Kapolri Imbau Pemberlakuan WFH agar Bisa Mengurai Macet Arus Balik, DPR: Imbauan yang Harus Ditindaklanjuti

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 07 Mei 2022 | 11:35 WIB
Kapolri Imbau Pemberlakuan WFH agar Bisa Mengurai Macet Arus Balik, DPR: Imbauan yang Harus Ditindaklanjuti
Ilustrasi Anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari. [IST]

Suara.com - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Nasional Demokrat (NasDem) Taufik Basari menyambut baik imbauan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait kebijakan work from home (WFH) bagi ASN dan pegawai swasta untuk mengurai kemacetan pada arus balik mudik Lebaran 2022. Lantaran itu, Taufik mengimbau agar masukan dari Kapolri bisa ditindaklanjuti lebih lanjut.

Taufik juga menilai, permintaan dari Kapolri tersebut tepat, lantaran adanya perkiraan arus balik yang lebih padat karena banyak penduduk mengejar untuk masuk kantor pada 9 Mei 2022.

"Dengan membagi waktu gelombang arus balik, diharapkan dapat mengurai kemacetan yang diperkirakan akan pasti terjadi. Saya mengusulkan imbauan ini bahkan harus ditindaklanjuti lebih lanjut," kata Taufik dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (7/5/2022).

Taufik berharap mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, BUMD dan perusahaan swasta, terutama di Jakarta, Depok, Bekasi dan Tangerang bisa menindaklanjuti dengan membuat kebijakan masing-masing dikoordinasi oleh pemerintah pusat atau pemerintah daerah.

Kebijakan itu bisa dilakukan dengan mempertimbangkan pembagian sektor, tugas dan fungsi mana yang diharapkan dapat bekerja di rumah atau jarak jauh (WFH) dan mana yang diminta untuk bekerja di kantor secara fisik (WFO).

Sementara, untuk bagian pelayanan publik di pemerintahan ataupun swasta seperti pelayanan administrasi, perbankan, kesehatan dan sebagainya, Taufik menilai tetap harus menerapkan bekerja dengan kehadiran fisik (WFO).

Sedangkan, jenis tugas tertentu lainnya yang memungkinkan dilakukan secara daring atau online bisa dengan WFH.

"Dengan catatan WFH ini bukan berarti menambah hari libur melainkan bekerja dan melaksanakan tugas di daerahnya masing-masing yang seluruhnya dimaksudnya untuk membuat kelancaran arus balik," jelasnya.

Lebih lanjut, Taufik juga mengungkapkan kalau kerja sama semua pihak membantu pemerintah dan kepolisian untuk mengurai potensi kemacetan saat ini sangat diperlukan.

baca juga

"Tahun ini memang terdapat peningkatan jumlah pemudik dikarenakan banyak diantara pemudik yang sudah menunda selama dua tahun tidak mudik akibat pendemi covid19. Sehingga tanpa adanya kebijakan yang progresif, sulit untuk menghindari parahnya kemacetan arus balik tahun ini."

Sebelumnya diketahui, Listyo Sigit Prabowo menginginkan pemberlakuan WFH, baik itu untuk instansi pemerintah (ASN) maupun swasta. Hal ini dilakukan sebagai upaya antisipasi kemacetan arus balik Lebaran 2022.

Usulan tersebut dilatarbelakangi karena pergerakan arus mudik pada Lebaran 2022 sangat besar. Bahkan dari catatan Jasa Marga, terdapat 1,7 juta kendaraan yang keluar dari kawaasan Jabodetabek. Ini terjadi dari H-10 hingga H-1 lebaran.

Jumlah tersebut bahkan jauh lebih tinggi ketimbang mudik Lebaran 2019 lalu. Terdapat kenaikan sampai 9,5 persen kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek. Situasi ini menimbulkan kemacetan pada arus mudik lalu.

Nah, ketika arus mudik sudah macet, hal sama berpotensi terjadi pada arus balik. Pada Lebaran 2022, arus balik diprediksi mulai terjadi pada Jumat (6/5/2022) hingga Minggu (8/5/2022) nanti.

