facebook

Soal RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Menko PMK: Kalau Sudah Tidak Pandemi, Ya Ditutup

Agung Sandy Lesmana | Ummi Hadyah Saleh
Soal RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Menko PMK: Kalau Sudah Tidak Pandemi, Ya Ditutup
Menko PMK RI Muhadjir Effendy. [Foto: Antara]

"Ya kalau sudah tidak pandemi, ya ditutup."

Suara.com - Pemerintah berpeluang untuk menutup Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat jika Pandemi Covid-19 telah berakhir. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy di kantornya, Kamis (19/5/2022).

"Ya kalau sudah tidak pandemi ya ditutup," ujar Muhadjir.

Peluang penutupan Wisma Atlet menyusul pemerintah yang melonggarkan kebijakan penggunaan masker di ruang terbuka.

Ketika ditanya jika situasi pandemi Covid-19 di Indonesia sudah berstatus endemi, apakah Wisma Atlet akan otomatis ditutup, Muhadjir menjawab demikian.

Baca Juga: Soroti Kasus UAS Ditolak Singapura, Menko PMK: Sebaiknya Mulai Jaga Mulut, Agar Kita Bertamu ke Tetangga Tak Diusir

"Ya (Wisma Atlet otomatis ditutup)," ucap dia.

Suasana Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet (kiri) di Kemayoran, Jakarta, Jumat (17/12/2021). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Suasana Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet (kiri) di Kemayoran, Jakarta, Jumat (17/12/2021). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Masyarakat Boleh Lepas Masker

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo akhirnya membolehkan masyarakat untuk melepas masker jika berada di ruang terbuka. Keputusan itu disampaikan Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/52022).

"Jika masyarakat sedang beraktivitas di luar ruangan atau di area terbuka yang tidak padat orang, maka boleh untuk tidak menggunakan masker," kata Jokowi.

Namun, untuk kegiatan di dalam ruangan tertutup dan transportasi tertutup harus menggunakan masker. 

Baca Juga: Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Kemayoran Bertambah Lagi

Ia menyampaikan untuk masyarakat yang masuk dalam kategori rentan, seperti lansia atau penyakit bawaan maka tetap menyarankan pemakanian masker saat beraktivitas.

Komentar