Komisi Kesehatan DPR RI: Tak Perlu Panik Dan Takut Sikapi Hepatitis Misterius

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Kamis, 05 Mei 2022 | 11:22 WIB
Komisi Kesehatan DPR RI: Tak Perlu Panik Dan Takut Sikapi Hepatitis Misterius
Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo. (Dok: DPR)

Suara.com - Anggota Komisi IX DPR yang melingkupi bidang kesehatan, Rahmad Handoyo meminta masyarakat tidak panik dalam menanggapi kemunculan penyakit hepatitis akut misterius, sebagaimana yang juga diimbau oleh pemerintah.

Walau begitu, masyarakat diminta untuk tetap waspada dengan menerapkan pola hidup sehat.

"Apa yang disampaikan oleh pemerintah betul kita nggak perlu panik, nggak perlu ketakutan. Meskipun WHO sudah mengklasifikan sebagai sebuah kejadian luar biasa, tidak perlu panik, namun demikian perlu kita lakukan dengan kewaspadaan, kehati-hatian," kata Rahmad kepada wartawan, Kamis (5/5/2022).

Di sisi lain, Rahmad meminta adanya sosialisasi yang masif dari pemerintah akan keberadaan Hepatitis akut misterius. Sosialisasi itu yang sekaligus diharapkan menjadi edukasi untuk masyarakat agar dapat melakukan tindakan pencegahan.

"Ya pemerintah pusat pemerintah daerah melalui fasilitas fasilitas kesehatan untuk kita edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Ya tetap melakukan aktivitas seperti biasa, namun demikian kita tingkatkan melalui wajib 5M. Bahkan kalau disampaikan untuk lebih hati-hati di tempat-tempat mall-mall gitu ya sehingga potensi penyebaran bisa kita antisipasi dan bisa kita hindarkan sedini mungkin," ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komis IX Luqman Hakim meminta masyarakat mengikuti apa yang menjadi anjuran dari pemerintah dalam merespons penyakit Hepatitis akut.

"Yakni bersikap tenang, percayakan kepada Kementerian Kesehatan dan pihak-pihak terkait yang memiliki kompetensi untuk mengurusi masalah penyakit Hepatitis 'versi baru' ini," kata Luqman

"Ketenangan dan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah, menjadi modal penting bagi pemerintah bersama para peneliti penyakit untuk dapat bekerja dengan tenang dan mendalam untuk mengenali jenis penyakit ini beserta cara mencegah dan mengobatinya," tuturnya.

Respons Kemenkes

baca juga

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/2515/2022 tentang Kewaspadaan terhadap Penemuan Kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya (Acute Hepatitis Of Unknown Aetiology).

SE tersebut ditandatangani oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Maxi Rein Rondonuwu pada tanggal 27 April 2022.

"Surat Edaran ini dimaksudkan untuk meningkatkan dukungan pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, Kantor Kesehatan Pelabuhan, sumber daya manusia kesehatan, dan para pemangku kepentingan terkait kewaspadaan dini penemuan kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya," isi dari surat edaran yang dikutip dari Setkab.go.id, Rabu (4/5/2022).

Dalam surat edaran itu Kemenkes meminta dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), laboratorium kesehatan masyarakat, dan rumah sakit antara lain untuk memantau dan melaporkan kasus sindrom penyakit kuning akut di Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR).

Gejalanya ditandai dengan kulit dan sklera berwarna ikterik atau kuning dan urin berwarna gelap yang timbul secara mendadak dan memberikan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi kepada masyarakat serta upaya pencegahannya melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.

Kemenkes juga meminta pihak terkait untuk menginformasikan kepada masyarakat untuk segera mengunjungi fasilitas layanan kesehatan terdekat apabila mengalami sindrom penyakit kuning, dan membangun dan memperkuat jejaring kerja surveilans dengan lintas program dan lintas sektor.

Dinas Kesehatan, KKP, dan Rumah Sakit juga diminta segera memberikan notifikasi/laporan apabila terjadi peningkatan kasus sindrom jaundice akut maupun menemukan kasus sesuai definisi operasional kepada Dirjen P2P melalui Public Health Emergency Operation Centre melalui Telepon/WhatsApp 0877-7759-1097 atau surat elektroknik [email protected].

Sementara itu, Juru Bicara Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyampaikan bahwa Kemenkes telah meningkatkan kewaspadaan dalam dua pekan terakhir setelah Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) pada kasus hepatitis akut yang menyerang anak-anak di Eropa, Amerika, dan Asia, serta belum diketahui penyebabnya sejak 15 April 2022.

"Kami lakukan penguatan surveilans melalui lintas program dan lintas sektor, agar dapat segera dilakukan tindakan apabila ditemukan kasus sindrom jaundice akut maupun yang memiliki ciri-ciri seperti gejala hepatitis,” ucap Nadia, dikutip dari laman resmi Kemenkes, Rabu (04/05/2022).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Hepatitis Akut Misterius pada Anak, Begini Penjelasan Kemenkes

Soal Hepatitis Akut Misterius pada Anak, Begini Penjelasan Kemenkes

News | Kamis, 05 Mei 2022 | 06:31 WIB

Hepatitis Akut Misterius Bisa Timbulkan Gejala Diare Pada Anak

Hepatitis Akut Misterius Bisa Timbulkan Gejala Diare Pada Anak

Health | Rabu, 04 Mei 2022 | 23:24 WIB

Nyaris 300 Kasus Probable Hepatitis Akut Anak Terdeteksi di 20 Negara

Nyaris 300 Kasus Probable Hepatitis Akut Anak Terdeteksi di 20 Negara

Health | Kamis, 05 Mei 2022 | 05:05 WIB

Kemenkes Sudah Keluarkan Surat Edaran Kewaspadaan Hepatitis Akut

Kemenkes Sudah Keluarkan Surat Edaran Kewaspadaan Hepatitis Akut

Health | Rabu, 04 Mei 2022 | 22:21 WIB

Orangtua Wajib Waspada, Ini 2 Gejala Hepatitis Paling Umum pada Anak

Orangtua Wajib Waspada, Ini 2 Gejala Hepatitis Paling Umum pada Anak

Health | Kamis, 05 Mei 2022 | 08:00 WIB

Heboh Hepatitis Akut Misterius, Pakar Kesehatan: Belum Tentu Mewabah Luas

Heboh Hepatitis Akut Misterius, Pakar Kesehatan: Belum Tentu Mewabah Luas

Riau | Rabu, 04 Mei 2022 | 20:25 WIB

Terungkap, Alasan Mengapa Penyebab Kematian Tiga Anak Di Jakarta Disebut Hepatitis Misterius

Terungkap, Alasan Mengapa Penyebab Kematian Tiga Anak Di Jakarta Disebut Hepatitis Misterius

Health | Rabu, 04 Mei 2022 | 20:55 WIB

Terkini

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

×