Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu

Galih Prasetyo | Suara.com

Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:03 WIB
Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu
Harga minyak dunia, termasuk di Indonesia terancam naik akibat perang antara Amerika Serikat dan Israel vs Iran di Teluk, yang membuat jalur perdangan minyak dunia di Selat Hormuz tak bisa dilewati. [Suara.com/Syahda]
  • Pemimpin ASEAN bertemu di Filipina pada 8 Mei untuk membahas dampak perang Iran terhadap krisis energi kawasan.
  • Konflik geopolitik telah menyebabkan lonjakan biaya hidup, ancaman lapangan kerja, serta gangguan distribusi minyak dan gas.
  • ASEAN mendorong koordinasi stabilitas pasokan energi melalui skema berbagi energi dan penguatan kerja sama keamanan regional.

Suara.com - Para pemimpin negara Asia Tenggara berkumpul dalam 48th ASEAN Summit di Filipina pada Jumat (8/5) untuk membahas dampak perang Iran yang memicu lonjakan harga energi di kawasan.

Konflik yang melibatkan AS-Israel vs Iran serta penutupan Selat Hormuz disebut telah mengguncang pasokan minyak dan gas bagi negara-negara Asia Tenggara.

Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr., mengatakan dampak perang sudah dirasakan langsung masyarakat melalui kenaikan biaya hidup dan ancaman terhadap lapangan kerja.

“Perang AS-Israel melawan Iran telah terasa melalui meningkatnya biaya hidup dan mengancam mata pencaharian, baik di negara kita maupun warga kita di Timur Tengah,” kata Marcos saat membuka pertemuan ASEAN seperti dilansir dari Al Jazeera.

Marcos mendesak negara-negara anggota ASEAN memperkuat koordinasi dan mengambil langkah bersama untuk menjaga stabilitas pasokan energi di kawasan.

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. (instagram)
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. (instagram)

ASEAN yang beranggotakan 11 negara diperkirakan akan mengeluarkan pernyataan bersama yang menyerukan pembukaan kembali Selat Hormuz.

Jalur laut strategis itu menjadi salah satu rute utama distribusi minyak dan gas dunia.

Draf pernyataan bersama yang bocor ke media juga menyoroti pentingnya kerja sama keamanan energi dan pangan di tengah krisis global.

Filipina diketahui mendorong pembentukan skema berbagi energi sukarela antarnegara ASEAN untuk menghadapi gangguan pasokan akibat perang Iran.

Manila juga mempercepat rencana ASEAN Power Grid yang ditargetkan menghubungkan jaringan listrik regional pada 2045.

Dampak perang Iran mulai memukul banyak negara di Asia Tenggara.

Filipina bahkan menetapkan status darurat nasional sejak Maret akibat krisis energi.

Sementara itu, Thailand, Vietnam, Indonesia, dan Malaysia menerapkan berbagai kebijakan penghematan energi, mulai dari pembatasan harga hingga skema kerja dari rumah.

Sejumlah perusahaan petrokimia di Indonesia, Thailand, dan Singapura juga mengumumkan force majeure akibat gangguan distribusi energi dan bahan baku.

Pengamat ASEAN dari NUS Law School Singapura, Tan Hsien-Li, menilai KTT kali ini kemungkinan menghasilkan langkah lebih konkret dibanding biasanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di KTT ASEAN, Prabowo Sebut Diversifikasi Energi Kini Jadi Kebutuhan Mendesak

Di KTT ASEAN, Prabowo Sebut Diversifikasi Energi Kini Jadi Kebutuhan Mendesak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:46 WIB

Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel

Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:35 WIB

Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz

Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:22 WIB

Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:49 WIB

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:53 WIB

Terkini

Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit

Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:53 WIB

Rektor UI Tegaskan Kampus Tak Boleh Asal Jalankan Program Makan Bergizi Gratis

Rektor UI Tegaskan Kampus Tak Boleh Asal Jalankan Program Makan Bergizi Gratis

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:53 WIB

9 Fakta Maut Erupsi Gunung Dukono: Pendakian Terlarang Berujung Tragedi

9 Fakta Maut Erupsi Gunung Dukono: Pendakian Terlarang Berujung Tragedi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:50 WIB

Di KTT ASEAN, Prabowo Sebut Diversifikasi Energi Kini Jadi Kebutuhan Mendesak

Di KTT ASEAN, Prabowo Sebut Diversifikasi Energi Kini Jadi Kebutuhan Mendesak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:46 WIB

Respons Kejagung Soal Vonis Bebas Tiga Terdakwa Kredit Sritex

Respons Kejagung Soal Vonis Bebas Tiga Terdakwa Kredit Sritex

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:43 WIB

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Penipuan Investasi Daring di Batam

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Penipuan Investasi Daring di Batam

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:39 WIB

Lebih Ganas dari PMK! Ancaman Penyakit BEF Hantui Sapi Kurban di Bekasi: Telat Sehari Bisa Mati

Lebih Ganas dari PMK! Ancaman Penyakit BEF Hantui Sapi Kurban di Bekasi: Telat Sehari Bisa Mati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:16 WIB

Pakar UGM Tolak Kampus Ikut Kelola MBG, Khawatir Perguruan Tinggi Kehilangan Independensi

Pakar UGM Tolak Kampus Ikut Kelola MBG, Khawatir Perguruan Tinggi Kehilangan Independensi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:05 WIB

Rasa Haru Selimuti Rumah Duka Haerul Saleh, Peti Jenazah Diantar Para Pimpinan BPK

Rasa Haru Selimuti Rumah Duka Haerul Saleh, Peti Jenazah Diantar Para Pimpinan BPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:53 WIB

Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen

Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:45 WIB