Presiden Ukraina Tuduh Rusia Ulangi Kekejaman Nazi

Siswanto, BBC

Senin, 09 Mei 2022 | 11:42 WIB
Presiden Ukraina Tuduh Rusia Ulangi Kekejaman Nazi
BBC

Suara.com - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, menuduh Rusia sedang berusaha "merekonstruksi Nazisme". Pernyataan ini berbanding terbalik dengan klaim Presiden Rusia, Vladimir Putin, yang berdalih bahwa serangan ke Ukraina merupakan upaya negaranya memerangi "Nazi".

Dalam pidato memperingati Perang Dunia II, Zelensky mengatakan tentara Rusia sedang mereplikasi "kekejaman" Nazi dalam invasi ke negaranya.

Zelensky diyakini tengah berusaha mengambil hati negara-negara Eropa, termasuk Inggris, Prancis, dan Belanda lewat pidatonya ini. Dia menyamakan pengeboman Nazi di Eropa Barat dengan serangan Rusia ke wilayah urban di Ukraina.

"Kegelapan telah kembali ke Ukraina, keadaan telah menjadi hitam dan putih lagi," katanya dalam pidato yang disiarkan lewat video, Minggu (08/05).

Baca juga:

Rekaman di video menunjukkan Zelensky berdiri di depan bangunan permukiman yang hancur. "Kejahatan telah kembali, dengan seragam yang berbeda, slogan yang berbeda, tetapi tujuannya sama," ujarnya.

Video tersebut juga menampilkan rekaman arsip Perang Dunia II dan rekaman invasi Rusia dalam hitam-putih.

Ketika Ukraina diinvasi oleh Rusia pada akhir Februari lalu, para pejabat Moskow bersikeras operasi mereka merupakan bagian dari upaya "mendenazifikasi" negara tersebut.

Adapun, saat ini Ukraina cemas Rusia akan menggencarkan serangan menjelang peringatan Hari Kemenangan Rusia pada 9 Mei mendatang.

baca juga

Pada saat yang sama, pemerintah Barat terus menunjukkan dukungan mereka untuk perjuangan Ukraina.

Pada hari Minggu kemarin, Zelensky mengadakan pembicaraan dengan para pemimpin G7, termasuk Presiden AS Joe Biden dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, melalui konferensi video.

Setelah pertemuan itu, para pemimpin menjanjikan dukungan berkelanjutan mereka kepada Ukraina dan tekad mereka untuk perlahan-lahan menyetop pasokan minyak dari Rusia. Rusia menerima jutaan dolar setiap hari untuk energi, dan pembayaran itu membantu mendanai upaya perang Rusia.

Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, juga bertemu Zelensky secara langsung setelah melakukan kunjungan mendadak ke kota Irpin, dekat Kyiv, yang digempur pasukan Rusia di awal invasi.

Pada konferensi pers setelah itu, Trudeau mengumumkan tambahan bantuan militer untuk Ukraina.

Pertempuran sengit di Luhansk

Sementara itu dalam perkembangan terbaru perang di Ukraina, Presiden Zelensky mengatakan 60 orang tewas setelah bom menghantam sebuah sekolah di Ukraina timur.

Sebelumnya, gubernur wilayah Luhansk, Serhiy Haidai, mengatakan 90 orang tengah berlindung di gedung tersebut di Bilohorivka, dan 30 berhasil diselamatkan.

Haidai mengatakan sebuah pesawat Rusia menjatuhkan bom pada hari Sabtu (07/05). Rusia belum mengomentari ini.

Luhansk menjadi tempat pertempuran sengit saat pasukan Rusia dan milisi lokal yang menyokong mereka sedang berusaha mengepung pasukan pemerintah.

Sebagian besar wilayah telah berada di bawah kendali milisi pro-Rusia selama delapan tahun terakhir.

Bilohorivka berada dekat dengan kota Severodonetsk yang dikuasai pemerintah. Pertempuran sengit dilaporkan terjadi di pinggiran kota ini, Sabtu lalu.

