Keluarga Marcos Bisa Berkuasa Lagi di Filipina Bila Bongbong Jadi Presiden

Siswanto, ABC

Jum'at, 06 Mei 2022 | 12:18 WIB
Keluarga Marcos Bisa Berkuasa Lagi di Filipina Bila Bongbong Jadi Presiden
Imelda Marcos. (AFP)

Suara.com - Selama dua dekade Ferdinand Marcos memerintah Filipina – sebagian besar di bawah darurat militer – gaji resmi kepresidenannya hampir mencapai A$10.000 (sekitar Rp100 juta) per tahun. 

Istrinya Imelda, mantan ratu kecantikan, mendapat gaji lebih rendah sebagai menteri di pemerintahannya. 

Namun, pada saat Ferdinand Marcos digulingkan pada tahun 1986 oleh massa yang marah, "diktator suami-istri" ini, demikian sebutan mereka, telah menimbun kekayaan yang mengejutkan. 

Koleksi sepatu Imelda Marcos yang terkenal — diperkirakan hampir 3.000 pasang — tetap menjadi simbol paling terkenal dari kemewahan yang keterlaluan dari pasangan itu. 

Dia menyukai merek-merek mewah Eropa seperti Christian Dior dan Gucci, tetapi juga memiliki pesanan tetap 10 pasang sepatu buatan lokal setiap minggu. 

Tapi sepatunya, bagaimana pun, tetap tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan miliaran dolar yang disimpan mereka di rekening bank rahasia di seluruh dunia atau dihabiskan untuk properti, perhiasan, karya seni, dan saham kelas atas. 

Hanya setelah rezim Marcos jatuh, orang Filipina baru benar-benar paham besarnya hasil jarahan mereka. 

Keluarga Marcos telah melakukan salah satu pencurian pemerintah terbesar yang pernah ada, melucuti hingga A$13,5 miliar dari kas negara untuk mendanai gaya hidup mewah mereka. 

Tampaknya tidak ada pemerintah atau industri yang luput dari keserakahan mereka. 

baca juga

Diktator dan kroni-kroninya diketahui telah menjarah segala sesuatu mulai dari bantuan luar negeri hingga pinjaman Bank Dunia, memaksa pengambilalihan langsung perusahaan-perusahaan besar dan meminta suap untuk kontrak pemerintah yang menguntungkan. 

Lebih dari tiga dekade setelah mereka dipaksa mengasingkan diri ke Hawaii - di mana Ferdinand Marcos meninggal pada tahun 1989 - sebagian besar kekayaan tersembunyi ini masih tidak ditemukan atau masih menjadi subjek proses pengadilan yang berlarut-larut selama bertahun-tahun. 

Sekarang, saat putra mereka Ferdinand "Bongbong" Marcos diperkirakan akan menjadi presiden Filipina berikutnya pada pemilihan umum bulan depan, harapan yang tersisa untuk memulihkan kekayaan yang diperoleh secara ilegal dari keluarga ini tampak semakin tipis. 

"Keluarga telah meyakinkan dirinya sendiri bahwa mereka berhak atas kekayaan palsu mereka," kata Ruben Carranza, mantan kepala komisi khusus pemerintah yang dibentuk untuk memulihkan dana tersebut, kepada ABC. 

"Dia mencalonkan diri untuk menebus nama besar keluarganya. 

"Tapi dia juga untuk memastikan impunitas keluarga terjaga." 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Krisis Pascagempa Filipina, Warga Mindanao Bertahan di Tengah Pemadaman Listrik Massal

Krisis Pascagempa Filipina, Warga Mindanao Bertahan di Tengah Pemadaman Listrik Massal

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 07:55 WIB

Rekam Jejak Kontroversial Sara Duterte: Dari Pukul Petugas hingga Ancam Pembunuhan Ferdinand Marcos

Rekam Jejak Kontroversial Sara Duterte: Dari Pukul Petugas hingga Ancam Pembunuhan Ferdinand Marcos

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:28 WIB

Wakil Presiden Dimakzulkan DPR! Perang Dinasti Politik Filipina Memanas Jelang Pemilu 2028

Wakil Presiden Dimakzulkan DPR! Perang Dinasti Politik Filipina Memanas Jelang Pemilu 2028

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41 WIB

Beijing Kirim Pesan Keras ke Indonesia dan Negara-negara ASEAN soal Laut China Selatan

Beijing Kirim Pesan Keras ke Indonesia dan Negara-negara ASEAN soal Laut China Selatan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:44 WIB

Prabowo Bertemu Marcos Jr di KTT ASEAN, Stabilitas Asia Tenggara Jadi Prioritas

Prabowo Bertemu Marcos Jr di KTT ASEAN, Stabilitas Asia Tenggara Jadi Prioritas

Foto | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:53 WIB

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:52 WIB

Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu

Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:03 WIB

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:53 WIB

Stok Bahan Bakar Tinggal 45 Hari Lagi! Filipina Tetapkan Status Darurat

Stok Bahan Bakar Tinggal 45 Hari Lagi! Filipina Tetapkan Status Darurat

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:14 WIB

Tak Jauh dari Indonesia, Negara Ini Mulai Irit BBM Hingga Nyatakan Darurat Energi

Tak Jauh dari Indonesia, Negara Ini Mulai Irit BBM Hingga Nyatakan Darurat Energi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:41 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×