facebook

4 Fakta Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Ciamis, Tabrak Rumah saat Bawa Rombongan Peziarah

Agatha Vidya Nariswari
4 Fakta Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Ciamis, Tabrak Rumah saat Bawa Rombongan Peziarah
Kondisi bus Pariwisata menabrak rumah warga di Payungsari, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (21/5/2022). ANTARA FOTO

Berikut sejumlah fakta terkait kecelakaan maut yang melibatkan bus pariwisata dengan jumlah korban meninggal empat orang.

Suara.com - Kecelakaan maut di Ciamis yang melibatkan bus pariwisata PO Pandawa menelan korban empat orang meninggal dunia dan beberapa orang lainnya mengalami luka-luka.

Bus pariwisata PO Pandawa menabrak rumah dan sejumlah kendaraan lain saat membawa pulang peziarah. Berikut deretan fakta-faktanya.

Kronologi Kejadian

Kronologi kecelakaan maut itu diawali saat bus PO Pandawa yang membawa pulang peziarah dari Kabupaten Tangerang melaju dari arah Panjalu menuju Panumbangan dengan kondisi jalan menurun.

Baca Juga: Diwarnai Isak Tangis, Jenazah Korban Kecelakaan Bus di Ciamis Asal Sukamulya Tangerang Tiba di Rumah Duka

Kecelakaan diperkirakan terjadi pada pukul 18:00 WIB. Bus pariwisata PO Pandawa menabrak rumah dan sejumlah kendaraan di Desa Payungsari, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis.

Jumlah peziarah adalah 118 peserta dengan panitia Hj Anjar dan berangkat dari Pasar Caplak Desa Kali Asih, pada Sabtu (21/5/2022), pukul 00.00 WIB memakai dua unit bus dari PO Komara dan PO Pandawa Nopol DK-7307-WA.

Setibanya di lokasi kejadian, bus disebut tidak terkendali dan menabrak kendaraan lain, seperti minibus, mobil boks dan sepeda motor serta rumah di pinggir jalan tersebut.

Kesaksian Warga Setempat

Seorang warga setempat bernama Sandi menuturkan bahwa bus pariwisata itu melaju dari arah Panjalu menuju Panumbangan dengan kondisi jalan menurun.

Baca Juga: Bus PO Pandawa Angkut Rombongan Peziarah Asal Tangerang Kecelakaan di Ciamis, Ini Daftar Nama Korban

"Para korban yang dari bus mereka habis pulang dari ziarah di Situ Panjalu," kata Sandi mengutip dari Antara.

Komentar