Salah satu surat kabar Ukraina, Ukrayinska Pravda, menyebut desa itu menjadi "titik panas" selama pertempuran pekan lalu.

Ledakan itu merobohkan bangunan yang terbakar. Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu tiga jam untuk menjinakkan api, menurut Gubernur Serhiy Haidai, dalam pesan di Telegram.

Hadai mengatakan, hampir seluruh desa telah berlindung di ruang bawah tanah sekolah. Jumlah pasti korban yang tewas, kata dia, hanya akan diketahui setelah puing-puing dibersihkan.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengaku terkejut oleh serangan mematikan tersebut. "Warga sipil harus selalu diselamatkan pada saat perang," ujarnya.

Mariupol masih di tangan Ukraina

Sementara itu di Mariupol, pasukan Ukraina di pabrik baja yang dikepung pasukan Rusia menyatakan bahwa mereka tidak akan menyerah. Namun mereka meminta bantuan untuk mengevakuasi orang-orang yang terluka.

Rusia sudah mengepung daerah itu selama berminggu-minggu. Mereka mendesak pasukan dari Batalion Azov, Ukraina, untuk meletakkan senjata.

Namun dalam konferensi pers dari pabrik yang hancur sebagian itu, anggota batalion tersebut mengatakan mereka tidak akan menyerah.

Salah satu dari mereka, Letnan Illia Samoilenko, mengatakan, "Menyerah bagi kami bukan pilihan karena kami tidak dapat memberikan hadiah sebesar itu kepada musuh."

"Kami pada dasarnya adalah orang mati. Sebagian besar dari kami tahu ini. Itu sebabnya kami bertarung tanpa rasa takut," tuturnya.

Lebih dari itu, Batalion Azov melontarkan kritik bahwa pemerintah Ukraina gagal dalam mempertahankan Mariupol.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, menanggapi kritik itu dengan mengatakan bahwa negaranya tidak mempunyai persenjataan berat untuk menguasai kembali kota itu.

Dia berkata, justru upaya diplomatik yang dia lakukan yang dapat mengevakuasi semua warga sipil yang terperangkap di dalam pabrik baja tersebut.

Sejak invasi Rusia dimulai pada 24 Februari lalu, Komisi Tinggi untuk Hak Asasi Manusia PBB mencatat setidaknya terdapat 2.345 kematian di kalangan warga sipil. Laporan yang terbit April lalu itu juga menyebut 2.919 warga mengalami luka-luka.

Adapun, ribuan tentara dua dari dua pihak yang berperang juga diyakini telah tewas atau terluka.

Lebih dari 12 juta orang diperkirakan telah mengungsi dari rumah mereka di Ukraina sejak konflik dimulai. Sekitar 5,7 juta penduduk diyakini pergi ke negara-negara tetangga dan sementara 6,5 juta orang lainnya diperkirakan mengungsi di dalam negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kala Belanja di Indomaret Bisa Ngutang, BayarNanti!

Kala Belanja di Indomaret Bisa Ngutang, BayarNanti!

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Benny K. Harman Dikecam Usai Pernyataannya yang Dinilai Merendahkan Wartawan

Benny K. Harman Dikecam Usai Pernyataannya yang Dinilai Merendahkan Wartawan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Purbaya Ungkap Penerimaan Pajak Masih Aman, Goda Bahlil Tambah PNBP ESDM

Purbaya Ungkap Penerimaan Pajak Masih Aman, Goda Bahlil Tambah PNBP ESDM

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:49 WIB

Gus Yaqut Bantah Terima Uang di Kasus Kuota Haji: Saya Tidak Pernah Menerima Rp1.000 Pun

Gus Yaqut Bantah Terima Uang di Kasus Kuota Haji: Saya Tidak Pernah Menerima Rp1.000 Pun

