Rusia Tak Main-main, Hentikan Distribusi Gas Alam Ke Dua Negara Barat, Uni Eropa: Ini Pemerasan!

Bangun Santoso

Kamis, 28 April 2022 | 11:35 WIB
Rusia Tak Main-main, Hentikan Distribusi Gas Alam Ke Dua Negara Barat, Uni Eropa: Ini Pemerasan!
Perusahaan gas alam terbesar di Rusia, Gazprom. [Shutterstock]

Suara.com - Ketua Komisi Eropa Ursula von der Leyen Rabu (27/4) menggambarkan tindakan Rusia menghentikan pengiriman gas ke negara-negara anggota Uni Eropa sebagai "pemerasan."

"Ini adalah sesuatu yang telah dipersiapkan Komisi Eropa dalam koordinasi dan solidaritas yang erat dengan negara-negara anggota dan mitra internasional. Tanggapan kami akan segera, bersatu, dan terkoordinasi," ujarnya.

Rusia secara dramatis meningkatkan perseteruan dengan Barat atas perang di Ukraina dengan memutus aliran gas alam ke dua negara Eropa, anggota NATO: Polandia dan Bulgaria. Rusia juga mengancam akan melakukannya ke negara-negara lain.

Rusia telah meminta agar negara-negara tertentu yang disebut "tidak bersahabat" membayar gas mereka dalam mata uang rubel tetapi von der Leyen menyatakan permintaan itu bertentangan dengan sanksi yang saat ini diterapkan. Ia menambahkan bahwa sebagian besar kontrak ditetapkan akan dibayar dalam euro atau dolar. Perusahaan-perusahaan yang terikat kontrak, kata von der Leyen, "tidak boleh tunduk pada tuntutan Rusia."

Dalam memonya, perusahaan raksasa gas Rusia, Gazprom, yang dikuasai negara, mengatakan pihaknya menghentikan pengiriman gas ke kedua negara itu karena mereka menolak membayar dalam mata uang Rusia, rubel, seperti diminta Presiden Vladimir Putin. Perusahaan itu mengatakan belum menerima pembayaran sejak 1 April, meskipun Menteri Energi Bulgaria membantahnya.

Senada dengan Ketua Komisi Eropa, Perdana Menteri Bulgaria Kiril Petkov Rabu juga menuduh Moskow menggunakan gas alam untuk "pemerasan."

"Ini pelanggaran berat terhadap kontrak dan pemerasan karena menggunakan rencana nonkontrak untuk membayar dalam rubel melalui pihak ketiga, yang tidak menjamin pasokan maupun uang Bulgaria. Kami tidak akan menyerah pada pemerasan seperti itu," kata Petkov.

Presiden Polandia Andrzej Duda mengatakan bahwa keputusan Rusia itu tidak mengejutkan. Kepada wartawan di Praha setelah bertemu Presiden Ceko Milos Zeman, ia menegaskan bahwa Polandia siap.

Pada Rabu, harga gas alam di Eropa melonjak 25% sebelum pasar dibuka dan kemudian turun tetapi tetap jauh lebih tinggi.

baca juga

Dihentikannya pasokan gas tidak langsung membuat dua negara itu dalam masalah besar karena mereka telah mendapat sumber-sumber alternatif dalam beberapa tahun ini dan benua itu sedang menuju musim panas, di mana kebutuhan gas berkurang.

Namun tindakan dan ancaman Rusia bahwa pemutusan akan dilakukan ke banyak negara, menimbulkan kekhawatiran di 27 negara Uni Eropa, yang segera membentuk kelompok koordinasi khusus untuk membatasi dampaknya. (Sumber: VOA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Tengah Hubungan Yang Memanas, AS Dan Rusia Diam-diam Saling Tukar Tahanan

Di Tengah Hubungan Yang Memanas, AS Dan Rusia Diam-diam Saling Tukar Tahanan

News | Kamis, 28 April 2022 | 11:22 WIB

Diduga Datang dari Ukraina, Drone Menembaki Wilayah Moldova

Diduga Datang dari Ukraina, Drone Menembaki Wilayah Moldova

Malang | Kamis, 28 April 2022 | 10:22 WIB

Terimbas Perang Rusia-Ukraina, Desa-desa Di Moldova Ditembaki

Terimbas Perang Rusia-Ukraina, Desa-desa Di Moldova Ditembaki

News | Kamis, 28 April 2022 | 09:47 WIB

Invasi Rusia dan Ukraina Berlanjut, Mercedes-Benz Belum Melihat Dampak dari Penghentian Pengiriman Gas Alam

Invasi Rusia dan Ukraina Berlanjut, Mercedes-Benz Belum Melihat Dampak dari Penghentian Pengiriman Gas Alam

Otomotif | Kamis, 28 April 2022 | 09:05 WIB

The Best 5 Oto: Duo Mobil Listrik Honda di China, Audi via Trans-Siberia, Volta Trucks ke Britania Raya

The Best 5 Oto: Duo Mobil Listrik Honda di China, Audi via Trans-Siberia, Volta Trucks ke Britania Raya

Otomotif | Kamis, 28 April 2022 | 07:00 WIB

DJI Stop Jual Drone di Rusia dan Ukraina, Tak Mau Digunakan Jadi Alat Perang

DJI Stop Jual Drone di Rusia dan Ukraina, Tak Mau Digunakan Jadi Alat Perang

Tekno | Rabu, 27 April 2022 | 21:33 WIB

Terkini

Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026

Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 11:01 WIB

Makkah Diserang Bom Drone Houthi Yaman

Makkah Diserang Bom Drone Houthi Yaman

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:01 WIB

Boro-boro Financial Freedom, Gen Z Masih Paycheck to Paycheck

Boro-boro Financial Freedom, Gen Z Masih Paycheck to Paycheck

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 11:00 WIB

4 Jenazah Ditemukan, 129 Penumpang KMP Virgo Transport 8 Masih Hilang

4 Jenazah Ditemukan, 129 Penumpang KMP Virgo Transport 8 Masih Hilang

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:58 WIB

BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026, Konsisten Dukung Kemajuan Olahraga Nasional

BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026, Konsisten Dukung Kemajuan Olahraga Nasional

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 10:58 WIB

Apa Itu Beras Fortifikasi? Ini Beda Kandungannya dengan Beras Biasa

Apa Itu Beras Fortifikasi? Ini Beda Kandungannya dengan Beras Biasa

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:55 WIB

Arab Saudi Panas, Jenderal Turki al-Maliki Janji Balas Dendam Serangan Rudal Houthi Yaman

Arab Saudi Panas, Jenderal Turki al-Maliki Janji Balas Dendam Serangan Rudal Houthi Yaman

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:50 WIB

Weton Ketemu 24 Artinya Apa Menurut Primbon Jawa? Ini Maknanya dalam Hubungan

Weton Ketemu 24 Artinya Apa Menurut Primbon Jawa? Ini Maknanya dalam Hubungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:50 WIB

5 Bedak Tabur Wardah untuk Makeup Natural dari yang Termurah hingga Premium

5 Bedak Tabur Wardah untuk Makeup Natural dari yang Termurah hingga Premium

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:45 WIB

Modus Licik Ban Serep Terbongkar! Sabu 5,4 Kg Jaringan JakartaLombok Disergap di Surabaya

Modus Licik Ban Serep Terbongkar! Sabu 5,4 Kg Jaringan JakartaLombok Disergap di Surabaya

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 10:42 WIB

×