Sempat Jadi Buronan, Polisi Akhirnya Tangkap Sales Daeler Resmi Honda MT Haryono yang Tipu Calon Konsumen di Sukabumi

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Senin, 25 April 2022 | 20:55 WIB
Sempat Jadi Buronan, Polisi Akhirnya Tangkap Sales Daeler Resmi Honda MT Haryono yang Tipu Calon Konsumen di Sukabumi
Pelaku penipuan modus sales Honda MT Haryono kini telah ditangkap setelah jadi DPO Polres Metro Jakarta Selatan. (dok polisi)

Suara.com - Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan menangkap buronan kasus penipuan yang dialami calon konsumen daeler Honda di MT Haryono. Sales atas nama M Ruhan tersebut ditangkap di Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu (24/4/2022) kemarin.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit menyebut tersangka M Ruhan tersebut kekinian masih diperiksa oleh penyidik.

"Tersangka dibawa dan diamankan unit Resmob Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan," kata Ridwan kepada wartawan, Senin (25/4/2022).

Polres Metro Jakarta Selatan sebelumnya menyebar identitas M Ruhan selaku buronan dalam kasus penipuan. Merujuk data yang disebar, pria tersebut memunyai ciri-ciri berkulit sawo matang.

Di dalam foto di DPO polisi, terduga terlihat pelaku menggunakan jaket hitam dan kemeja berkelir putih. Pelaku juga menggunaan topi dan masker yang diturunkan ke dagu.

Adapun alamat yang bersangkutan berada di Jalan Drupada 9 Nomor 14, RT 03/RW 06, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat.

Viral

Kasus penipuan ini awalnya viral di media sosial usai korban curhat tertipu oknum sales di dealer resmi Honda. Curahatan tersebut dibagikan oleh akun Instagram, @_yunita_sari_.

Diler Honda Nusantara MT Haryono diresmikan pada Selasa (31/7). [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]
Diler Honda Nusantara MT Haryono diresmikan pada Selasa (31/7). [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]

Dalam curhatan, Yuniat bercerita runtutan dirinya ketipu oknum sales Honda di dealer resmi Honda MT Haryono.

baca juga

Ia awalnya ingin membeli mobil Honda Brio di dealer tersebut. Lalu mencoba menghubungi sales yang didapat dari situs jual beli online.

Setelah menghubungi sales via WA, ia pun langsung menuju dealer Honda MT Haryono tersebut.

Di sana, ia melihat mobil yang ingin dibelinya dan terjadi kesepakatan. Ia lalu bertransaksi dengan mengirim sejumlah uang dalam beberapa tahap.

Yang pertama uang total Rp10 juta sebagai bukti booking fee. Lalu nominal sebesar RP 37 juta agar mobil bisa dikirim secepatnya. Dan yang terakhir Rp 134 juta untuk pelunasan.

Uang tersebut dikirim tidak melalui rekening resmi Honda melainkan rekening pribadi atas nama Dedi yang mengaku sebagai supervisor sales oknum Honda tersebut. Akhirnya setelah uang tersebut ditransfer, tiba-tiba oknum sales tersebut tidak bisa dihubungi lagi dan menghilang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marak Penipuan Digital, Bank Indonesia Kepri Pastikan QRIS Tak Bisa Dipalsukan

Marak Penipuan Digital, Bank Indonesia Kepri Pastikan QRIS Tak Bisa Dipalsukan

Batam | Senin, 25 April 2022 | 15:16 WIB

Soroti Kasus Rossa Soal DNA Pro, Gus Nadir Beri Komentar Pedas: Nggak Bener Ini Cara Kerjanya Polisi

Soroti Kasus Rossa Soal DNA Pro, Gus Nadir Beri Komentar Pedas: Nggak Bener Ini Cara Kerjanya Polisi

Jawa Tengah | Senin, 25 April 2022 | 07:05 WIB

Beredar Pesan Penipuan Catut Nama Bupati Bogor Ade Yasin, Minta Sumbangan Untuk Yayasan Pesantren Via WhatsApp

Beredar Pesan Penipuan Catut Nama Bupati Bogor Ade Yasin, Minta Sumbangan Untuk Yayasan Pesantren Via WhatsApp

Bogor | Minggu, 24 April 2022 | 10:35 WIB

Terkini

Harga Emas Antam Mulai Perlahan Naik Jadi Rp2.531.000/Gram

Harga Emas Antam Mulai Perlahan Naik Jadi Rp2.531.000/Gram

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 10:20 WIB

Anomali Keamanan INDODAX, Tak Ditemukan Transfer Ilegal dan Kebocoran Data

Anomali Keamanan INDODAX, Tak Ditemukan Transfer Ilegal dan Kebocoran Data

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 10:14 WIB

Viral Suami Beristri Spek Bidadari Diduga Selingkuh dengan Wanita Mirip Jokowi

Viral Suami Beristri Spek Bidadari Diduga Selingkuh dengan Wanita Mirip Jokowi

News | Senin, 02 November 2026 | 10:13 WIB

Catat! Ini Daftar Pekerja yang Tidak Bisa Dapat BSU 2026 Menurut Permenaker Terbaru

Catat! Ini Daftar Pekerja yang Tidak Bisa Dapat BSU 2026 Menurut Permenaker Terbaru

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 10:12 WIB

Pajak Pembalut vs Kondom: Menakar Keadilan Transaksi Kesehatan Perempuan

Pajak Pembalut vs Kondom: Menakar Keadilan Transaksi Kesehatan Perempuan

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 10:10 WIB

Cara Menemukan File dan Aplikasi yang Memakan Ruang di HP Android

Cara Menemukan File dan Aplikasi yang Memakan Ruang di HP Android

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 10:01 WIB

Laut Bercerita, Kisah Masa Lalu yang Terasa Dekat dengan Indonesia Hari Ini

Laut Bercerita, Kisah Masa Lalu yang Terasa Dekat dengan Indonesia Hari Ini

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 10:00 WIB

Pemerintah Atur Tarif Angkutan Barang Penyeberangan Mulai 2027

Pemerintah Atur Tarif Angkutan Barang Penyeberangan Mulai 2027

Foto | Senin, 02 November 2026 | 10:00 WIB

Viral Warga Threads Obral Jasa dan Produk Gratis Bila Prabowo Lengser

Viral Warga Threads Obral Jasa dan Produk Gratis Bila Prabowo Lengser

News | Senin, 02 November 2026 | 09:59 WIB

Bos CFX Ungkap Biang Kerok Penyebab Pasar Kripto RI Loyo

Bos CFX Ungkap Biang Kerok Penyebab Pasar Kripto RI Loyo

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 09:55 WIB

×