Hepatitis Akut Misterius Bisa Timbulkan Gejala Diare Pada Anak

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 04 Mei 2022 | 23:24 WIB
Hepatitis Akut Misterius Bisa Timbulkan Gejala Diare Pada Anak
Ilustrasi hepatitis akut dapat timbulkan gejala diare (Elements Envato)

Suara.com - Wabah hepatitis akut yang menyerang ratusan anak-anak di dunia saat ini telah menyebabkan peradangan hati yang parah.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa saat ini tercatat ada 228 kasus hepatitis akut pada anak tersebar di 20 negara, termasuk Indonesia. Kebanyakan dari anak-anak itu berusia di bawah sepuluh tahun.

Para ilmuwan kesehatan di dunia melaporkan kalau penyakit tersebut juga banyak terjadi pada anak-anak yang sehat. Tetapi akibat infeksi tersebut, banyak dari mereka sampai membutuhkan transplantasi hati. Bahkan, satu anak dilaporkan meninggal akibat mengalami gagal hati.

Jumlah transplantasi hati pada anak jadi meningkat secara global, daripada yang biasanya terlihat selama periode waktu yang sama di tahun-tahun sebelumnya. Kasus hepatitis akut juga sebelumnya tidak pernah terdengar pada anak-anak.

Dugaan sementara para ilmuwan saat ini, hepatitis akut tersebut disebabkan infeksi adenovirus. Menurut Badan Keamanan Kesehatan Inggris, adenovirus adalah patogen paling umum yang ditemukan pada 40 dari 53 kasus terkonfirmasi yang diuji di Inggris.

"Penyelidikan semakin menunjukkan bahwa peningkatan kasus hepatitis yang parah mungkin terkait dengan infeksi adenovirus, tetapi penyebab lain masih diselidiki secara aktif," kata Badan tersebut, dikutip dari Times of India.

Adenovirus merupakan sekelompok besar virus yang dapat menginfeksi hewan dan juga manusia. Disebut adenovirus karena dari jaringan tempat awal diisolasi, yakni kelenjar gondok atau amandel.

Adenovirus memiliki setidaknya tujuh spesies berbeda. Di dalam spesies tersebut, ada genetik yang serupa pada virus corona dan virus lainnya. Namun bukan disebut sebagai varian, tapi sebagai subtipe adenovirus.

Dijelaskan pula bahwa kebanyakan subtipe adenovirus menyebabkan penyakit ringan pada manusia. Beberapa spesies menyebabkan penyakit gangguan pernapasan, seperti croup pada anak kecil dan bayi. Lainnya menyebabkan konjungtivitis dan kelompok ketiga menyebabkan gastroenteritis.

baca juga

Subtipe yang terkait dengan wabah hepatitis akut saat ini disebut adenovirus 41, virus yang terdeteksi pada setidaknya 74 kasus sejauh ini. Subtipe 41 termasuk dalam pengelompokan adenovirus yang biasanya dikaitkan dengan gastroenteritis ringan hingga sedang. Sehingga bisa menimbulkan gejala diare, muntah, dan sakit perut.

Pada kebanyakan anak-anak dan orang dewasa dengan sistem kekebalan yang sehat, adenovirus hanya menimbulkan gangguan penyakit yang akan berlalu dalam satu atau dua minggu. Kasus hepatitis virus dari infeksi oleh adenovirus juga sebelumnya hanya dilaporkan sebagai komplikasi yang jarang terjadi.

Namun, akibat jumlah kasus dan tingkat keparahan penyakit pada anak-anak terjadi sejak pertengahan April lalu, para ilmuwan segera menyelidiki penyebab wabah tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkes Sudah Keluarkan Surat Edaran Kewaspadaan Hepatitis Akut

Kemenkes Sudah Keluarkan Surat Edaran Kewaspadaan Hepatitis Akut

Health | Rabu, 04 Mei 2022 | 22:21 WIB

Heboh Hepatitis Akut Misterius, Pakar Kesehatan: Belum Tentu Mewabah Luas

Heboh Hepatitis Akut Misterius, Pakar Kesehatan: Belum Tentu Mewabah Luas

Riau | Rabu, 04 Mei 2022 | 20:25 WIB

Terungkap, Alasan Mengapa Penyebab Kematian Tiga Anak Di Jakarta Disebut Hepatitis Misterius

Terungkap, Alasan Mengapa Penyebab Kematian Tiga Anak Di Jakarta Disebut Hepatitis Misterius

Health | Rabu, 04 Mei 2022 | 20:55 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×