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:46 WIB

Sekretaris Kepala BGN hingga PPK Pengadaan Tablet Diperiksa Terkait Korupsi MBG

Sekretaris Kepala BGN hingga PPK Pengadaan Tablet Diperiksa Terkait Korupsi MBG

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:43 WIB

Rupiah Ambruk 106 Poin, Geopolitik Timur Tengah hingga Inflasi AS Jadi Momok

Rupiah Ambruk 106 Poin, Geopolitik Timur Tengah hingga Inflasi AS Jadi Momok

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:43 WIB

Kembangkan Literasi Digital Siswa, Dosen UNP Kediri Ciptakan Model Belajar Berbasis AR dan AI

Kembangkan Literasi Digital Siswa, Dosen UNP Kediri Ciptakan Model Belajar Berbasis AR dan AI

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:41 WIB

Menua Tanpa Kehilangan Karakter, Ini Wajah Baru Kecantikan Masa Depan

Menua Tanpa Kehilangan Karakter, Ini Wajah Baru Kecantikan Masa Depan

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:36 WIB

Review KIPRUN Kipstorm Tempo, Sepatu Lari Long Run dan Tempo Run Pecinta Pace Ngebut

Review KIPRUN Kipstorm Tempo, Sepatu Lari Long Run dan Tempo Run Pecinta Pace Ngebut

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:36 WIB

Usai Tersandung Kasus Korupsi, BGN Gandeng Kejagung Kawal Tata Kelola MBG

Usai Tersandung Kasus Korupsi, BGN Gandeng Kejagung Kawal Tata Kelola MBG

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:33 WIB

Terkini

Pramuka Masa Kini, Masih Relevankah Morse ketika Semua Ada di Google?

Pramuka Masa Kini, Masih Relevankah Morse ketika Semua Ada di Google?

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:55 WIB

Jangan Habiskan Long Weekend di Rumah Saja, 8 Film Indonesia Ini Siap Temani Liburanmu!

Jangan Habiskan Long Weekend di Rumah Saja, 8 Film Indonesia Ini Siap Temani Liburanmu!

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:53 WIB

Update Gempa Flores, NTT: 1 Korban Meninggal Dunia di Pelabuhan Laurentius Say Maumere

Update Gempa Flores, NTT: 1 Korban Meninggal Dunia di Pelabuhan Laurentius Say Maumere

Video | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:51 WIB

Gubernur NTT: Saya Terima Laporan Korban Gempa Bumi 5 Orang Meninggal

Gubernur NTT: Saya Terima Laporan Korban Gempa Bumi 5 Orang Meninggal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:51 WIB

3 Contoh Teks Sambutan pada Malam Tirakatan 17 Agustus untuk Ketua Panitia

3 Contoh Teks Sambutan pada Malam Tirakatan 17 Agustus untuk Ketua Panitia

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:45 WIB

Drama Begal Boneka Labubu Berakhir Malu: Remaja Jati Agung Dibui Buat Laporan Palsu

Drama Begal Boneka Labubu Berakhir Malu: Remaja Jati Agung Dibui Buat Laporan Palsu

Lampung | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:38 WIB

Detik-detik Warga Tercebur ke Laut Saat Gempa NTT Guncang Pelabuhan  Laurentius Say

Detik-detik Warga Tercebur ke Laut Saat Gempa NTT Guncang Pelabuhan Laurentius Say

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:35 WIB

Verifikasi BNPB: Korban Meninggal Gempa Bumi NTT 1 Orang

Verifikasi BNPB: Korban Meninggal Gempa Bumi NTT 1 Orang

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:35 WIB

Marco Bezzecchi Sempat Overthinking, Bukti Cedera Tak Hanya Serang Fisik

Marco Bezzecchi Sempat Overthinking, Bukti Cedera Tak Hanya Serang Fisik

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:35 WIB

Bursa Mineral Indonesia Mulai 2027, RI Ingin Tentukan Harga Komoditas Strategis Sendiri

Bursa Mineral Indonesia Mulai 2027, RI Ingin Tentukan Harga Komoditas Strategis Sendiri

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:34 WIB

×