facebook

Dua Tahun Dihentikan, Ribuan Warga Solo Kembali Antusias Padati CFD di Jalan Slamet Riyadi

Agatha Vidya Nariswari
Dua Tahun Dihentikan, Ribuan Warga Solo Kembali Antusias Padati CFD di Jalan Slamet Riyadi
Warga memadati kawasan Jalan Slamet Riyadi, Kota Solo, Jawa Tengah, pada hari bebas kendaraan bermotor, Minggu (15/5/2022). (ANTARA/Aris Wasita)

Kegiatancar free day(CFD) di kawasan Slamet Riyadi Kota Solo, Jawa Tengah akhirnya kembali diadakan usai dihentikan dua tahun lamanya akibat pandemi Covid-19.

Suara.com - Kegiatan car free day (CFD) di kawasan Slamet Riyadi Kota Solo, Jawa Tengah akhirnya kembali diadakan usai dihentikan dua tahun lamanya akibat pandemi Covid-19. 

Warga Solo pun langsung memadati Jalan Slamet Riyadi pada hari bebas kendaraan bermotor ini pada Minggu (15/5/2022).

Mulai dari Stasiun Purwosari hingga Jalan Jenderal Sudirman di depan Balai Kota Surakarta, ribuan warga sangat antusias memadati untuk melakukan berbagai kegiatan, seperti berolahraga.

Tak hanya warga yang berolahraga, para pedagang pun memanfaatkan momen ini untuk berjualan di sepanjang kawasan area car free day.

Baca Juga: CFD di Kota Solo Kembali Dibuka, Banyak Pengunjung dan Pedagang yang Tidak Pakai Masker, Ini Evaluasi Gibran

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka juga ikut memeriahkan CFD dengan bersepeda sambil memantau aktivitas masyarakat.

"Tadi mengecek zonasi-zonasi pedagang," kata Gibran, yang keluar dari rumah dinas Wali Kota Surakarta Loji Gandrung untuk memantau kegiatan CFD sekitar pukul 06.30 WIB.

Saat melakukan pengecekan, Gibran mendapati zona untuk pedagang yang tidak dimanfaatkan, termasuk di Benteng Vastenburg dan Galabo.

"Minggu depan biar dievaluasi lagi Dinas Perdagangan, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP. Jadi nanti yang belum terakomodasi bisa dimasukkan ke sana," katanya.

Selain itu, Wali Kota mendapati masalah penanganan sampah. Masih banyak warga yang tidak memasukkan sampah ke tempatnya.

Baca Juga: Kocak! Gibran Rakabuming Raka Unggah Foto Editan Dirinya Diganti Kereta Thomas, Kaesang: Eling Mas

"Nanti kami tambahi tong-tong sampah dan toilet portabel," katanya. [ANTARA]

Komentar