facebook

Polisi Tembak Mati DPO Suhardin, Teroris Mujahidin Indonesia Timur di Poso

Chandra Iswinarno | Stefanus Aranditio
Polisi Tembak Mati DPO Suhardin, Teroris Mujahidin Indonesia Timur di Poso
Karopenum Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menunjukan foto Suhardi yang diduga terlibat jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT). Suhardi tewas ditembak polisi di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Rabu (27/4/2022). [Suara.com/Stefanus Aranditio]

Satgas Madago Raya menembak mati DPO Suhardin alias Hasan Renata yang merupakan teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso.

Suara.com - Satgas Madago Raya menembak mati DPO Suhardin alias Hasan Renata yang merupakan teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso di Desa Salubanga, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pada Rabu (27/4/2022).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, Suhardi ditembak mati karena mencoba melawan petugas saat akan ditangkap sekitar pukul 13.20 WITA.

"Telah dilakukan penindakan secara tegas dan terukur terhadap salah satu DPO teroris MIT Poso yang mengakibatkan satu DPO meninggal dunia. Atas nama Suhardin alias Hasan Pranata," kata Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (28/4/2022).

Ramadhan mengatakan, Suhardin ditangkap saat Satgas Madago Raya tengah melakukan patroli, saat ditemukan polisi meminta Suhardin untuk menyerahkan diri namun ia melakukan perlawanan.

Baca Juga: Kapolda Sulteng Minta Dua Anggota Mujahidin Indonesia Timur Poso Segera Menyerah

"Sebelum ditindak, petugas sudah memberi peringatan namun orang itu ketika diperingati menyerahkan diri, merespons dengan melakukan perlawanan dengan melempar body vest warna loreng diduga bom," jelasnya.

Setelah Suhardin, polisi masih memburu tiga DPO teroris MIT Poso lain sebanyak dua orang lagi yakni Askar alias Pak Guru dan Mukhlas.

"Tersisa dua DPO lagi, Askar alias Jaib alias Pak Guru dan Nai alias Galuh alias Muklas," katanya.

Komentar