Beijing Kirim Pesan Keras ke Indonesia dan Negara-negara ASEAN soal Laut China Selatan

Galih Prasetyo

Selasa, 12 Mei 2026 | 09:44 WIB
Beijing Kirim Pesan Keras ke Indonesia dan Negara-negara ASEAN soal Laut China Selatan
Negara-negara ASEAN harus bersatu lawan tarif AS [istock]
baca 10 detik
  • Pemerintah China mendesak negara ASEAN mempercepat penyusunan kode etik di Laut China Selatan demi menjaga stabilitas kawasan.
  • Penyusunan kode etik yang telah dibahas sejak 2002 bertujuan mengelola perbedaan serta meningkatkan kerja sama antarnegara terkait.
  • Filipina membentuk ASEAN Maritime Center di sela KTT guna mendukung mekanisme penanganan isu kelautan dan kebebasan navigasi.

Suara.com - China mendesak negara-negara anggota ASEAN, termasuk Indonesia untuk melawan gangguan dalam proses penyusunan kode etik Laut China Selatan yang selama ini menjadi wilayah sengketa.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, mengatakan pembentukan kode etik merupakan langkah penting untuk menjaga stabilitas kawasan.

“Penyusunan kode etik di Laut China Selatan adalah langkah penting dalam implementasi Deklarasi Perilaku Para Pihak di Laut China Selatan,” kata Guo dalam konferensi pers di Beijing, Senin (11/5/2026) seperti dilansir dari Anadolu Agency.

Menurut Guo, dokumen tersebut akan membantu China dan negara-negara ASEAN mengelola perbedaan, meningkatkan kerja sama, serta menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Laut China Selatan.

Laut China Selatan (BBC)
Laut China Selatan (BBC)

China dan ASEAN sendiri telah mendiskusikan deklarasi tersebut sejak 2002.

Beijing mengklaim konsultasi terkait teks akhir dokumen kini masih terus berlangsung secara intensif.

Pernyataan China muncul setelah para pemimpin ASEAN dalam pertemuan puncak di Filipina pekan lalu kembali menegaskan pentingnya kode etik Laut China Selatan yang mengikat secara hukum dan sesuai hukum internasional, termasuk Konvensi PBB tentang Hukum Laut atau UNCLOS.

Sebagai ketua ASEAN tahun ini, Filipina juga mengumumkan pembentukan ASEAN Maritime Center yang akan berbasis di negara tersebut.

Pusat maritim itu disebut akan mendukung mekanisme ASEAN dalam menangani isu-isu kelautan kawasan.

baca juga

Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr., mengaku situasi di Laut China Selatan kini semakin sulit diprediksi.

“Situasi di Laut China Selatan menjadi semakin sulit dibaca,” ujar Marcos usai memimpin KTT ASEAN di Cebu.

Meski demikian, Marcos menegaskan pembentukan pusat maritim ASEAN bukan untuk menghadapi negara tertentu.

Menurutnya, tujuan utama organisasi itu adalah menjaga kebebasan navigasi dan pelayaran damai di Laut China Selatan.

Marcos juga menyinggung dampak besar penutupan Selat Hormuz terhadap perdagangan global.

Marcos memperingatkan konsekuensi yang jauh lebih besar bisa terjadi jika gangguan serupa terjadi di Laut China Selatan.

“Jika hal seperti itu terjadi di Laut China Selatan, konsekuensinya akan sangat mengkhawatirkan bahkan untuk dibayangkan,” katanya.

Laut China Selatan menjadi salah satu jalur perdagangan paling vital di dunia. Kawasan tersebut juga menjadi titik sengketa utama antara China dan beberapa negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Filipina, Vietnam, dan Malaysia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Pengumuman Rebalancing MSCI, IHSG Dibuka Menghijau ke Level 6.946

Jelang Pengumuman Rebalancing MSCI, IHSG Dibuka Menghijau ke Level 6.946

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:14 WIB

Ekonomi Indonesia Diprediksi Melambat di Kuartal II 2026, Ini Penyebab Utamanya

Ekonomi Indonesia Diprediksi Melambat di Kuartal II 2026, Ini Penyebab Utamanya

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:04 WIB

Bursa Efek Indonesia Punya Calon Direksi Baru, Nama Bos Mandiri Sekuritas Jadi Sorotan

Bursa Efek Indonesia Punya Calon Direksi Baru, Nama Bos Mandiri Sekuritas Jadi Sorotan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:30 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

18 Bank di Indonesia Masuk Daftar Terbaik Dunia 2026, Siapa Paling Unggul?

18 Bank di Indonesia Masuk Daftar Terbaik Dunia 2026, Siapa Paling Unggul?

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 06:41 WIB

Nyali Teruji Sakit Dihadapi: Drama Skuad Honda pada ARRC 2026 di Sirkuit Buriram Demi Merah Putih

Nyali Teruji Sakit Dihadapi: Drama Skuad Honda pada ARRC 2026 di Sirkuit Buriram Demi Merah Putih

Otomotif | Senin, 11 Mei 2026 | 18:42 WIB

Terkini

Polusi Udara Jakarta Masuk 10 Besar Terburuk Dunia Pagi Ini

Polusi Udara Jakarta Masuk 10 Besar Terburuk Dunia Pagi Ini

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:21 WIB

Innalillahi, Guruh Soekarnoputra Berpulang

Innalillahi, Guruh Soekarnoputra Berpulang

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:18 WIB

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia Pagi Ini

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia Pagi Ini

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 07:13 WIB

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:04 WIB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:57 WIB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:48 WIB

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 06:40 WIB

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:31 WIB

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

×