluarkan Abu Vulkanik Hitam, Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga

Sumsel | Senin, 25 April 2022 | 13:22 WIB

Gunung Anak Krakatau Naik Status ke Level Siaga, Badan Geologi Jawab Isu Kemungkinan Tsunami

Gunung Anak Krakatau Naik Status ke Level Siaga, Badan Geologi Jawab Isu Kemungkinan Tsunami

Banten | Senin, 25 April 2022 | 10:29 WIB

Terkini

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:19 WIB

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:16 WIB

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:13 WIB

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:09 WIB

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:04 WIB

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:53 WIB

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:52 WIB