Gubernur Ganjar: Pelabuhan Holtikultura di Jateng Telah Kantongi Restu Mentan sejak 2021

Jum'at, 13 Mei 2022 | 13:50 WIB
Gubernur Ganjar: Pelabuhan Holtikultura di Jateng Telah Kantongi Restu Mentan sejak 2021
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. (Dok: Pemprov Jateng)

Suara.com - Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo optimis keberadaan pelabuhan hortikultura di Jawa Tengah tinggal selangkah lagi. Gagasan ini telah diupayakan Ganjar sejak tahun 2021 dan telah mengantongi restu dari Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Menurut Ganjar, kehadiran pelabuhanhortikultura nantinya akan mendorong kemudahan dan meningkatkan ekspor dan impor produk pertanian hingga komoditas lainnya dari Jawa Tengah.

Pernyataan itu diungkapkan Ganjar di Gedung DPRD Jawa Tengah, Jumat (13/5). Ganjar mengatakan, selama pandemi Jawa Tengah punya kontribusi signifikan dalam kegiatan ekspor produk pertanian, perikanan dan peternakan Indonesia.

"Hari ini sudah disetujui karena kemarin saya di makassar bertemu mentan untuk membuka pelabuhan hortikultura," kata Ganjar dalam saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Jateng Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2021/2022.

Ganjar mengatakan, selama ini aktivitas ekspor impor Jawa Tengah dilakukan dari wilayah terdekat yaitu melalui Surabaya, Jawa Timur. Sejalan dengan proses perijinan yang sudah diberikan, lanjut Ganjar harmonisasi di tingkat pemerintah dilakukan dengan menyiapkan infrastrukturnya.

"Kalau itu terjadi neraca perdagangan kita akan naik cepat sekali, karena beberapa komoditas ekspor dari jawa memang terkonsentrasi di Jawa Timur dan yang kedua impor termasuk benih dan sebagainya juga kita ambilnya dari provinsi tetangga. Kalau ini bisa kita kelola, turunannya akan sangat banyak sekali," ujarnya.

Pernyataan Ganjar ini sejalan dengan pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Tata Kelola dan Pemasaran Ekspor Produk Pertanian, Peternakan, Perikanan dan UMKM dari Komisi B.

Terkait dengan itu, Ganjar mengatakan siap memfasilitasi sebagai bentuk dukungan kegiatan masyarakat di banyak sektor. Salah satunya dengan memberikan pendampingan dan pelatihan kepada petani, nelayan, peternak, hingga pelaku UMKM.

"Termasuk tadi disampaikan ada pendampingan para pelakunya. Ya petaninya, nelayannya, peternaknya, UMKM-nya, jadi sudah inline lah dan dikuatkan dengan perda menurut saya itu sangat bagus," katanya ditemui usai kegiatan.

Baca Juga: Produktivitas Pertanian Petani Grobogan Melonjak Berkat Embung Kementan

Seperti diketahui, Jawa Tengah melakukan sejumlah ekspor di masa pandemi. Selama tahun 2021, total ekspor pertanian Jateng ke berbagai negara mencapai Rp11,10 triliun. Jumlah itu lebih besar dibanding dua tahun sebelumnya. Di mana ekspor pertanian Jateng pada 2019 tercatat Rp8,48 triliun, dan 2020 naik menjadi Rp9,13 triliun.

Selain itu, produk UMKM Jateng juga laku keras di pasar internasional. Ganjar mengatakan, penjualan penjualan produk UMKM di Jawa Tengah pada tahun 2022 mengalami peningkatan hingga 100 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI