Meski Kasus Melandai, Epidemiolog Imbau Masyarakat Tetap Patuh Prokes Usai Lebaran

Agatha Vidya Nariswari

Rabu, 11 Mei 2022 | 16:58 WIB
Meski Kasus Melandai, Epidemiolog Imbau Masyarakat Tetap Patuh Prokes Usai Lebaran
Ilustrasi patuh prokes Covid-19 (pixabay)

Suara.com - Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia Dicky Budiman mengimbau masyarakat untuk tidak terlena dan tetap harus melakukan langkah-langkah mencegah penularan COVID-19, mengingat tidak adanya lonjakan kasus COVID-19 dan tidak adanya varian baru di Indonesia usai Lebaran 2022.

"Ketika saya memprediksi bahwa pascamudik balik Lebaran ini kita tidak terlalu melihat potensi lonjakan dengan asumsi tidak ada varian baru atau sub-varian Omicron yang masuk khususnya BA.4 dan BA.5 dan sekarang BA 12.1 ini yang harus diwaspadai," ujar Dicky dihubungi dalam aplikasi pesan dari Jakarta, Rabu.

Menurutnya, jika varian atau subvarian itu masuk ke Tanah Air maka dapat terjadi perubahan situasi dari kasus yang mulai melandai saat ini dan terdapat potensi kembali terjadi lonjakan peningkatan pasien COVID-19.

Hal itu juga berpotensi terjadi di wilayah yang sudah memiliki cakupan vaksinasi COVID-19 yang telah memadai.

Untuk itu, epidemiolog ini mendorong semua pihak dan masyarakat untuk tidak terlena dengan situasi pandemi saat ini. Ia mengimbau sebaiknya tidak mengendurkan protokol kesehatan dengan ketat sebagai bentuk pencegahan penularan COVID-19 dan akselerasi vaksinasi COVID-19.

"Jangan sampai euforia, jangan sampai mengendurkan yang namanya masker, pembatasan-pembatasan dan terutama akselerasi dari vaksinasi. Ini yang sulit kalau kita tidak konsisten, kita akan mengalami apa yang sekarang dialami di Afrika Selatan maupun di Amerika, lonjakan kasus," katanya.

Terkait transisi ke status endemi, dia mengatakan secara ideal status kasus sudah melandai, tidak mesti nol kasus COVID-19, serta angka reproduksi paling tinggi 1 atau kurang dalam waktu minimal lebih dari dua pekan.

Jika itu terus terjaga dalam waktu tiga bulan maka sudah mengarah bukan hanya endemi tapi juga terkendali, jika tidak dilaporkan kasus atau hanya terjadi di beberapa daerah. (ANTARA)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar UGM Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Baik: Upaya-upaya Perbaikan Sudah Dilakukan

Pakar UGM Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Baik: Upaya-upaya Perbaikan Sudah Dilakukan

Jawa Tengah | Rabu, 11 Mei 2022 | 16:38 WIB

Satgas Beberkan Data Terbaru Pandemi Covid-19 Sepekan Usai Lebaran

Satgas Beberkan Data Terbaru Pandemi Covid-19 Sepekan Usai Lebaran

News | Rabu, 11 Mei 2022 | 16:10 WIB

Tesla Gigafactory Shanghai Ekspor Mobil Listrik ke Slovenia

Tesla Gigafactory Shanghai Ekspor Mobil Listrik ke Slovenia

Otomotif | Rabu, 11 Mei 2022 | 15:56 WIB

Karawang Diprediksi Diserbu Ribuan Pendatang Usai Lebaran Tahun Ini

Karawang Diprediksi Diserbu Ribuan Pendatang Usai Lebaran Tahun Ini

Bekaci | Rabu, 11 Mei 2022 | 15:50 WIB

Viral Pemudik Curhat Habiskan sampai Rp 20 Juta untuk Seminggu Pulang Kampung, Publik: Kerja Setahun Buat Mudik

Viral Pemudik Curhat Habiskan sampai Rp 20 Juta untuk Seminggu Pulang Kampung, Publik: Kerja Setahun Buat Mudik

News | Rabu, 11 Mei 2022 | 16:00 WIB

Terkini

BRI Salurkan Sembako bagi Member Merah Indogrosir yang Adopsi QRIS

BRI Salurkan Sembako bagi Member Merah Indogrosir yang Adopsi QRIS

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Kajari di Sultra Diamankan Usai Dilaporkan Warga soal Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

Kajari di Sultra Diamankan Usai Dilaporkan Warga soal Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Nama BNN Mau Diubah Jadi BNPN, Prabowo Ungkap Nyawa Petugas Melayang di Kampung Narkoba

Nama BNN Mau Diubah Jadi BNPN, Prabowo Ungkap Nyawa Petugas Melayang di Kampung Narkoba

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Hilirisasi Tambang RI Tersandung Serapan Dalam Negeri

Hilirisasi Tambang RI Tersandung Serapan Dalam Negeri

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:35 WIB

4 Brightening Serum Tanpa Pewangi Solusi Aman Mencerahkan Kulit Sensitif

4 Brightening Serum Tanpa Pewangi Solusi Aman Mencerahkan Kulit Sensitif

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:35 WIB

RUU Hak Cipta Ditargetkan Rampung 17 Desember 2026

RUU Hak Cipta Ditargetkan Rampung 17 Desember 2026

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:34 WIB

Satgas PKH Setor Rp 13,2 Triliun ke Negara, Total 6,2 Juta Hektare Hutan Dikuasai Kembali

Satgas PKH Setor Rp 13,2 Triliun ke Negara, Total 6,2 Juta Hektare Hutan Dikuasai Kembali

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:29 WIB

Wamensos Agus Jabo Tekankan Pentingnya Legalitas Lahan Sekolah Rakyat di Boven Digoel

Wamensos Agus Jabo Tekankan Pentingnya Legalitas Lahan Sekolah Rakyat di Boven Digoel

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Koar-koar Timnas Indonesia Curang, Ini Statistik Suram Tetangga Berisik Malaysia

Koar-koar Timnas Indonesia Curang, Ini Statistik Suram Tetangga Berisik Malaysia

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Bikin Resah! Warga Minta Lokalisasi di Belakang Kantor Kejari Bangka Selatan Ditutup

Bikin Resah! Warga Minta Lokalisasi di Belakang Kantor Kejari Bangka Selatan Ditutup

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:21 WIB

×