facebook

Soal Harga Tiket Borobudur Akan Dinaikan Luhut Jadi Rp 750 Ribu, Denny Siregar: Keputusan yang Benar

Ruth Meliana Dwi Indriani | Fita Nofiana
Soal Harga Tiket Borobudur Akan Dinaikan Luhut Jadi Rp 750 Ribu, Denny Siregar: Keputusan yang Benar
Denny Siregar.(Youtube Kilat TV)

Mendukung pemerintah, Denny Siregar sebut rencana naikkan tiket Candi Borobudur adalah keputusan yang tepat.

Suara.com - Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan kembali jadi sorotan publik di media sosial.

Kali ini penyataan yang menjadi sorotan adalah soal kebijakan baru dalam pengelolaan Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah.

Pasalnya, melalui Luhut, pemerintah berencana membatasi dan menaikan tiket masuk Candi Borobudur menjadi Rp 750 ribu untuk wisatawan domestik.

Hal ini sontak mengundang atensi publik yang menganggap jumlah tersebut terlalu mahal.

Baca Juga: Harga Tiket Masuk Rp 750 Ribu, Ini Sejarah dan Fakta Unik Candi Borobudur

Namun demikin, pegiat media sosial Denny Siregar malah menyatakan kebijakan tersebut adalah tepat.

"Ini keputusan yang benar. Candi borobudur itu sejatinya tempat ibadah. Candi adalah cagar budaya yang harus dilindungi," tulis Denny Siregar di akun Twitternya pada Minggu (5/6/2022).

"Kalau tiket murah dan banyak orang naik candi, lama-lama candi akan rusak. Biaya perawatannya mahal banget. Cara paling murah adalah membatasinya," imbuhnya.

Cuitan Denny Siregar (twitter.com/Dennysiregar7)
Cuitan Denny Siregar (Twitter/@Dennysiregar7)

Dengan cuitan tersebut, banyak publik yang tak menyetujui ungkapan Denny Siregar. Menurut warganet, harga tersebut terlalu mahal untuk wisatawan lokal.

"Memang benar harga dinaikkan guna membatasi pengunjung, tapi akan ada evaluasi nantinya dampak apa yang terjadi jika benar-benar diterapkan masuk Borobudur Rp 750 ribu. Hanya orang sejahtera yang bisa beli tiket masuk," komentar warganet.

Baca Juga: Berbeda Sikap, Denny Siregar Justru Bela Menteri Luhut Soal Kenaikan Tiket Candi Borobudur, Ini Alasannya

"Menurut saya pembatasan bukan berarti menaikan Harga. Seperti anda @Dennysiregar7 mungkin bisa masuk karena punya uang. Kalau seperti kami mau mengenal Borobudur tapi tak punya uang bagaimana?" imbuh warganet lain.

Komentar