Survei Capres IPN; Mau Diadu dengan Capres Siapa Saja, Nama Prabowo Subianto Tetap Paling Unggul

Chandra Iswinarno | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Rabu, 27 April 2022 | 17:18 WIB
Survei Capres IPN; Mau Diadu dengan Capres Siapa Saja, Nama Prabowo Subianto Tetap Paling Unggul
Ilustrasi Prabowo Subianto. [Suara.com/Eko Faizin]

Suara.com - Indikator Publik Nasional atau IPN merilis hasil survei terbarunya soal figur calon presiden jelang Pilpres 2024.

Jika dilakukan simulasi head to head terhadap sejumlah nama, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto meraih elektablitas tembus di atas 50 persen. 

Nama Prabowo disimulasikan head to head dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) hingga Ketua DPR RI Puan Maharani. 

"Hasilnya, menemukan bahwa bila pilpres dilaksanakan saat ini bila Prabowo berhadapan dengan Ganjar, Anies, AHY, dan Puan maka elektabilitasnya berada di atas 50 persen," kata Peneliti Senior IPN Ike Sihotang dalam paparannya, Rabu (27/4/2022). 

Ike mengatakan, jika Prabowo head to head melawan Ketua Umum Partao Golkar Airlangga Hartarto elektabilitasnya bisa tembus 60 persen. 

"Bahkan tembus 60 persen saat berhadapan dengan Airlangga. Sementara capres lainnya hanya berada di bawah 50 persen saja," tuturnya. 

Sementara itu, survei juga membuktikan jika Pilpres digelar hari ini, nama Prabowo masih berada di urutan teratas.

Elektablitas Prabowo mencapai 26,9 persen, disusul Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 16,8 persen, kemudian ada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan 14,3 persen. 

Di urutan keempat ada Sandiaga Uno dengan angka 5,1 persen, kemudian ada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan angka 4,2 persen, lalu ada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan angka 3 persen. 

Urutan ketujuh, ada Ketua DPR RI Puan Maharani 2,7 persen, kemudian ada pula Erick Thohir dengan angka 2,6 persen. 

Adapun survei ini dilakukan pada periode 17-27 Maret 2022 di 34 Provinsi di Indonesia. Sampel yang diambil sebesar 1.200 responden dengan metode multistage random sampling

Sementara survei ini margin of error +/- 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Simulasi Pilpres Versi IPN: Prabowo Bisa Menang Cuma Satu Putaran Jika Berduet dengan Ganjar

Simulasi Pilpres Versi IPN: Prabowo Bisa Menang Cuma Satu Putaran Jika Berduet dengan Ganjar

News | Rabu, 27 April 2022 | 17:13 WIB

Tak Pusingkan Hasil Survei, Jubir Maruf Amin: Justru Tak Wajar Jika Kepuasan Publik ke Wapres Lebih Tinggi dari Presiden

Tak Pusingkan Hasil Survei, Jubir Maruf Amin: Justru Tak Wajar Jika Kepuasan Publik ke Wapres Lebih Tinggi dari Presiden

News | Rabu, 27 April 2022 | 16:22 WIB

Gibran Teratas di Survei Pilkada Jateng 2024, Politisi Senior PDIP Justru Beri Respon Mengejutkan

Gibran Teratas di Survei Pilkada Jateng 2024, Politisi Senior PDIP Justru Beri Respon Mengejutkan

Surakarta | Rabu, 27 April 2022 | 13:25 WIB

Terkini

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:58 WIB

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:55 WIB

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:43 WIB

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:31 WIB

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:11 WIB

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:00 WIB

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:50 WIB

AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini

AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:47 WIB