Rekam Jejak Buya Syafii Maarif: Bela Ahok hingga Tolak Jadi Anak Buah Jokowi

Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 27 Mei 2022 | 21:31 WIB
Rekam Jejak Buya Syafii Maarif: Bela Ahok hingga Tolak Jadi Anak Buah Jokowi
rekam jejak Buya Syafii Maarif (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Suara.com - Kabar duka datang dari cendekiawan muslim, KH Buya Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii Maarif meninggal dunia pada hari ini, Jumat, 27 Mei 2022. Buya Syafii mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman, Yogyakarta sekitar pukul 10.15 WIB. Simak rekam jejak Buya Syafii Maarif berikut. 

Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah itu dimakamkan di Pemakaman Husnul Khotimah yang terletak di Dusun Donomulyo, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo selepas waktu Salat Ashar tadi. Sebelum meninggal Buya Safii juga sempat mendapat perawatan di rumah sakit akibat terkena serangan jantung ringan pada akhir Maret lalu. 

Rekam Jejak Buya Syafii Maarif 

Buya Syafii Maarif semasa hidupnya dikenal sebagai seorang ulama moderat dan sejarawan. Ia berasal dari Sumpur Kudus, Sawahlunto, Sumatera Barat. Sebelum menjadi cendikiawan muslim, pria kelahiran Minangkabau itu mengawali kariernya dengan menjadi guru di sekolah Muhammadiyah di pulau Lombok pada tahun 1957 silam. 

Dia juga tetcatat pernah menjadi Dosen Sejarah dan Kebudayaan Universitas Islam Indonesia Yogyakarta pada tahun ajaran 1964-1969. Selain itu, Buya Safii menghabiskan sekitar 27 tahunnya di IKIP Yogyakarta, ia mengampu sejarah Asia Tenggara hingga filsafat sejarah. 

Diketahui Buya Safii berhasil meraih gelar doktor dari program Studi Bahasa dan Peradaban Timur Tengah, Universitas Chicago, AS, dengan disertasi: Islam as the Basis of State: A Study of the Islamic Political Ideas as Reflected in the Constituent Assembly Debates in Indonesia. 

Seiring dengan berjalannya waktu, Buya Syafii giat dalam organisasi keagamaan Muhammadiyah dan dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua PP Muhammadiyah pada tahun 1995. Selesai masa jabatan tersebut, kariernya terus naik hingga menduduki pucuk pimpinan Muhammadiyah ke-13 pada 1998-2000. 

Dua tahun memimpin, Buya Safii dinilai berhasil membawa oraganisasi Muhammadiyah ke jalur Khittahnya. Atas keberhasilannya itu, para peserta mukhtamar Muhammadiyah kembali memilih Buya Safii sebagai ketua PP Muhammadiyah pada 2000-2005. 

Waktu itu, dia tengah menggantikan posisi Amien Rais mantan tokoh PAN yang kini tengah mendirikan partai ummat. Kemudian posisi Buya Safii sebagai PP Muhammadiyah kala itu digantikan oleh Din Syamsuddin, yang kini mendirikan Partai Pelita. 

baca juga

Selesai menjabat sebagai ketua umum PP Muhammadiyah, dia kemudian mendirikan Maarif Institute. Sebelumnya, Buya Safii aktif dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Di samping itu, ia juga aktif menulis dan telah menuangkan pikirannya dalam bentuk buku. 

Karya Buya Syafii Maarif 

Berikut ini beberapa karya tulis Buya Safii: 

1. Islam as the Basis of State: A Study of the Islamic Political Ideas as Reflected in the Constituent Assembly Debates in Indonesia (1983) 

2. Dinamika Islam (1984) 

3. Islam, Mengapa Tidak? (1984) 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenang Buya Syafii Maarif, Mantan Wali Kota Solo: Nasionalisme Sejati, Selalu Membicarakan Kebangsaan

Kenang Buya Syafii Maarif, Mantan Wali Kota Solo: Nasionalisme Sejati, Selalu Membicarakan Kebangsaan

Surakarta | Jum'at, 27 Mei 2022 | 20:50 WIB

Sampaikan Selamat Jalan, Uskup Rubiyatmoko Sanjung Perjuangan Iman Buya Syafii Maarif

Sampaikan Selamat Jalan, Uskup Rubiyatmoko Sanjung Perjuangan Iman Buya Syafii Maarif

Jogja | Jum'at, 27 Mei 2022 | 20:38 WIB

Romo Santo Kenang Buya Syafii: Saat Gereja Diserang Teroris, Beliau Langsung Datang Naik Sepeda

Romo Santo Kenang Buya Syafii: Saat Gereja Diserang Teroris, Beliau Langsung Datang Naik Sepeda

Riau | Jum'at, 27 Mei 2022 | 20:31 WIB

PGI Usulkan Mendiang Buya Syafii Maarif Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

PGI Usulkan Mendiang Buya Syafii Maarif Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

Jakarta | Jum'at, 27 Mei 2022 | 20:06 WIB

Persekutuan Gereja Indonesia Sebut Buya Syafii Sosok Teladan, Berharap Kelak Dinobatkan Pahlawan

Persekutuan Gereja Indonesia Sebut Buya Syafii Sosok Teladan, Berharap Kelak Dinobatkan Pahlawan

Jogja | Jum'at, 27 Mei 2022 | 19:56 WIB

Apa yang Perlu Dilakukan Saat Mendapati Seseorang Alami Henti Jantung seperti pada Kasus Buya Syafii Maarif?

Apa yang Perlu Dilakukan Saat Mendapati Seseorang Alami Henti Jantung seperti pada Kasus Buya Syafii Maarif?

Health | Jum'at, 27 Mei 2022 | 19:30 WIB

Terkini

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 19:13 WIB

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 19:06 WIB

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

News | Sabtu, 26 September 2026 | 19:05 WIB

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Video | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 18:59 WIB

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:55 WIB

Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober

Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:50 WIB

Penyaluran Kredit FIFGroup Tumbuh 6,8 Persen

Penyaluran Kredit FIFGroup Tumbuh 6,8 Persen

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 18:36 WIB

Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu

Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu

Bali | Sabtu, 26 September 2026 | 18:33 WIB

×