Untuk menghindari penumpukan pada hari yang sama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun meminta pemberlakukan WFH selama sepekan lagi.

"Kami mengimbau untuk mengurai arus balik, khususnya bagi instansi-instasi baik swasta atau pemerintah yang masih memungkin untuk satu minggu ini, bisa melaksanakan aktivitas dengan menggunakan media yang ada seperti online maupun work from home," kata Listyo pada Kamis (6/5/2022) lalu.

Kemendikbud Ristek telah mengambil sikap setelah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan. Khusus sekolah di wilayah Jabodebek, libur diperpanjang sampai tanggal 12 Mei 2022.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Instansi Pemerintah Disarankan Terapkan WFH Bagi PNS Untuk Urai Kemacetan Arus Balik Lebaran 2022

Instansi Pemerintah Disarankan Terapkan WFH Bagi PNS Untuk Urai Kemacetan Arus Balik Lebaran 2022

Malang | Sabtu, 07 Mei 2022 | 11:33 WIB

Arus Balik H4 Lebaran 2022, Sejumlah 39.600 Pemudik Kembali ke Jakarta MenggunakanKereta Api

Arus Balik H4 Lebaran 2022, Sejumlah 39.600 Pemudik Kembali ke Jakarta MenggunakanKereta Api

News | Sabtu, 07 Mei 2022 | 11:24 WIB

2.326 Pemudik Menyeberang ke Pulau Jawa lewat Pelabuhan Panjang di Masa Arus Balik Lebaran 2022

2.326 Pemudik Menyeberang ke Pulau Jawa lewat Pelabuhan Panjang di Masa Arus Balik Lebaran 2022

Lampung | Sabtu, 07 Mei 2022 | 11:13 WIB

Terkini

Jika Presiden Saja Bisa Disadap, Seberapa Aman Privasi Digital Kita?

Jika Presiden Saja Bisa Disadap, Seberapa Aman Privasi Digital Kita?

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 20:35 WIB

Golkar Soal Kabar 6-7 Ketum Parpol Diduga Turut Disadap Listyo: Sinyal Buruk Bagi Demokrasi

Golkar Soal Kabar 6-7 Ketum Parpol Diduga Turut Disadap Listyo: Sinyal Buruk Bagi Demokrasi

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:32 WIB

Jay Idzes Bongkar Borok Sassuolo, Kualitas Bagus Tak Cukup Tanpa Mentalitas

Jay Idzes Bongkar Borok Sassuolo, Kualitas Bagus Tak Cukup Tanpa Mentalitas

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 20:30 WIB

Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Sakit

Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Sakit

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Irjen Slamet Uliandi Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Bareskrim Tetapkan Irjen Slamet Uliandi Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:18 WIB

Jadi Dewan Pembina MC Bareskrim, Irjen Slamet Uliandi Punya Kewenangan Izinkan Penyadapan

Jadi Dewan Pembina MC Bareskrim, Irjen Slamet Uliandi Punya Kewenangan Izinkan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:16 WIB

Dari Tagar ke Aksi Nyata: Bukti Gen Z Vocal Awasi Isu Negara, Bukan FOMO!

Dari Tagar ke Aksi Nyata: Bukti Gen Z Vocal Awasi Isu Negara, Bukan FOMO!

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 20:15 WIB

The Old Money Rules: Pelajaran Finansial dari Para Konglomerat

The Old Money Rules: Pelajaran Finansial dari Para Konglomerat

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 20:08 WIB

Rocky Gerung Soroti Praktik Penyadapan Ilegal Oknum Kepolisian ke Prabowo

Rocky Gerung Soroti Praktik Penyadapan Ilegal Oknum Kepolisian ke Prabowo

Video | Kamis, 05 November 2026 | 20:05 WIB

DPR Usulkan Aset Pelaku Karhutla Dirampas Negara

DPR Usulkan Aset Pelaku Karhutla Dirampas Negara

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:01 WIB

×